Kemendikbudristek Ambil Peran dalam Transformasi UMKM Indonesia
Kemendikbudristek membuka stand pameran UMKM pada Peringatan Hari UMKM Nasional, Minggu (13/8). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah melakukan berbagai langkah dalam mendukung kemajuan UMKM di Indonesia melalui program kewirausahaan.
Dukungan terhadap kemajuan UMKM tersebut dilakukan melalui Ditjen Vokasi, Kemendikbudristek dengan terus mendorong lahirnya para wirausahawan baru di Indonesia pelatihan digital marketing bagi UMKM.
Baca Juga
Direktur Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Wartanto mengatakan, pihaknya turut serta dalam ambil bagian mengembangkan inovasi produk, hingga membantu merancang desain kemasan produk UMKM. Hal ini sangat penting karena itu dibutuhkan pelaku UMKM agar bisa bersaing dan naik kelas.
"Kami ada juga program Pendidikan Kecakapan Wirausaha yang memang dirancang untuk melahirkan wirausahawan setelah menyelesaikan pelatihan," kata Wartanto, Senin (14/8).
Dia mengatakan program PKW ini memberikan kesempatan bagi anak usia sekolah tidak sekolah (ATS) untuk menjadi wirausaha muda, di mana peserta didiknya diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan, alat/bahan, dan modal awal usaha.
“Kalau pelaku UMKM mau akses dana kita untuk menyelenggarakan PKW, harus mendapatkan semacam dukungan PKS atau MoU dari UMKM setempat. Jadi kita kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM berkolaborasi di lapangan,” papar dia.
Dia mengatakan kedepannya Kemendikbudristek juga bersinergi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) untuk mendidik dan melatih calon wirausaha di daerah sehingga peserta didik yang lulus dari PKW akan terlibat dalam program yang diselenggarakan PLUT.
Baca Juga
Kemudian, juga Kemendikbudristek mendorong UMKM agar lebih memanfaatkan platform digital untuk kebutuhan promosi sehingga pemasaran mereka lebih efektif. Terakhir, Kemendikbudristek juga terus meningkatkan mutu pembelajaran kewirausahaan di satuan pendidikan.
“Paling utama adalah mengubah pola pikir dan sikap peserta didik untuk bergerak dan termotivasi menjadi wirausaha," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UMKM menggelar acara puncak peringatan Hari Koperasi di Pura Mangkunegaran Solo, Sabtu (12/8).
Dalam acara tersebut Presiden Jokowi melalui Menkop UMKM Teten Masduki memberikan penghargaan Satya Lencana Wira Karya kepada daerah yang berjasa terhadap negara dalam hal UMKM.
Penghargaan itu diberikan kepada Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, Bupati Kuningan, H Acep Purnama, Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin, dan Ketua Koperasi Wanita Lingga Binangkit Kabupaten Garut, Siti Maryam.
Peringatan Hari UMKM di Solo ini diikuti 2.000 pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Acara ini digelar sejak tanggal 10-13 Agustus 2023 di halaman parkir Pamedan, Pura Mangkunegaran Solo. (Ismail/Jawa Tengah).
Baca Juga
Bagikan
Berita Terkait
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Libur Nataru, UMKM di Stasiun Solo Dapatkan Ruang Pamer di UMKM Fest 2025
Penjual Thrifting Diklaim Setuju Ganti ke Produk Lokal, Barang Impor China Juga Bakal Dibatasi
22 UMKM Pilihan akan Manjakan Pencinta Burung dan 'Foodies', Siap Goyang Lidah Warga Jaksel
UMKM Terdampak Bencana di Sumatera Bakal Dibantu, Pemerintah Mulai Lakukan Pendataan
UMKM Sinergi ADV Nusantara Gandeng The Jakmania Garis Keras Kampanyekan Tolak Produk Impor Ilegal