Mengenal Sastra Indonesia Berbahasa Inggris Buku-buku karya Rain Chudori yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan Indonesia. (Foto: [email protected])

MASYARAKAT Indonesia disebut masyarakat bilingual atau multilingual, artinya warganya dapat berbicara dalam lebih dari satu bahasa. Rata-rata kamu bisa menggunakan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Itulah yang membuat Indonesia jadi negara trilingual peringkat pertama.Berdasar laporan penelitian pada 2015 pada aplikasi SwiftKey Keyboard, Indonesia menempati peringkat pertama negara trilingual, yaitu 17,4 persen penduduknya menggunakan kombinasi tiga bahasa untuk berkomunikasi. Indonesia juga menempati urutan ketiga negara bilingual. Karena 57,3 persen penduduknya menggunakan kombinasi dua bahasa untuk berkomunikasi.

Baca Juga:

Lewat Sastra Meraih Pengakuan bagi Kartini

sastra
Laksmi Pamuntjak menulis novel pertamanya 'Fall Baby' ditulis dalam Bahasa Inggris. (Foto: [email protected])

Berdasarkan data tersebut, seharusnya tidak mengherankan jika sastra Indonesia bukan hanya mengacu pada karya yang berbahasa Indonesia. Selain karya berbahasa daerah, sastra Indonesia yang berbahasa Inggris pun marak bermunculan.Yang dimaksud sastra Indonesia berbahasa Inggris di sini tentunya bukan karya terjemahan. Karya sastra Indonesia yang terbit pertama dalam Bahasa Inggris ditulis oleh warga Indonesia. Biasanya mereka memilih menulis dalam Bahasa Inggris karena merasa lebih nyaman dan leluasa berkomunikasi dengan bahasa asing itu.Pembicaraan mengenai sastra Indonesia yang berbahasa Inggris ini mulai marak pada 2015, ketika buku kumpulan cerita pendek berjudul Monsoon Tiger and Other Stories yang ditulis Rain Chudori diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Pada 2017, buku kedua Rain, Imaginary City yang juga ditulis dalam bahasa Inggris kembali diterbitkan, kali ini oleh Comma Books yang masih di bawah naungan KPG.Saat itu Rain mengatakan dia memilih untuk menulis dalam Bahasa Inggris karena dari semua bahasa yang digunakan sehari-hari, termasuk Bahasa Minang dan Perancis, bahasa tersebut paling nyaman untuk menulis."Bahasa Inggris adalah bahasa utama ketika saya tumbuh dewasa, di rumah, di sekolah - saya menghadiri sekolah internasional sepanjang hidup saya - dan kemudian, ketika saya tinggal di luar negeri," katanya kepada Jakarta Globe.Sebelumnya, Laksmi Pamuntjak dan Maggie Tiojakin juga pernah menulis karya sastra dalam Bahasa Inggris. Laksmi yang memulai karier dengan menulis Jakarta: Good Food Guide pada 2000, menulis fiksi pertamanya Ellipsis yang berisi 35 puisi dan diterbitkan oleh Pena Klasik pada 2005.Setelah itu, dia menulis novel pertamanya Fall Baby juga dalam Bahasa Inggris. Setelah terbit pada September 2019, novel ini menjadi bestseller di kawasan Asia Tenggara. Sementara di Indonesia, novel ini diterbitkan dengan judul Kekasih Musim Gugur dan dirilis pada 3 Agustus 2020 oleh Gramedia Pustaka Utama.Sementara, Maggie Tiojakin mengawali karier sebagai jurnalis dengan tulisan yang dimuat di The Jakarta Post Weekender, Asian News Network, The Boston Globe, Brunei Times. Untuk fiksi, cerita pendeknya juga telah dimuat di Writers’ Journal, Voices, La Petite Zine, Femina, Kompas, Eastown Fiction, Postcard Shorts, dan Every Day Fiction. Buku kumpulan cerpen pertamanya, berjudul Homecoming (and other stories) ditulis dalam bahasa Inggris dan diterbitkan di tahun 2006 oleh Mathe Publications.

Baca Juga:

6 Sastrawan Indonesia dengan Karya Dahsyat yang Diakui Dunia

sastra
Penyair Gratiagusti Chananya 'Anya' Rompas dan buku-bukunya yang ditulis dalam Bahasa Inggris dan Indonesia. (Foto: [email protected])

