Kesehatan
Mitos Menyesatkan Kesehatan Mata Mata bukan sekedar penampilan, penting untuk merawatnya seumur hidup. (Foto: 123RF/puhhha)

MATA mendapat begitu banyak perhatian sehingga menginspirasi puisi dan lagu. Tentu saja, kamu mengandalkan mata bukan untuk sekadar penampilan. Memiliki penglihatan yang bagus penting untuk tugas sehari-hari seperti mengemudi, mengetik, dan membaca, belum lagi menikmati karunia untuk dapat melihat semua hal indah di sekitarmu.

Namun seiring waktu, mata bisa menjadi buram, berair, iritasi, atau mengecil. Penting untuk merawat mata sepanjang hidup, tetapi ada banyak kesalahpahaman tentang bagaimana cara melakukannya. Untuk melihat sesuatu dengan jelas, kamu harus memisahkan fakta dari fiksi.

Berikut mitos paling umum tentang kesehatan mata, menurut para ahli seperti dirangkum Prevention.com (30/8).

Baca Juga:

Sering Dianggap Sepele, 5 Hal ini Bisa Sebabkan Kerusakan Mata

Mitos #1: Menatap Layar Sepanjang Hari akan Merusak Mata

mata
Cahaya biru dari perangkat elektronik seperti komputer, ponsel pintar, dan tablet tidak dikatakan merusak mata.(Foto: 123RF/ryanking999)

Tidak perlu khawatir, semua jam kerja dan Zoom tidak menyebabkan kerusakan permanen pada mata. Cahaya biru dari perangkat elektronik seperti komputer, ponsel pintar, dan tablet tidak cukup terang untuk menyebabkan kerusakan permanen. Menurut Chris Easley, OD, dari Milan Eye Center di Alpharetta, Georgia, AS, yang dapat dilakukan cahaya itu dalam jangka pendek adalah membuat mata lelah dan kering. Kedua kondisi tersebut sangat dapat diobati.

Alasan mata mengering setelah waktu layar adalah bahwa "menatap objek terdekat untuk waktu yang lama mengurangi tingkat kedipan," kata Easley. Ini juga melelahkan otot mata. Sebuah penelitian terhadap mahasiswa menemukan bahwa 90 persen dari mereka mengalami gejala computer vision syndrome (CVS), yaitu kelelahan mata, mata kering, sakit kepala, setelah dua jam menatap layar. Untuk memerangi CVS, berkediplah lebih sering, perbarui resep kacamata atau lensa kontak, dan istirahatkan mata secara teratur agar dapat fokus kembali.

Mitos #2: Jika Kemampuan Pengelihatan Tidak Berubah, Tidak Perlu Cek Mata

mata
Jangan menunggu penglihatan memburuk, kunjungi dokter mata secara rutin. (Foto: 123RF/popunderlight)

Masalah seperti glaukoma, degenerasi makula, dan retinopati diabetik dapat menyerang tanpa gejala, kata Raman Bhakhri, OD, seorang profesor di Illinois College of Optometry di Chicago, AS. Ketiga masalah mata ini pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan permanen, yang menyebabkan kehilangan penglihatan atau terkadang kebutaan total. Diagnosis lebih awal berpotensi menghentikan atau menunda kerusakan.

Baca juga:

Kantung Mata dan Lingkaran Hitam Mengganggu Penampilan

Pemeriksaan mata juga memberikan petunjuk tentang kesehatan pembuluh darah, saraf, dan jaringan ikat yang dapat menjadi tanda peringatan masalah seperti tumor otak, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Dapatkan pemeriksaan mata yang komprehensif setidaknya setiap dua tahun antara usia 40 dan 64, dan setiap tahun setelah kamu berusia 65 tahun atau jika kamu memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat penyakit mata pribadi atau keluarga.

Mitos #3: Wortel dapat Meningkatkan Penglihatan

mata
Kamu tidak akan dapat melihat dalam kegelapan tidak peduli berapa banyak menyantap wortel. (Foto: 123RF/marctran)

Kamu tidak akan dapat melihat dalam kegelapan tidak peduli berapa banyak menyantap wortel. Penelitian menunjukkan bahwa karotenoid (zat gizi mikro yang baik dalam wortel) dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula, tapi tidak ada makanan yang benar-benar akan meningkatkan penglihatan. Demikian menurut Easley.

Makanan yang menyehatkan mata pun tidak terbatas pada wortel: Brokoli, sayuran hijau, bayam, labu musim panas, dan kacang polong kaya akan vitamin antioksidan seperti C dan E dan pigmen tumbuhan seperti lutein dan zeaxanthin, yang semuanya membantu menjaga kesehatan mata. Peneliti dari University of Georgia di Athena juga menemukan bahwa karotenoid dapat mengurangi stres mata akibat silau dan cahaya terang. Dan Easley mencatat bahwa asam lemak omega-3 (dalam salmon, cod, tuna, dan halibut) juga penting untuk kesehatan mata yang baik.(aru)

Baca Juga:

Tanaman Penuh Khasiat Mudah Ditanam di Pekarangan Rumah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Ramadhan Runaway 2021' Digelar Secara Hybrid
Fashion
'Ramadhan Runaway 2021' Digelar Secara Hybrid

Berbeda dari tahun-tahunnya, Ramadhan Runaway 2021 digelar secara hybrid atau secara offline dan online

Afgan dan Rossa akan Gelar Konser Kolaborasi
ShowBiz
Afgan dan Rossa akan Gelar Konser Kolaborasi

Konser kolaborasi ini bertajuk Afgan Rossa The Concert 2021

‘The Conjuring 3’ Salip ‘A Quiet Place Part II’
ShowBiz
‘The Conjuring 3’ Salip ‘A Quiet Place Part II’

Pendapatannya masih akan terus bertambah.

Merokok di Usia Muda Cenderung Sulit Berhenti Nantinya
Fun
Merokok di Usia Muda Cenderung Sulit Berhenti Nantinya

Berhenti merokok sejak usia dini.

Tanamkan 4 Hal Ini untuk Tampil dan Terlihat Classy
Fun
Tanamkan 4 Hal Ini untuk Tampil dan Terlihat Classy

Terlihat berkelas juga akan meningkatkan kepercayaan diri.

3 Prediksi Film yang akan Menjadi Box Office Pada 2022
ShowBiz
 Instagram Uji Coba Fitur Baru untuk Desktop
Hiburan & Gaya Hidup
Instagram Uji Coba Fitur Baru untuk Desktop

Tersedia fitur menggungah foto lewat dekstop.

Alodokter Beri Edukasi Vaksin Secara Digital
Fun
Alodokter Beri Edukasi Vaksin Secara Digital

Edukasi vaksin tersebut berbentuk e-booklet.

‘A Quiet Place 2’ dan 'Mission: Impossible 7’ Segera Tayang di Paramount Plus
ShowBiz
Seru, Belanja Daring Bisa Sambil Melihat Fashion Show
Fashion
Seru, Belanja Daring Bisa Sambil Melihat Fashion Show

Program fashion show ini menampilkan brand fashion yang dijual secara daring.