Menkominfo Luncurkan Aplikasi Pantau Orang Tanpa Gejala COVID-19 Menkominfo Johnny G Plate (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan sejumlah kementerian dalam membuat aplikasi bernama "Peduli Lindungi".

Aplikasi tersebut akan diluncurkan sebagai usaha menangkal penyebaran virus corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga:

Sri Mulyani Jamin PSBB Tidak Akan Menyulitkan Kehidupan Rakyat

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengatakan aplikasi tersebut mampu memantau pergerakan pasien Covid-19 yang telah dinyatakan positif, ODP maupun PDP.

Bahkan, aplikasi ini mampu memantau pasien positif Covid-19 yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Menkominfo Johnny G Plate luncurkan aplikasi pantau corona
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Foto: youtube.com/kemkominfotv

Johnny berharap, dengan adanya aplikasi tersebut masyarakat mampu memonitoring pergerakan pasien atau orang yang sudah tertular, atau yang masih dalam pemantauan.

Sehingga, mereka dapat melakukan isolasi mandiri.

"Sehingga kelihatan yang mana dan kemana saja pergerakan virus melalui data-data dari para pasien atau yang sudah terdaftar di dalam sistem," kata dia kepada wartawan di BNPB, Jakarta Timur, Rabu (8/4).

Ia menyarankan pada masyarakat untuk segera mengunduh dan menginstal aplikasi tersebut. Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Yang saat ini dari android yang sudah di download secara gratis. Kami juga sedang berkomunikasi dengan Apple, agar tekhnologi IOS juga dapat memeberikan alses untuk instalasi atau download secara gratis," kata Johnny.

Johnny menyebut aplikasi ini mampu memberikan informasi secara real time keberadaan orang yang terpapar Covid-19. Maka, dengan adanya aplikasi ini masyarakat bisa melakukan pemantauan agar tidak tertular Covid-19.

"Dengan demikian masyarakat akan diberikan informasi, real time secara langsung. Bahwa disekitar mereka dalam jarak dua sampai lima meter berpotensi adanya virus, karena adanya carier virus disekitar mereka. Oleh karena itu mereka bisa segera menghindar darinya," tutur Johnny.

Dalam Rapat Kerja bersama Anggota Komisi I DPR RI via konferensi video dari Kantor Kominfo, Selasa (7/4) lalu, ia menyatakan komitmen lembaganya, sesuai dengan keputusan Presiden No 7 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), untuk mendukung upaya terkait.

Upaya tersebut termasuk peningkatan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi dan merespon Covid-19.

Baca Juga:

Update COVID-19 Solo, Pasien Positif Baru Tertular dari Surabaya dan ODP Sudah 311 Orang

Kominfo turut mengungkap bahwa pihak terus melakukan komunikasi publik guna menyampaikan kebijakan yang dilakukan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Selain itu, Johnny juga menyatakan bahwa seluruh informasi disebarkan ke semua jaringan baik media sosial, media mainstream, maupun media konvensional.

Ia juga menegaskan bahwa dukungan Kementerian Kominfo dilaksanakan sesuai dengan koridor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.(Knu)

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Penyelamatan Jiwa Manusia Harus Jadi Prioritas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX
Indonesia
Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX

Di depan para pengurus DPW Jawa Barat, Suharso yang saat ini menjalankan fungsi sebagai pelaksana tugas ketua umum juga mendeklarasikan diri untuk maju menjadi Ketua Umum definitif PPP pada Muktamar IX.

Tiongkok Laporkan 32 Kasus Baru Corona, 25 di Ibu Kota Beijing
Dunia
Tiongkok Laporkan 32 Kasus Baru Corona, 25 di Ibu Kota Beijing

Tiongkok tidak mendata pasien tanpa gejala sebagai kasus terkonfirmasi COVID-19.

 Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada Desember
Indonesia
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada Desember

Ini penting untuk dikaji secara mendalam, termasuk apa urgensinya harus dipaksakan tahun ini?” ujar La Nyalla

Polisi Ancam Penimbun Masker Pasca Virus Corona Masuk ke Indonesia
Indonesia
Polisi Ancam Penimbun Masker Pasca Virus Corona Masuk ke Indonesia

Polisi akan mengejar oknum-oknum yang sengaja menyimpan masker dan alat medis lainnya

Pemerintah Diminta Tak Bebankan Biaya Vaksin COVID-19 ke Rakyat
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Bebankan Biaya Vaksin COVID-19 ke Rakyat

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta seharusnya seluruh biaya vaksinasi COVID-19 ditanggung pemerintah.

 Cegah Kasus Jiwasraya Terulang Lagi, Faisal Basri Sarankan Pemerintah Bentuk LPP
Indonesia
Cegah Kasus Jiwasraya Terulang Lagi, Faisal Basri Sarankan Pemerintah Bentuk LPP

Kendati demikian, menurut dia, yang terpenting saat ini adalah pengembalian dana nasabah Jiwasraya, namun tidak membebani APBN.

Pemasok Narkoba ke Pesinetron 'Anak Langit' Diciduk Polisi
Indonesia
Pemasok Narkoba ke Pesinetron 'Anak Langit' Diciduk Polisi

Atas perbuatannya tersebut, ia terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Ancaman minimal 5 tahun penjara paling lama 20 tahun penjara.

Markas Polsek Tembagapura Diserang KKB, Satu Terluka
Indonesia
Markas Polsek Tembagapura Diserang KKB, Satu Terluka

Kantor Polsek Tembagapura diserang gerombolan bersenjata dari arah perbukitan yang berada di belakang

Novel Baswedan Menjerit Kesakitan dan Mengucap Takbir setelah Disiram Air Keras
Indonesia
Novel Baswedan Menjerit Kesakitan dan Mengucap Takbir setelah Disiram Air Keras

Nursalim melihat kondisi mata Novel saat itu sudah tampak memar, khususnya di bagian kiri

Akhirnya, Ravio Patra Lapor Dugaan Peretasan Akun WhatsApp-nya ke Polisi
Indonesia
Akhirnya, Ravio Patra Lapor Dugaan Peretasan Akun WhatsApp-nya ke Polisi

Ravio pun berharap polisi dapat menemukan dalang yang diduga melakukan peretasan tersebut.