Mau Jadi 'Food Vlogger'? Mulai Saja Dulu! Menjadi ffod vlogger harus memperhatikan konten. (Foto: Pexels/Jonathan Borba)

TEKNOLOGI digital memungkinkan orang menjadi kreatif dan dikeal oleh orang lain. Video adalah salah satu media yang menjadi saluran kreativitas mereka. Seperti menyanyi, bermain musik, memasak, fesyen, dan sebagainya. Tak hanya menjadi saluran kreativitas saja, bahkan memberikan penghasilan yang layak.

Salah satunya adalah perempuan asal Bandung ini, Elisabath Wang, yang memiliki hobi memasak dan sekarang memiliki channel Youtubenya sendiri. Ia mengerti betul bagaimana menjadi food vlogger yang baik, seperti yang ia sampaikan pada merahputih.com.


Baca Juga:

Jajanan Zaman Dulu ini Membawa Kenangan Manis


1. Tentukan konsep

vlogger
Elisabeth Wang, konsep yang sangat penting. (Foto: MP/Kiel)


Content creator pastinya harus menentukan konsep dengan matang. Dengan konsep itu akan tahu arah yang harus diambil untuk konten itu. Jadi tidak mengawang-awang tidak jelas yang akan membuat viewernya kabur. Apakah kamu mau menggarap makanan doang atau ada challenge yang unik seperti memasak makanan ekstrim.

2. Kamera

kamera
Jangan terpaku pada kamera canggih, kamera ponsel masih dapat digunakan. (Foto: Pexels/Med BOUMAAZ)


Bagi Elisabeth membuat video untuk pemula, tidak harus memakai kamera yang mahal atau kamera professional. Pergunakan kamera yang sudah kamu miliki seperti kamera yang ada pada ponsel pintar. Kebanyakan kamera ponsel yang dijual di pasaran saat ini sudah ideal untuk merekam gambar. Tapi ya jangan paksakan diri untuk membeli ponsel pintar yang memiliki teknologi paling tinggi, cari yang menengah saja. Kalau kamu sudah semakin baik mengambil gambar baru mencari kamera yang ideal. Di samping itu kamu tidak memerlukan tim untuk kebutuhan vlog kamu. Lakukan dahulu sendiri. Yang terpenting mempelajari teknik editing gambar yang baik maka kamu akan menemukan kesukaan dan keunikan dari kita sendiri.

3. Menentukan konten

vlogger
Tentukan content dengan matang. (Foto: Pixabay/rawpixel.com)


Ini yang harus kamu jaga kedisiplinannya. Dalam seminggu biasanya content creator sudah menyiapkan 3 konten. Biasanya yang disiapkan bukan hanya memasak namun mereview makanan, kunjungi kafe, prank makanan dan sebagainya. Namun bila masih bingung menentukan konten sebaiknya tidak dipaksakan. Cukup kamu buat satu atau dua konten dahulu, yang penting kualitasnya tetap terjaga dengan baik. Penting diingat bahwa gambarnya harus enak dilihat, mudah dipahami dan kita sebagai penyaji senang.

Baca Juga:

Surga Makanan Laut Paling Dicari di Dunia, Ada Desa Nelayan Jimbaran

4. Masak di tempat terbuka

vlogger
Latar belakang sebaiknya seusaikan dengan kenyamanan. (Foto: Pixabay/Pexels)


Ini yang biasanya menjadi batu sandungan bagi pemula. Vlogger pemula biasanya bingung menentukan latar belakang untuk gambarnya. Saran dari Elisabeth, dapur atau tempat terbuka bisa dijadikan latar belakang videonya. Seperti Elisabeth lebih tertarik di alam terbuka seperti di taman atau kebun. Tentunya dibutuhkan izin penggunaan bila memakai ruang terbuka itu.

5. Review makanan kekinian

vlogger
Topik trendi bisa mengangkat video kamu. (Foto: instagram@taiwanexelent)


Jika kehabisan ide galilah lebih dalam dan lihat sekeliling kamu. Cobalah mereview makanan yang sedang tren seperti boba, cireng atau brown sugar. Kamu hanya butuh lebih teliti memperhatikan sekeliling kamu, sebab ada saja makanan yang tengah tren yang disukai penikmat kuliner. Oleh karena itu variasikan konten yang sudah disusun dengan apa yang sedang tren di masyarakat. Ini akan lebih bisa menarik perhatian penonton.! (iel)


Baca Juga:

Hilangkan Aroma Prengus Daging Kambing dengan Trik Ini


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH