Mengenal Kamera Pada Ponsel Premium
Layar kamera ponsel (Foto: Pixabay/SplitShire)
RASANYA terdengar aneh jika ponsel saat ini tak memiliki kamera. Saking wajibnya ponsel memiliki kamera, para perusahaan telepon pintar berlomba-lomba menawarkan resolusi besar hingg trend empat hingga lima kamera belakang.
Hal itu membuat persoalan hasil jepretan yang bagus bukan hanya berasal dari kemampuan fotografi dan sensor yang digunakan. Kini chipset juga berpengaruh besar untuk kamera ponsel.
Baca juga:
"Inovasi di fotografi ponsel banyak, mulai dari fotografi cahaya redup (lowlight), noise reduction, HDR, 4K bahkan sampai 8K," kata Senior Business Development Manager Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto di acara diskusi Snapdragon Academy, seperti dilansir Antaranews.com, Kamis (9/4).
Diskusi ini membedah chip terbaru dari Qualcomm, Snapdragon 865 yang biasa dipakai pada ponsel-ponsel premium. Dalam chipset, Image Sensor Processor (ISP) bertanggung jawab untuk memproses hal yang berkaitan dengan kamera ponsel.
ISP memiliki satuan bernama pixel per clock cycle, yang memiliki kaitan dengan kinerja mesin penghasil piksel dalam satu clock cycle, kecepatan prosesor. Snapdragon memiliki 4 pixel per clock cycle, maksudnya mesin bisa membuat 4 piksel dalam satu kali proses.
Baca juga:
Selain itu ISP Snapdragon 865 punya teknologi computer vision Spectra 480, ini menandakan chip berjenis premium. Semakin banyak clock cycle, maka energi yang ada pada baterai juga akan cepat habis.
Berbeda halnya dengan qualcomm yang merancang Spectra agar dapat menghasilkan proses lebih cepat tapi menghasilkan sedikit panas. Hal ini membuat daya baterai menjadi lebih awet.
Di dalam ISP terdapat pula bit, yang mempengaruhi warna pada hasil foto. Semakin besar angka di bit, semakin banyak pula warna yang dimiliki sehingga membuat gambar menjadi semakin halus.
Kemampuan-kemampuan yang ada pada chipset kemudian dieksplorasi oleh para produsen ponsel untuk menawarkan kemampuan fotografi dan layar pada produk milik mereka.
Misalnya, OPPO seri Find X2 dengan teknologi layar 10 bit, yang memiliki hingga 1 miliar warna. Teknologi ini tentu lebih besar dibandingkan layar dengan 8 bit, yang memiliki sekitar 16 juta warna.
Sementara kamera belakang utama OPPO sebesar 48MP menggunakan teknologi 12 bit, mampu menangkap lebih banyak informasi gambar dan kedalaman warna. "Ini tentu untuk orang yang menyukai fotografi," kata PR Manager OPPO Aryo Meidianto, dalam acara yang sama. (Yni)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Oppo Sebut Bikin Smartphone Tri-Fold Itu Gampang, yang Susah Justru Jualnya
Tren Smartphone 2026: Hilangnya Logo Hasselblad Hingga Zeiss, Sinyal Kematian Branding Mewah di Ponsel Pintar?
Bocoran Spesifikasi Vivo X200T: Flagship Gahar dengan Baterai 6.200mAh yang Dijejali Dimensity 9400+ dan Kamera Zeiss 50MP