Masjid Ulu Camii di Bursa, Masjid Penting dalam Sejarah Islam Masjid Agung Ulu Camii di Bursa, Turki. (Foto: Pinterest/My Islam)

MASJID Agung Bursa atau Ulu Camii Bursa yang berada di Bursa, Turki memiliki dua menaranya yang menjulang dan 20 kubah. Masjid ini merupakan salah satu bangunan paling menakjubkan di Turki.

Seperti dilansir dari laman Tour ke Turki, Masjid Ulu Cami dianggap sebagai masjid terpenting kelima dalam Islam, setelah di Mekah, Madinah, Yerusalem dan Damaskus. Pada tahun 2014 menjadi situs warisan dunia UNESCO. Ulu bila diterjemahkan adalah agung, sementara camii adalah jami, jadi merupakan masjid besar yang digunakan untuk shalat lima waktu.


Baca Juga:

Beberapa Hal Unik yang Ada di India, Polisi Harus Punya Kumis!

masjid
Halaman yang ada di depan Masjid Ulu Cami'i. (Foto: simaksaktiumroh)


Masjid ini diresmikan di tahun 1399 yang dibangun dengan gaya arsitektur Seljuk. Terdapat 20 kubah yang tersusun dalam empat baris dengan lima kubah di dalamnya. Kubah ini merupakan ganti dari janji Sultan Y?ld?r?m Bayezid I yang mengucap jika menang perang Nicopolis akan membangun 20 masjid.

Masjid seluas 2200 m2 ini ditopang dengan 12 tiang besar sehingga tercipta seperti lorong-lorong yang seolah memberikan ruang pribadi tersendiri untuk melaksanakan ibadah. Masjid ini dilengkapi dengan dua menara. Ruang wudhu yang berada di bawah kubah kaca selayaknya air mancur.

Bagian interior dihiasi oleh 192 kaligrafi yang dibuat oleh 41 ahli kaligrafi. Kaligrafi di masjid ini menjadi sangat penting dalam budaya Islam. Kaligrafi-kaligrafi itu diletakan di dinding, pada tiang-tiangnya dan lempengan-lempengan besar dan kecil lainnya. Kaligrafi-kaligrafi itu berisikan surat Al fatihah, Ali Imran: 159, Al Buruj: 20 dan Asy-Syam: 1-7.


Baca Juga:

Windmill Lane, Studio Rekaman para Musisi Legendaris

masjid
Interior masjid yang penuh dengan aatmosfir kejayaan Turki masa silam. (Foto: Bella)

Dua menara yang ada di masjid ini memang sangat identik. Namun keduanya tidak dibangun di saat bersamaan. Menara di sebalah barat merupakan menara pertama, sementara yang berada di timur dibangun oleh Sultan Mehmet I di abad 15.

Masjid ini sebagai tempat ibadah terbuka sepanjang hari. Sempatkan untuk shalat di masjid ini dan rasakan atmosfer masa lalu pada zaman kejayaan kerajaan Islam Turki. (bfm)

Baca Juga:

Arkeolog Menemukan Gua Bangsa Maya Kuno di Meksiko, Tebak Usianya?


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH