Bobol Aplikasi PeduliLindungi, Pegawai Pemprov DKI Bakal Kena Sanksi Pedulilindungi. (Tangkapan layar)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada orang-orang yang berbuat kriminal memalsukan data status vaksinasi di aplikasi PeduliLingdungi.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, praktek jahat tersebut pasti terendus oleh pihak berwajib lantaran siatem yang ada di aplikasi PeduliLindungi terintegrasi ke data Dukcapil.

Baca Juga:

Kemendagri Minta Pengembang Aplikasi PeduliLindungi Gunakan 'Two Factors Aunthetication'

"Jadi kalo ada pemalsuan pasti ketahuan, jadi jangan coba-coba karena akan berakibat fatal" paparnya.

Sebelumnya, Kepolisian Polda Metro Jaya meringkus seorang pelaku pembobol data aplikasi PeduliLindungi, pelaku penjual sertifikat vaksinasi palsu, dan dua orang pemesan sertifikat vaksin. Keempat orang ini ditetapkan sebagai tersangka.

Pembobol PeduliLindungi yang berinisial HH itu saat sudah dipecat dari pegawai non-PNS Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebelumnya, ia bekerja di bagian tata usaha selama empat tahun.

Wagub DKI Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)
Wagub DKI Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

Melihat kasus tersebut, Riza tegas, akan memberikan sanksi berat jika ada pegawai Pemprov DKI membuat vaksin palsu dengan membobol aplikasi PeduliLindungi.

"Terlebih bagi mereka siapa saja termasuk pegawai tadi yang non pns mencoba membobol itu akan kami kejar kami tangkap dan kami beri sanksi. Karena itu perbuatan yang tidak baik. Sekarang pelaku sudah ditangkap, biar diproses secara hukum yang berlaku," sambung Riza.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini mengingatkan kepada masyarakat, jangan berani-berani berbuat curang dengan membuat sertifikat vaksin palsu yang tercantum di aplikasi PeduliLindungi.

"Yang belum vaksin jangan coba-coba menyiasati mencari sertifikat yang palsu," katanyanya. (Asp)

Baca Juga:

'Orang Dalam' Terlibat dalam Pembobolan dan Pemalsuan Sertifikat Vaksin COVID-19 di PeduliLindungi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Nataru, 10 Ruas Jalan Ditutup dan Ganjil Genap Diterapkan di Bandung
Indonesia
Libur Nataru, 10 Ruas Jalan Ditutup dan Ganjil Genap Diterapkan di Bandung

Kalau di lokasi tertentu sudah terpantau kapasitas melebihi batas 50 persen akan dialihkan ke jalur lain atau rekayasa ke arah masuk lokasi tersebut.

Golkar Siap Tampung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024
Indonesia
Golkar Siap Tampung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024

Partai Golkar siap menampung Ganjar Pranowo untuk mendampingi Airlangga Hartarto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai
Indonesia
Lumpur Lapindo Kandung Unsur Bahan untuk Baterai

Tanah lumpur Lapindo Sidoarjo nyatanya didominasi kandungan lithium yang cocok untuk material baterai.

PLN Rogoh Rp33 Juta per Keluarga di Daerah 3T
Indonesia
PLN Rogoh Rp33 Juta per Keluarga di Daerah 3T

Hingga tahun 2024, melalui program listrik desa, PLN rencananya akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan total kapasitas lebih dari 59 ribu kiloWatt-Peak (kWp) .

Pelaku Pembunuhan Wanita di Gambir Ditangkap Polisi, Terancam Penjara 15 Tahun
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Wanita di Gambir Ditangkap Polisi, Terancam Penjara 15 Tahun

Polisi menangkap seorang pelaku pembunuhan terhadap wanita berinisial B (22) yang dilakukan oleh temannya sendiri, Ivan (28).

Polisi Jamin PSU Pilgub Jambi 27 Mei Berlangsung Aman
Indonesia
Polisi Jamin PSU Pilgub Jambi 27 Mei Berlangsung Aman

Untuk pengamanan dalam PSU Pilgub pada Kamis, 27 Mei 2021 mendatang Polda Jambi telah mengerahkan 1.360 personel.

[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air dalam Jumlah Banyak Justru Berbahaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air dalam Jumlah Banyak Justru Berbahaya

Unggahan dalam narasi tersebut juga mengatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa meminum air sebanyak delapan gelas dalam satu hari bermanfaat bagi tubuh.

Diduga Terkena COVID-19, Politisi Senior PAN Ali Taher Tutup Usia
Indonesia
Diduga Terkena COVID-19, Politisi Senior PAN Ali Taher Tutup Usia

PAN berduka cita yang amat mendalam atas berpulangnya Bapak Dr. Ali Taher Parasong, Ketua Fraksi PAN MPR RI, anggota komisi VIII, dan Baleg.

Sudah 600 Anak Meninggal Terpapar COVID-19, Pemda Diminta Mulai Vaksin Anak
Indonesia
Sudah 600 Anak Meninggal Terpapar COVID-19, Pemda Diminta Mulai Vaksin Anak

Pemerintah daerah diinstruksikan memulai pendataan vaksinasi bagi kelompok usia 12 hingga 17 tahun berkoordinasi dengan dinas pendidikan maupun instansi terkait di daerah.

Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang
Indonesia
Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang

Hujan berintensitas hingga lebat diprediksi terjadi pada siang, sore, hingga malam hari