Keunggulan Baterai LFP, Sering Digunakan pada Kendaraan Listrik

Pradia EggiPradia Eggi - Kamis, 25 Januari 2024
Keunggulan Baterai LFP, Sering Digunakan pada Kendaraan Listrik

Volvo EX30 menggunakan tenaga dari baterai LFP. Foto. dok. Volvo.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di dunia mobil listrik, teknologi baterai terus mengalami evolusi, dan salah satu inovasi terkini yang mencuri perhatian adalah Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP).

Tidak hanya menjadi pilihan utama di industri kendaraan listrik, tetapi LFP juga menjanjikan sejumlah keunggulan. Lalu apa saja keunggulannya dibandingkan jenis lain, dan sejauh mana ketahanannya dalam penggunaan kendaraan listrik?

Apa itu Baterai LFP?

Mengutip laman Battery University, baterai LFP, atau Lithium Iron Phosphate, adalah tipe baterai ion litium yang menggunakan fosfat besi sebagai katoda.

Sejak pertama kali diperkenalkan, baterai ini telah mendapatkan popularitas di kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Baca Juga: Mobil Listrik Lebih Laris Dibanding Hybrid di Pasar Indonesia

Keunggulan Baterai LFP

Baterai LFP yang tertanam pada mobil listrik yang diproduksi oleh Ford. Foto: InsideEVs.
1. Keamanan yang Tinggi

LFP dikenal dengan keamanan yang tinggi, mengurangi risiko pemanasan berlebih atau kebakaran yang sering terkait dengan baterai litium.

2. Siklus Hidup yang Panjang

Baterai LFP memiliki umur siklus yang panjang, membuatnya ideal untuk kendaraan listrik yang memerlukan daya tahan dan keandalan jangka panjang.

3. Toleransi terhadap Suhu Ekstrem

Performa baterai LFP tetap konsisten dalam suhu ekstrem, baik itu di lingkungan dingin maupun panas.

Baca Juga: Mercedes-Benz Indonesia Luncurkan 2 Mobil Listrik Baru

4. Rendahnya Risiko Dendrite

Dendrite adalah pertumbuhan kristal yang dapat menyebabkan korsleting pada baterai. Baterai LFP memiliki risiko dendrite yang rendah.

Menurut Green CAr Reports, baterai LFP telah terbukti tahan lama dan mampu menahan stres pengisian dan pengosongan berulang tanpa signifikan menurunkan kinerja. Umur siklus yang panjang membuatnya menjadi pilihan yang ekonomis dan berkelanjutan.

Baterai LFP bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga representasi revolusi dalam keamanan, kinerja, dan keberlanjutan dalam dunia kendaraan listrik. Dengan ketahanannya yang luar biasa, LFP memberikan harapan untuk masa depan yang lebih aman dan efisien dalam mobilitas elektrik.

#Baterai LFP #Kendaraan Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Pradia Eggi

Berita Terkait

Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Indonesia
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Insentif PPN DTP itu dikhususkan untuk kendaraan EV, tanpa mencakup kendaraan hibrida
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Indonesia
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan insentif pajak baru bagi kendaraan listrik (EV) akan mulai berlaku Juni 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Indonesia
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan gubernur memberi insentif pajak kendaraan listrik berupa pembebasan atau pengurangan PKB dan BBNKB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Indonesia
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Saat ini, populasi kendaraan listrik baru sekitar 45 ribu unit, masih jauh dari target pemerintah sebanyak 2 juta unit pada 2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Indonesia
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai sesuai arahan pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap di Jakarta, Pajak PKB dan BBNKB Dihapus
Kendaraan listrik di Jakarta tetap bebas aturan ganjil genap. Lalu, pajak PKB dan BBNKB juga dihapus.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Kendaraan Listrik Tetap Bebas Ganjil Genap di Jakarta, Pajak PKB dan BBNKB Dihapus
Indonesia
Mendagri Tito Perintahkan Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik, Keluarkan Instruksi Nasional
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menginstruksikan gubernur di seluruh daerah untuk membebaskan pajak kendaraan listrik.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Mendagri Tito Perintahkan Gubernur Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik, Keluarkan Instruksi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Bagikan