Menangi Quick Count, Kubu Prabowo Tegaskan Kabar Hoaks Tidak Berpengaruh

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Februari 2024
Menangi Quick Count, Kubu Prabowo Tegaskan Kabar Hoaks Tidak Berpengaruh

Ketua Kordinator Nasional Relawan Penerus Negeri, M Pradana Indraputra. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilu 2024 meliputi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR RI, Pemilu Anggota DPD RI, pemilu anggota DPRD provinsi, dan pemilu anggota DPRD kabupaten/kota dengan daftar pemilih tetap (DPT) tingkat nasional sebanyak 204.807.222 pemilih. Pencoblosan berlangsung, Rabu (14/2).

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022, rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari sampai 20 Maret 2024. Sementara hasil penghitungan suara cepat atau quick count sejumlah lembaga survei, menunjukkan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul di atas 50 persen suara.

Baca Juga:

Jokowi Sudah Bertemu Langsung Prabowo - Gibran dan Ucapkan Selamat

Ketua Kordinator Nasional Relawan Penerus Negeri, M Pradana Indraputra mensyukuri hasil quick count kubu 02 sebagai pemenangnya. Besarnya perolehan suara paslon nomor urut 2 di Pilpres 2024 sebagai tanda bahwa masyarakat telah percaya untuk memberi tanggungjawab yang lebih besar kepada Prabowo-Gibran untuk mengurus negeri.

"Melihat hasil quick count pak Prabowo dan mas Gibran di atas 55 persen, kami melihat ini merupakan suara rakyat, amanah rakyat dan Insya Allah pak Prabowo dan mas Gibran akan menjalankan amanah rakyat ini dengan sebaik-baiknya untuk indonesia lebih maju," ujar Pradana kepada wartawan, Kamis (15/2).

Pradana mengatakan, besarnya perolehan suara Prabowo-Gibran juga tidak lepas dari peran anak muda yang memiliki suara mayoritas di Pilpres 2024. Menurutnya, anak-anak muda saat ini sudah mengerti mana paslon yang benar-benar tulus dan berpihak kepada rakyat.

"Saat masa tenang kemarin banyak sekali berita-berita hoaks yang ingin menjatuhkan pak Prabowo dan mas Gibran. Ini pembuktian bahwa milenial sebagai penyumbang suara terbesar pada pemilu 2024 sudah bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah," ujarnya.

Pradana berharap, dengan menangnya Prabowo-Gibran bisa membuka jalan bagi anak-anak muda untuk berperan besar untuk kemajuan bangsa dan negara.

"Saya berharap dengan hadirnya mas Gibran sebagai pembuka jalan untuk anak milenial menjadi bagian dalam pemerintah dan pak Prabowo lah sebagai penjebatannya," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Prabowo Subianto akan Rangkul Semua Unsur dan Kekuatan

##HOAKS/FAKTA #Prabowo
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Purbaya dikabarkan memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengesahkan hukuman mati kepada koruptor. Cek kebenaran faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Memohon ke Presiden Prabowo Agar Sahkan RUU Perampasan Aset dan Segera Hukum Mati Koruptor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Beredar unggahan yang berisi informasi bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan ojol pakai motor listrik agar tak jadi beban subsidi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Indonesia
Di Hadapan Petani Prabowo Bicara Soal Tuduhan Bakal Jadi Diktator dan Ambisi Berkuasa
Prabowo mengenang pengalamannya saat menjalani pendidikan dan latihan militer di berbagai desa di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Di Hadapan Petani Prabowo Bicara Soal Tuduhan Bakal Jadi Diktator dan Ambisi Berkuasa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Minta PLN Naikkan Harga Token Listrik agar Rakyat Belajar Berhemat
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
Jelang Pergantian Tahun, Prabowo Cek Upaya Pemulihan Sumatera
Prabowo tiba di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatra Utara pada Rabu (31/12).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Jelang Pergantian Tahun, Prabowo Cek Upaya Pemulihan Sumatera
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Beredar informasi yang menyebut Indra Sjafri kini melatih timnas Malaysia, setelah gagal membawa Tim Garuda capai target SEA Games dan dipecat PSSI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Bagikan