Otomotif

NETA Berikan Layanan Gratis Jasa dan Spareparts

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 18 Januari 2024
NETA Berikan Layanan Gratis Jasa dan Spareparts

Mobil listirk NETA V. (Foto: NETA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan distributor mobil listrik PT NETA Auto Indonesia (NETA) menghadirkan layanan purna jual.

NETA memberikan gratis jasa perawatan berkala serta spareparts hingga 50 ribu kilometer atau selama lima tahun sejak awal kepemilikan.

NETA memahami, bahwa layanan purna jual dan jaminan ketersediaan suku cadang menjadi aspek penting sebelum membeli kendaraan.

Apalagi dengan era kendaraan listrik yang semakin digandrungi masyarakat saat ini, penting mengetahui kualitas layanan purna jual yang ditawarkan.

Baca juga:

NETA Gelar Customer Test Drive untuk NETA V

“Salah satu keputusan penting sebelum memilih mobil listrik adalah layanan purna jual, karena ini bukan hanya soal membeli kendaraan namun juga seluruh pengalaman kepemilikan," kata Senior Manager After Sales di NETA Januar, Eka Sapta, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (17/1).

Di setiap interval perawatan mobil, pemilik NETA V akan mendapatkan tambahan manfaat yang signifikan. Mulai dari suku cadang reducer oil yang gratis pada 10 ribu kilometer pertama sampai AC filter pada 20 ribu kilometer. Semua tanpa biaya.

Lebih lanjut, saat mobil mencapai 40 ribu kilometer, konsumen bisa menikmati AC filter, coolant, dan brake fluid secara gratis tanpa biaya tambahan.

Baca juga:

NETA Gandeng BCA untuk Fasilitas Pembiayaan Diler

Dan ketika mobil mencapai 50 ribu kilometer, pemilik NETA V dapat melakukan perawatan berkala serta pergantian reducer oil dan AC filter tanpa dipungut biaya apapun.

NETA menghadirkan layanan ini untuk menjaga kualitas dan performa NETA V agar selalu optimal.

Konsumen juga tidak perlu khawatir akan biaya perawatan setelah melewati angka 50 ribu kilometer, karena untuk biaya jasa dan suku cadang tersebut tentunya akan tetap terjangkau.

Jika dihitung hingga mencapai 100 ribu kilometer sejak awal kepemilikan, biaya pemeliharaan periodik NETA V hanya sebesar Rp 3.227.030 dan sudah termasuk suku cadang. (and)

Baca juga:

NETA Berikan Garansi Seumur Hidup untuk NETA V

#Kendaraan Listrik #Mobil Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
saat ini terjadi kekosongan regulasi setelah berakhirnya pembebasan bea masuk mobil listrik impor utuh (completely built up/CBU)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pasar Kendaraan Listrik Terancam Stagnasi, Perlu Insentif Baru
Indonesia
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
VinFast berkomitmen memprioritaskan putra daerah Subang melalui pelatihan vokasi berstandar internasional
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Desember 2025
VinFast Indonesia Ungkap Visi  Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Lifestyle
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
2026 jadi tahun konsolidasi berat bagi pemain impor
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Indonesia
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Desember 2025
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
Fun
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Daftar mobil listrik dan motor ini bisa dicoba langsung di area test drive GJAW 2025. Berikut adalah merek kendaraannya.
Soffi Amira - Sabtu, 29 November 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Fun
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
GJAW 2025 menghadirkan Indoor EV Test Drive pertama di ICE BSD. Pengunjung dapat mencoba berbagai mobil listrik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 26 November 2025
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
Indonesia
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Pemprov DKI mengusulkan pencabutan insentif pajak kendaraan listrik 0 persen karena hilangkan potensi pendapatan daerah hingga Rp2 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 November 2025
Pendapatan Daerah Hilang Besar, Pemprov DKI Dorong Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik
Indonesia
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Mengenai kapan pabrik akan dibangun, Roelof memperkirakan dua tahun lagi, yang artinya dimulai 2027 mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Ford Kembali Bangun Pabrik di Indonesia, Belum Akan Masuk ke Mobil Listrik
Indonesia
Mobil Listrik Tabrak 3 Kios di Tanjung Priok, Balita Jadi Korban dan Ada yang Patah Tulang
Faktor pemicu mobil listrik menabrak tiga motor, kios pedagang dan warga, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (16/11), mulai terjawab.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Mobil Listrik Tabrak 3 Kios di Tanjung Priok, Balita Jadi Korban dan Ada yang Patah Tulang
Bagikan