KPK Tegaskan Dugaan Korupsi Formula E Masih Tahap Penyelidikan
Pembalap melaju dalam sesi latihan bebas kedua balapan Formula E 2023 Jakarta di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta, Sabtu (3/6). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan masih terus menyelidiki kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur memastikan, penyelidikan masih tetap berjalan meskipun selalu dikait-kaitkan dengan isu kepentingan politik.
Baca Juga:
DPRD DKI akan Panggil JakPro Terkait Evaluasi Formula E 2023
"Masih dilakukan penyelidikan (Formula E),” kata Asep Guntur dikutip Jumat (30/6).
Asep mengatakan, penyelidikan kasus Formula E merupakan murni kerja-kerja penegakan hukum. Pihaknya memastikan, proses penyelidikan tersebut juga tidak terganggu isu politik.
"Jadi sebetulnya penanganan tindak pidana di sini (KPK) itu tidak terkait dengan apapun, jadi kita menangani tipikor itu tanpa tergganggu dengan masalah lainnya," ujarnya.
Asep menjelaskan, naik atau tidaknya status penanganan kasus Formula E ke tingkat penyidikan didasari pertimbangan hukum bukan aspek lainnya seperti politik.
"Kalau memang sekarang 'pak mungkin ada kaitannya nih sehingga belum naik (penyidikan)' bukan, karena memang tahapnya masih penyelidikan," katanya.
KPK telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait Formula E. Mereka adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, dan Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo. (Pon)
Baca Juga:
PDIP Sarankan Formula E Tidak Dilanjutkan Tahun Depan Bila Merugi
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Pegawai Pajak Kena OTT, Menkeu Purbaya Pastikan Kemenkeu tak Intervensi KPK
Komisi III DPR Desak KPK Usut Tuntas Korupsi Pegawai Pajak
Baleg DPR Sepakat Masukkan MoU Helsinki dalam Konsideran Revisi UU Pemerintahan Aceh
Setelah Pikir-Pikir, Kejagung Banding Vonis 1,5 Tahun Bui Isa Rachmatarwata di Kasus Jiwasraya
Kejagung Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Izin Tambang Konawe Utara
Belum Tahan Tersangka CSR BI, MAKI akan Somasi dan Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
KPK Obok-Obok Anak Buah Purbaya Yudhi Sadewa, DPR Tegaskan Bersih-Bersih Jadi Syarat Mutlak Sistem Perpajakan Modern
Kades Kohod Divonis 3,5 Tahun Bui di Kasus Korupsi Pagar Laut Tengerang
Kantor DJP Diobok-obok KPK, Anak Buah Purbaya Yudhi Sadewa Janji Tak Bakal Menghalang-halangi
Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tersangka, Komisi VIII DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Korupsi Kuota Haji