Tidak seperti di negara tetangga, di mana karya berbahasa Melayu, Inggris, Mandarin, dan Tamil, tidak memiliki masalah untuk masuk dalam sastra arus utama. Karya berbahasa Inggris oleh penulis Indonesia kerap ditolak masuk dalam "Sastra Indonesia". Meskipun sekarang dengan semakin banyaknya karya semacam itu yang muncul, mulai terjadi perubahan.Penyair Gratiagusti Chananya "Anya" Rompas yang juga pernah menerbitkan buku esai pribadi dalam bahasa Inggris berjudul Familiar Messes mengatakan, beberapa kritikus sastra tetap menutup mata ketika penulis Indonesia menerbitkan karya dalam bahasa Inggris .Anya mengatakan jika sastra Indonesia hanya mengacu pada karya-karya yang ditulis dalam bahasa Indonesia, itu sama saja menolak kenyataan bahwa banyak penduduk lokal, setidaknya di pusat kota seperti Jakarta, yang terus-menerus terpapar bahasa Inggris."Setiap hari telinga kita dibombardir oleh lagu-lagu berbahasa Inggris. Film-film Hollywood menguasai bioskop. Kita juga membaca berita dalam bahasa Inggris. Ini memengaruhi kehidupan kita, termasuk hidup saya. Dan saya menulis untuk mencerminkan pengalaman itu," kata Anya.Menurut Norman Erikson Pasaribu, ketika ingin menentukan di mana posisi sebuah karya, kita tidak bisa berpikir terlalu kaku. “Jika kita bersikeras bahwa sastra Indonesia hanya teks yang ditulis dalam bahasa Indonesia, itu berarti kita masih berpikir dengan topi kolonial kita,” ujar sastrawan yang debut kumpulan puisinya Sergius Mencari Bacchus telah diterjemahkan ke bahasa Inggris (Sergius Seeks Bacchus) pada tahun 2019 oleh Tiffany Tsao dan berhasil memenangkan menerima PEN Translates Award dari English PEN di London, Inggris.Letak geografis dan bahasa tampaknya tidak lagi menjadi faktor utama dalam mempertimbangkan di mana "tempat" sebuah karya sastra berada. Rain, yang menghabiskan tahun-tahun pembentukannya yang panjang di berbagai tempat di luar negeri, mengatakan bahwa dia telah mengenal banyak bahasa yang berbeda sejak dia masih kecil: Indonesia, Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Minang.Dia mengatakan, asumsi bahwa orang Indonesia tidak dapat memiliki bahasa Inggris sebagai bahasa ibu mereka menghapus pengalaman individu orang-orang sepertinya. Mereka adalah orang yang menghabiskan sebagian besar tahun perkembangannya di luar budaya orangtuanya. (aru)

Baca Juga:

Mengapa Nama Kedai Kopi Made In Negeri Aing Puitis?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
EVOS Rilis Jersey Pro Terbaru untuk 2023
Fun
EVOS Rilis Jersey Pro Terbaru untuk 2023

EVOS rilis desain terbaru dari jersey pro yang digunakan sepanjang 2023.

'Ballerina' Beraksi di 2024
ShowBiz
'Ballerina' Beraksi di 2024

Akan menjadi bagian dari daftar film studio yang rilis di 2024.

Manfaat Antioksidan Kuersetin pada Kulit Bawang Merah
Fun
Manfaat Antioksidan Kuersetin pada Kulit Bawang Merah

Manfaat kandungan kuersetin pada kulit bawang merah.

Kiat Agar Anak Terhindar Narkoba
Hiburan & Gaya Hidup
Kiat Agar Anak Terhindar Narkoba

Pemberian informasi dan edukasi kepada anak tentang bahaya narkoba dapat dilakukan sejak dini, yakni saat anak duduk di sekolah dasar.

Hari Kepedulian Sedunia, Lebih Peduli pada Orang Lain
Fun
Hari Kepedulian Sedunia, Lebih Peduli pada Orang Lain

mempraktikkan kepedulian kepada orang-orang lebih dari sebelumnya.

'God of War: Ragnarok' Masuk Tahap Finalisasi Sebelum Rilis November 2022
Fun
'God of War: Ragnarok' Masuk Tahap Finalisasi Sebelum Rilis November 2022

God of War: Ragnarok akan dibungkus secara rapi dengan grafis yang memukau.

Dibintangi Dian Sastro Wardoyo dan Putri Marino, 'Gadis Kretek' Segera Tayang di Netflix
ShowBiz
Niki, Rich Brian, hingga Post Malone akan Tampil di F1 GP Singapura 2023
Fun
Niki, Rich Brian, hingga Post Malone akan Tampil di F1 GP Singapura 2023

Robbie Williams akan tampil di F1 Grand Prix Singapura 2023.

Pakar Peringatkan AI dapat Sebabkan Kepunahan Umat Manusia
Fun
Pakar Peringatkan AI dapat Sebabkan Kepunahan Umat Manusia

Ilmuwan hingga pengembang AI khawatir manusia jatuh atas teknologi.

'M3GAN' Siap Tebar Teror
ShowBiz
'M3GAN' Siap Tebar Teror

M3GAN siap jadi boneka pembunuh terseram 2023.