MUI Tantang Keberanian Jokowi Larang TKA Asal Tiongkok Masuk Indonesia Ilustrasi: Potongan gambar video viral TKA Tiongkok yang datang di Bandara Haluoleo pada Minggu (15/3/20) malam. (ANTARA/Harianto)

Merahputih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan imbauan terbaru kepada pemerintah dan rakyat terkait COVID-19. Dalam imbauan itu, pemerintah dimnta bersikap tegas dengan melarang kedatangan tenaga kerja asing (TKA), terutama dari Tiongkok sebagai negara asal virus Corona.

"Kalau hal ini terus berlanjut maka akan membuat kepercayaan rakyat kepada pemerintah bermasalah dan itu tidak baik bagi kehidupan bangsa dan negara ke depannya,” ujar Sekjen MUI, Anwar Abbas dalam keteranganya kepada wartawan, Rabu (29/4).

Baca Juga:

Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19

Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat bersungguh-sungguh mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ditetapkan.

Sebab, menurut dia, cara itu akan mempercepat bangsa Indonesia keluar dari pandemi.

“Mari kita hadapi wabah COVID-19 ini dengan bersungguh-sungguh dan bersama-sama mematuhi ketentuan pemerintah dan protokol medis yang ada karena dengan itulah diharapkan negeri kita bisa cepat keluar dari bencana,” tutur Anwar.

Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: ANT

Mantan Bendahara Umum PP Muhammadiyah itu pun mengatakan, bahwa ketika masyarakat secara kolektif mau mematuhi seluruh perintah pemerintah selama pandemi ini, maka kehidupan masyarakat pun bisa cepat pulih dan kembali seperti semula.

Baca Juga:

Wakil Ketua dan Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Anwar juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan mengedepankan gotong royong dan tolong-menolong. Terutama untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan sebagai dampak dari pandemi COVID-19 ini.

“Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan sebagai bangsa dengan menyuburkan sikap tolong-menolong yang selama ini sudah menjadi jati diri kita,” kata dia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH