Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lewat Tangan Konduktor-Konduktor Ini, Lagu Daerah Indonesia Mendunia

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 25 Agustus 2022
Lewat Tangan Konduktor-Konduktor Ini, Lagu Daerah Indonesia Mendunia

Paduan suara atau orkestra tentunya tidak lengkap tanpa adanya seorang konduktor. (Foto: Pexels/Cottonbro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGAI kacang tak lupa kulitnya. Itulah ungkapan yang layak disematkan kepada para konduktor Indonesia yang telah mendunia, tapi tak melupakan asalnya. Konduktor-konduktor ini tetap mengangkat lagu-lagu daerah dalam sejumlah penampilannya bersama paduan suara atau orkestranya.

Konduktor merupakan seseorang yang memimpin suatu pertunjukan musik melalui gerakan isyarat. Biasanya konduktor bertugas untuk memastikan para musisi untuk memainkan alat musik sesuai dengan yang dimaksudkan oleh komposer.

Paduan suara atau orkestra tentunya tidak lengkap tanpa adanya seorang konduktor. Di Indonesia, banyak sekali konduktor yang menghasilkan nada-nada dan harmoni-harmoni yang indah lewat paduan suara dan juga orkestra yang mereka pimpin.

Melihat banyaknya lagu daerah yang ada Indonesia, sampai saat ini masih banyak lagu daerah yang jarang diketahui oleh masyarakat Indonesia itu sendiri. Namun, lewat tangan konduktor-konduktor Indonesia yang telah mendunia, lagu-lagu daerah tersebut mulai dikenal di antero Indonesia dan unia. Inilah konduktor yang pernah bahkan sering membawakan lagu-lagu daerah.

Baca juga:

Menikmati Alunan Lagu Daerah dengan Balutan Musik Modern

1. Addie MS

konduktor lagu daerah
Addie juga sering membawakan lagu-lagu daerah dan nasional. (Foto: Instagram/@addiems999)

Nama lengkapnya Addie Mulyadi Sumaatmadja. Dia lahir di Jakarta pada 7 Oktober 1959. Saat berusia 12 tahun, Addie MS sudah memainkan piano. Kini, Addie MS menjadi seorang komposer, konduktor, pianis, pencipta lagu, dan juga produser musik yang namanya populer di semua kalangan.

Sebagai musisi yang terbilang senior, Addie MS seolah tak pernah lelah memperkenalkan orkes simfoni kepada masyarakat. Tidak hanya itu, Addie juga sering membawakan lagu-lagu daerah dan nasional. Ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia dan membawa budaya-budaya, seperti lagu daerah agar lebih dikenal di luar negeri.

Baca juga:

Balutan Orkestra dalam Lagu 'Tak Mungkin Ku Melepasmu' dari Cantika Abigail

2. Devi Fransisca

konduktor lagu daerah
Paduan Suara The Resonanz Children's Choir (TRCC). (Foto: Instagram/@theresonanz)

Dia adalah direktur The Resonanz Children's Choir (TRCC). Meski tergolong konduktor muda, kiprah Devi sudah melintas benua. Dia memimpin TRCC membawakan lagu-lagu daerah saat berkompetisi di Claudio Monteverdi International Choral Festival dan kompetisi di Venesia, Italia.

Salah satu lagu daerah yang dibawakannya adalah lagu asal Papua, "Yamko Rambe Yamko". Lewat itu, dia berhasil membawa TRCC masuk ke babak final, menyabet gelar juara umum, dan berhasil mengantongi Gold Diploma Level II. Video penampilannya lantas menyebar dan viral.

Ini juga membuatnya semakin banyak dikenal orang. Begitu pula dengan lagu-lagu daerah yang dibawakannya. Dia tampil diantara kontestan dari negara-negara lain seperti Spanyol, Denmark, Taiwan, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, Devi dan TRCC juga turut melestarikan budaya-budaya Indonesia, karena selain menyanyikan lagu daerah saja, mereka juga memakai pakaian adat di Indonesia.

3. Avip Priatna

konduktor lagu daerah
Avip Priatna mendapat penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Austria. (Foto: Instagram/@theresonanz)

Avip Priatna merupakan seorang pendiri The Resonanz Children's Choir (TRCC) yang sukses memimpin dan mendapatkan banyak sekali penghargaan lewat karya-karyanya. Avip Priatna mendapat penghargaan tertinggi dari Pemerintah Republik Austria. Ia menerima medali emas "Order of Merit of the Austrian Republic" pada 2021.

Avip termasuk salah satu konduktor yang sering membawakan lagu-lagu daerah. Contohnya lagu "Tokecang" yang berasal dari Jawa Barat. Dia juga terkenal karena kepiawaiannya mengutak-atik lagu daerah dengan komposisi dan pakem musik klasik atau orkestra. Ini juga termasuk salah satu inovasi untuk tetap melestarikan lagu-lagu daerah di Indonesia dan membuat lagu tersebut semakin dikenal. (yos)

Baca juga:

Erwin Gutawa Hadirkan Musik Tradisi lewat Olahan Orkestra dalam Pertunjukan Bawi Lamus

#Agustus Warga +62 Merdesa #Musik #Lagu Daerah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
ShowBiz
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
No Na kembali lewat lagu terbaru 'honk!' yang menghadirkan musik ceria dengan bunyi klakson khas dan sentuhan budaya Indonesia melalui referensi 'Om Telolet Om'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
ShowBiz
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
Simak makna lagu Terang Bulan karya Endah N Rhesa. Menghadirkan refleksi tentang harapan, ketenangan, dan kekuatan untuk bangkit melalui lirik yang puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
ShowBiz
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
NPD merilis single ketiga 'Lupain Aku Plis'. Mengangkat kisah seseorang yang memilih tetap melangkah saat sosok yang dulu diharapkan justru datang kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
NPD Rilis Single 'Lupain Aku Plis', Ceritakan Mantan yang Datang saat Semua Telah Berlalu
Bagikan