Kemenag Terbitkan Panduan Perayaan Tri Suci Waisak Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag

MerahPutih.com - Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan panduan Perayaan Tri Suci Waisak 2565 pada Rabu (26/5) di tengah pandemi COVID-19.

Panduan ini tertuang dalam Surat Edaran No SE 11 tahun 2021 tentang Puja Bhakti/Sembahyang & Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis Saat Pandemi COVID-19.

Baca Juga

Hari Raya Waisak, 1.948 Napi Beragama Buddha Diberi Remisi Khusus

“Panduan diterbitkan dalam rangka memberikan rasa aman kepada umat Buddha dalam penyelenggaraan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021,” tegas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (21/5).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta kepada seluruh jajaran Kemenag untuk mensosialisasikan edaran ini secara masif.

"Terutama kepada pengurus Organisasi/Majelis Agama Buddha, anggota sangha, pengelola rumah ibadah, dan umat Buddha agar dilaksanakan sebagaimana mestinya," jelas Yaqut.

Stupa Candi Borobudur

Berikut ketentuan panduan penyelenggaraan Puja Bhakti dan Dharmasanti Waisak saat Pandemi:

1. Kegiatan sosial seperti Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan dan Bakti Sosial menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Pastikan semua peserta yang mengikuti kegiatan sosial dalam kondisi sehat;

b. Seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada) dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat;

c. Pengaturan jumlah peserta kegiatan sosial maksimal 30% dari kapasitas tempat kegiatan agar memudahkan penerapan jaga jarak; dan

d. Kegiatan sosial dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

2. Puja Bhakti/Sembahyang dan Meditasi detik Waisak dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Puja Bhakti/Sembahyang dan Meditasi detik Waisak pada tanggal 26 Mei 2021 pukul 18.13.30 WIB dapat dilaksanakan baik di lingkungan rumah ibadah maupun tempat umum;

b. Rangkaian acara menyambut hari Waisak seperti pengambilan api dan air yang melibatkan umat dalam jumlah banyak ditiadakan;

c. Pujabakti/Sembahyang dan Meditasi detik Waisak dapat dilaksanakan di rumah ibadah atau tempat umum secara terbatas hanya untuk anggota sangha dan/atau pengelola/pengurus rumah ibadah serta umat dengan memperhatikan:

1) Status zona di mana Rumah Ibadah atau tempat umum itu berada dalam wilayah zona hijau dan zona kuning;

2) Pastikan semua peserta yang mengikuti kegiatan puja bhakti/Sembahyang dan meditasi dalam kondisi sehat;

3) Seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada) dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat;

4) Jumlah peserta maksimal 30% dari kapasitas numgan agar memudahkan penerapan jaga jarak; dan

5) Waktu pelaksanaan kegiatan seefisien mungkin.

d. Umat Buddha disarankan melaksanakan pujabakti dan meditasi detik Waisak di rumah; dan

e. Organisasi/Majelis Agama Buddha dapat memanfaatkan teknologi informasi/media sosial dan/atau melakukan live streamirg terkait perayaan Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis/2021.

3. Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dapat dilaksanakan baik dalam jaringan (virtual) maupun di luar jaringan (ruangan/gedung).

b. Dalam hal Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak dilaksanakan di ruangan/gedung, wajib memperhatikan standar protokol kesehatan:

1) Pastikan tempat pelaksanaan Dharmasanti dalam kategori wilayah zona hijau atau zona kuning;

2) Pastikan semua peserta yang mengikuti kegiaan dharmasanti dalam kondisi sehat;

3) Seluruh peserta wajib mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, memberikan salam dengan Anjali (mengatupkan kedua belah tangan di depan dada), dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat;

4) Pengaturan jumlah peserta kegiatan dharmasanti maksimal 30% dari kapasitas tempat kegiatan agar memudahkan penerapan jaga jarak; dan

5) Kegiatan dharmasanti dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin.

4. Panitia Hari Besar Keagamaan Buddha sebelum melaksanakan Puja Bhakti/Sembahyang dan Dharmasanti Hari Raya Tri Suci Waisak agar berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengetahui informasi status zonasi dan memastikan standar protokol kesehatan COVID-19 dijalankan dengan baik, aman, dan terkendali.

5. Anjangsana dalam rangka Hari Raya Tri Suci Waisak agar hanya dilakukan dengan keluarga terdekat dan tidak menyelenggarakan open house;

6. Dalam hal terjadi perkembangan ekstrem COVID-19 maka pelaksanaan Surat Edaran ini disesuaikan dengan kondisi setempat. (Knu)

Baca Juga

Sambut Waisak, BPIP: Ajaran Sidharta Gautama Ampuh Tekan Penyebaran Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lima Jenis Vaksin Bakal Diberikan untuk Booster Masyarakat Umum
Indonesia
Lima Jenis Vaksin Bakal Diberikan untuk Booster Masyarakat Umum

Persiapan pemberian vaksin tahap tiga atau booster untuk masyarakat umum kembali menunjukkan kemajuan.

Ada Indikasi Moeldoko Pakai Demokrat untuk Kepentingan Pilpres 2024
Indonesia
Ada Indikasi Moeldoko Pakai Demokrat untuk Kepentingan Pilpres 2024

"Bahkan Demokrat juga menyebutkan Moeldoko sudah izin ke Pak Lurah untuk nyapres," ujar dia

Tanggapi Penolakan Monumen COVID-19, Ridwan Kamil: Apa Alasannya?
Indonesia
Tanggapi Penolakan Monumen COVID-19, Ridwan Kamil: Apa Alasannya?

“Pertanyaannya sederhana apa alasannya menolak penghormatan terhadap pahlawan. Bung Karno bilang jangan sekali-kali melupakan sejarah,” ujar Ridwan Kamil

Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius
Indonesia
Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius

KNKT masih menginvestigasi penyebab kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang.

Bantu Redam Penyebaran Corona, Kapolda Metro: Ini Era New Modern Police
Indonesia
Bantu Redam Penyebaran Corona, Kapolda Metro: Ini Era New Modern Police

Polda Metro Jaya dan seluruh jajarannya di masa pandemi COVID-19 aktif menyelenggarakan banyak program.

PSI Dukung Pembatalan Perpanjangan Kontrak Swastanisasi Air
Indonesia
PSI Dukung Pembatalan Perpanjangan Kontrak Swastanisasi Air

Fraksi PSI mendukung rekomendasi KPK untuk membatalkan rencana perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PAM Jaya dan PT Aetra Air Jakarta dan meminta agar Pemprov DKI segera melakukan proses transisi pengambilalihan pengelolaan air bersih dari swasta.

PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat
Indonesia
PP Muhammadiyah Minta Kapolri Listyo Bentuk Tagline Polisi Umat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan silaturahmi ke sejumlah organisasi keagamaan.

Kapolri Diminta Tinjau Ulang Protap Tangani Demo
Indonesia
Kapolri Diminta Tinjau Ulang Protap Tangani Demo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diminta meninjau ulang prosedur tetap (protap) pengamanan aksi demo di lapangan. Sebab, masih terjadi kekerasan yang dialami pendemo yang dilakukan oknum polisi.

Luhut: Perpanjangan PPKM Menunjukkan Hasil Cukup Menggembirakan
Indonesia
Luhut: Perpanjangan PPKM Menunjukkan Hasil Cukup Menggembirakan

Penanganan di luar Jawa-Bali tentunya tidak bisa serta-merta dibandingkan dengan Jawa-Bali