Naik Kereta di 11 Stasiun KRL ini Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi Pengunjung memindai kode QR melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke pusat perbelanjaan. (ANTARA/Natisha Andarningtyas)

Merahputih.com - KAI Commuter melakukan uji coba aplikasi PeduliLindungi di beberapa Stasiun mulai Senin (6/9).

Adapun uji coba tersebut dilakukan di 11 stasiun diantaranya Stasiun Depok, Stasiun Pasar Minggu, Stasiun Bekasi Timur, Stasiun Serpong, Stasiun Jurangmangu, hingga Stasiun Jakarta Kota. Kemudian Stasiun Juanda, Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Kemayoran, dan Stasiun Manggarai.

Namun, Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 58 Tahun 2021 tetap berlaku bagi pengguna Kereta Rel Listrik (KRL).

Baca Juga

Kemendagri Minta Pengembang Aplikasi PeduliLindungi Gunakan 'Two Factors Aunthetication'

"Seluruh syarat dokumen perjalanan masih tetap harus dibawa dan ditunjukkan oleh pengguna KRL," tulis KAI Commuter dalam keterangannya, Senin (6/9).

Pengguna jasa KRL diimbau saat masuk stasiun yang melaksanakan uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk mempersiapkan scan kode QR di ponsel masing-masing untuk melakukan cek in.

Sebelumnya, sejak 23 Juli 2021, KAI telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding KAI untuk membantu proses validasi dokumen kesehatan calon pelanggan. Integrasi ini terwujud melalui kerjasama antara KAI dan Kementerian Kesehatan. “Terintegrasinya aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding KAI bertujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dokumen, juga untuk menghindari pemalsuan dokumen,” ujar Joni.

Pedulilindungi. (Tangkapan layar)
Pedulilindungi. (Tangkapan layar)

Dengan terintegrasinya sistem tersebut, maka data vaksin dan hasil tes COVID-19 baik RT-PCR atau Rapid Test Antigen calon pelanggan dari aplikasi Peduli Lindungi akan muncul pada layar petugas pada saat melakukan boarding di stasiun.

Sehingga dapat mempermudah dan memperlancar proses pemeriksaan dokumen kesehatan pelanggan KA Jarak Jauh. Agar data vaksin dan hasil tes COVID-19 milik calon pelanggan terbaca pada sistem boarding KAI, calon pelanggan harus menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama pada saat pemesanan tiket dan saat melakukan vaksinasi atau tes COVID-19.

Baca Juga

Bobol Aplikasi PeduliLindungi, Pegawai Pemprov DKI Bakal Kena Sanksi

Selain itu, klinik atau laboratorium tempat pelanggan melakukan tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen juga harus terafiliasi dengan Kementerian Kesehatan. Jika sudah sesuai dan data sudah diunggah oleh penyelenggara ke sistem, maka data vaksinasi dan hasil tes pelanggan akan muncul pada layar komputer petugas pada saat proses boarding. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PITI Resmi Umumkan Kepengurusan Baru Periode 2022-2027, Lexyndo Hakim Emban Amanah sebagai Sekjen
Indonesia
PITI Resmi Umumkan Kepengurusan Baru Periode 2022-2027, Lexyndo Hakim Emban Amanah sebagai Sekjen

Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) menggelar silaturahmi sekaligus mengumumkan kepengurusan baru periode 2022-2027.

Diguyur Hujan Sejak Jumat Kemarin, 71 RT di Jakarta Terendam Banjir
Indonesia
Diguyur Hujan Sejak Jumat Kemarin, 71 RT di Jakarta Terendam Banjir

Sebanyak 71 RT (rukun tetangga) di DKI Jakarta tergenang banjir akibat guyuran hujan yang deras dari Jumat (15/7) kemarin hingga hari ini Sabtu (16/7). Ketinggian air banjir tersebut rata-rata mencapai 40 sentimeter.

Intens Komunikasi dengan Arab Saudi, Menag Harap Kuota Haji 2023 Meningkat
Indonesia
Intens Komunikasi dengan Arab Saudi, Menag Harap Kuota Haji 2023 Meningkat

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, berdasarkan informasi dari Menteri Haji Arab Saudi kemungkinan kuota haji Indonesia pada 2023 akan lebih banyak dari tahun ini.

Pengamat Yakin Tidak Ada Skenario Jokowi Jadikan Andika Capres
Indonesia
Pengamat Yakin Tidak Ada Skenario Jokowi Jadikan Andika Capres

Wacana Andika Perkasa berpeluang maju di Pilpres 2024 setelah menjabat Panglima TNI, adalah persoalan lain yang bukan merupakan bagian dari skenario penunjukkannya sebagai calon tunggal panglima TNI.

KPK Bingung Cara Tangkap Harun Masiku
Indonesia
KPK Bingung Cara Tangkap Harun Masiku

"Hanya saja karena tempatnya tidak di dalam (negeri), kita mau ke sana juga bingung. Pandemi sudah berapa tahun," kata Karyoto

Kemenkes Sematkan Jaktim Masuk PPKM Level 1, Begini Jawaban Wagub Riza
Indonesia
Kemenkes Sematkan Jaktim Masuk PPKM Level 1, Begini Jawaban Wagub Riza

"Level 1 artinya penularan tidak terjadi, namun ada keterbatasan penerapan upaya pencegahan penularan. Atau, ada kasus tapi masih dapat dikendalikan melalui tindakan efektif di sekitar kasus atau klaster kasus," papar Riza.

[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Bupati Ponorogo Minta Sumbangan untuk Anak Yatim Piatu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Bupati Ponorogo Minta Sumbangan untuk Anak Yatim Piatu

Akun Lisdyarita melakukan komunikasi ke beberapa pihak untuk meminta sumbangan yang nantinya akan disalurkan kepada anak-anak yatim piatu.

Marak Praktik Tying, KPPU Kumpulkan Belasan Pelaku Usaha Minyak Goreng
Indonesia
Marak Praktik Tying, KPPU Kumpulkan Belasan Pelaku Usaha Minyak Goreng

Praktik tying atau pembelian minyak goreng bersyarat dengan barang tertentu marak dilakukan distributor minyak goreng curah di Kota Solo, Jawa Tengah.

Wagub Riza Buka Suara soal Usulan Jakarta Raya
Indonesia
Wagub Riza Buka Suara soal Usulan Jakarta Raya

"Kami Pemprov DKI sepenuhnya menyerahkan persoalan ini kepada Pempus dan juga daerah lain untuk dibahas bersama," tutur Riza

Hindari Macet Total, Kapolri Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif
Indonesia
Hindari Macet Total, Kapolri Imbau Pemudik Gunakan Jalur Alternatif

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur mudik alternatif selain jalan tol, seperti jalur pantai utara dan pantai selatan. Hal itu dikatakan Kapolri saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 di Lapangan Monas, Jakarta, Jumat, yang diikuti personel gabungan Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, instansi terkait, dan para relawan.