K-Pop

Menikmati K-Pop tanpa Embel-Embel Idol ala Balming Tiger

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 07 Februari 2024
Menikmati K-Pop tanpa Embel-Embel Idol ala Balming Tiger

Balming Tiger menjadi sorotan sejak 2022 lewat lagu 'Sexy Nukim'.(foto: Nikolai Ahn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - TANPA tampilan rapi, tertata, dan koreografi canggih, Balming Tiger membawa K-pop dengan sentuhan berbeda, segar, tanpa usaha untuk menjadi idol. Grup kolektif yang terdiri dari 11 orang ini baru saja disebut The New York Times sebagai grup musik Korea yang menentang konvensi tipikal K-pop.

Balming Tiger memang tak tampil layaknya band K-pop yang tiap member menjelma idola. Mereka berpakaian kasual, berkumpul bersama, dan membuat musik. Alih-alih menyebut diri sebagai sebuah band, Balming Tiger mengidentifikasi diri sebagai sebuah kolektif musik yang terdiri dari 11 member, yakni rapper Omega Sapien dan Mudd the Student, penyanyi-penulis lagu Sogumm, DJ wnjn, DJ Abyss, Unsinkable, sutradara San Yawn, sutradara videoklip Jan'Qui dan Leesuho, serta editor Henson.

BACA JUGA:

Kisah Minum-Minum ala Balming Tiger dalam ‘Kamehameha’

Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Balming Tiger mengaku mengambil nama mereka dari salep Tiger Balm. Mereka menyebut diri sebagai band K-pop alternatif multinasional yang ingin memberikan dampak secara global sambil membuat jalan unik mereka sendiri di ranah K-pop. Visi kreatif utama dari Balming Tiger ialah menjadi cerminan dan perwakilan generasi muda saat ini seraya memopulerkan kultur anak muda Asia yang serba-hyper-expressive, dengan sumber inspirasi dari berbagai belahan dunia.

Nama Balming Tiger mendapat sorotan setelah merilis lagu Sexy Nukim yang menampilkan RM BTS. Lewat lagu itu, mereka bercokol di posisi puncak Billboard's World Digital Song Chart.

“Mereka ialah sebuah grup yang memproduksi salah satu karya musik dan visual paling orisinil dari Korea. Sangat jujur. Mereka sangat berbakat. Aku benar-benar belajar banyak dari warna setiap member,” kata RM BTS tentang Balming Tiger.

balming tiger
Balming Tiger baru saja merilis album 'January Never Dies' di Oktober 2023.(foto: Dok Balming Tiger)

The New York Times menyebut musik Balming Tiger sebagai percampuran berbagai genre, mulai dari electro hingga hip-hop, menciptakan musik yang funky dan edgy.

Terlepas dari tampilan mereka sungguh biasa, kasual. Sedikit urakan, jauh dari cara berdandan grup yang diasosiasikan dengan K-pop, Omega Sapien mengaku mereka nyatanya bagian dari K-pop. “Banyak yang memberi label, musik K-pop ialah semua musik yang berasal dari Korea Selatan. Semua di realitas itu ialah K-pop,” katanya. Benar memang, hanya saja mereka tak mencoba menjadi seorang idol.

“Bahkan, jika pun kami ingin menjadi idol, kami tak bisa,” kata Chanhee, seorang vokalis yang bekerja bersama kolektif musik ini. Senada, Sogumm menyebut ketidaksempurnaan mereka lah yang membuat mereka menarik, dengan jiwa bebas nan unik. “Aku ingin orang melihat kami dan berpikir, ‘K-pop itu keren’, bukan dalam konteks sekadar terlihat cantik dan tampan, melainkan dengan sesuatu yang menarik pendengar dari berbagai kalangan,” imbuhnya.

Setelah merilis album penuh perdana mereka, January Never Dies, di Oktober 2023, Balming Tiger kini menjalani tur dunia di Eropa, Asia, dan Amerika hingga akhir tahun ini.(dwi)

BACA JUGA:

Tiger Den Showcase Musisi Asia di Festival SXSW 2023

#K-Pop #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
MALIQ & D’Essentials merilis single Arah Labuh sebagai pembuka album dan exhibition terbaru menjelang 25 tahun berkarya. Intip bocoran kolaboratornya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Single 'Arah Labuh' Buka Jalan Menuju Album Baru MALIQ & D’Essentials, Perunggu hingga Rhoma Irama Bakal Jadi Kolaborator
ShowBiz
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
Simak cerita tiga hari Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo, Jakarta, dari Efek Rumah Kaca, Perunggu, Geisha, Hindia hingga kolaborasi lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026: Tiga Hari, Ribuan Cerita, dan Pertemuan Musik Lintas Generasi
ShowBiz
EJAE dan Sam Kim Resmi Menikah, Majukan Tanggal dan Ubah Lokasi Acara dari California ke Seoul
Pasangan ini awalnya merencanakan pernikahan di California bulan depan, tapi memindahkan lokasi ke Korea dan memajukan tanggalnya sekitar satu bulan lebih awal
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 EJAE dan Sam Kim Resmi Menikah, Majukan Tanggal dan Ubah Lokasi Acara dari California ke Seoul
ShowBiz
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
Hanya sedikit dari lagu-lagu k-pop yang diciptakan khusus untuk anak-anak
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Mark Lee, Mantan Member NCT, Bawa K-pop ke Dunia Anak-Anak
ShowBiz
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
Rangkaian konser ini digelar di Sudirman Hall, menghadirkan musisi jazz yang telah mendapat pengakuan internasional dalam suasana pertunjukan yang lebih intim.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Panggung Jazz Internasional di ARC Sudirman, Hadirkan Musisi dengan Pendekatan Musikal Beragam
ShowBiz
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
Harry Styles membawakan lagu baru 'What Is Enough' untuk mengenang Liam Payne, dua tahun setelah kepergian mantan personel One Direction tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Harry Styles Bawakan 'What Is Enough' untuk Liam Payne, Liriknya Singgung Kehilangan Sahabat
ShowBiz
Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
Tidak ada artis HYBE, YG Entertainment, JYP Entertainment, atau SM Entertainment yang mengajukan lagu untuk kategori Best Asian Pop Music Performance.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Boikot Grammy oleh BTS Meluas, Recording Academy tak Punya Banyak Pilihan untuk Kategori Asian Pop
ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Bagikan