Sambut Waisak, BPIP: Ajaran Sidharta Gautama Ampuh Tekan Penyebaran Corona Ilustrasi. (Foto: MP/pixabay.com/sasint)

MerahPutih.com- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2564 BE yang jatuh pada Kamis 7 Mei 2020.

Perayaan Waisak sangat spesial sebab pada Hari Raya Waisak, umat Buddha memperingati tiga peristiwa penting.

Baca Juga:

Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap

Ketiga peristiwa penting itu yakni lahirnya Sidharta Gautama, penemu dan pencetus Agama Buddha, tercapainya Sidharta Gautama dalam tahap penerangan agung dan menjadi Buddha, dan hari Buddha Gautama wafat.

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Romo Antonius Benny Susetyo menjelaskan, masyarakat dapat belajar dari Sidharta Guatama yang senantiasa mengutamakan dharma.

Ajaran Sidharta ini harus senantiasa diterapkan apalagi di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

“BPIP mengucapkan selamat Hari Raya Waisak. Dalam menghadapi COVID-19, kita bisa belajar dari Sidharta Gautama mengajarkan keutaman dalam dharma. Intinya welas dan cinta kasih kepada semua mahluk hidup,” ujar Romo Benny dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (6/4).

Anggota BPIP Romo Benny Susetyo Pr (Foto: Ist)
Anggota BPIP Romo Benny Susetyo Pr. (Foto: Ist)

Romo Benny menjelaskan, dharma dibutuhkan bangsa Indonesia dalam merespon pandemi COVID-19. Saling membantu sesama manusia yang mengalami penderitaan akibat badai COVID-19.

“Dharma bahasa cinta itu memberi kepada mereka membutuhkan. Inilah teladan Sidarta Gautama agar semua umat manusia di dunia berbakti kepada sesama lewat upaya solidaritas kemanusian,” tandas Benny.

Baca Juga:

Pilkada Serentak Ditunda Desember, Purnomo Siapkan Surat Pengunduran Diri

Dia yakin, jika seluruh elemen masyarakat bersatu dan saling membantu, bangsa Indonesia mampu bangkit mengatasi dampak virus COVID-19.

“Bersatu padu mengatasi COVID-19 dengan semangat dharma untuk bangsa. Bersama bergotong royong untuk bergerak bersatu saling berbagi. Saya yakin bangsa ini mampu melewati cobaan dan bangkit dari pandemi corona,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Suap Impor Bawang, Eks Legislator PDIP Nyoman Dhamantra Divonis 7 Tahun Penjara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Provinsi ini Berhasil Catatkan Nihil Penambahan Kasus Corona
Indonesia
Empat Provinsi ini Berhasil Catatkan Nihil Penambahan Kasus Corona

Dari penambahan sebanyak 3.143 kasus tersebut, tercatat sebanyak 4 provinsi nihil penambahan kasus.

Din Syamsuddin: Hindari Bahaya Lebih Utama dari Sekadar mengejar Cita-Cita
Indonesia
Din Syamsuddin: Hindari Bahaya Lebih Utama dari Sekadar mengejar Cita-Cita

Menghindari mudharat, mafsadat, dan bahaya harus dikedepankan

KAI Daop 1 Batalkan Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Mulai 24 April
Indonesia
KAI Daop 1 Batalkan Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Mulai 24 April

Sementara itu, guna mendukung pasokan logistik dan bahan pangan, Daop 1 Jakarta tetap menjalankan KA Angkutan Barang secara normal untuk pengangkutan

Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah
Indonesia
Jokowi Tegaskan Kebijakannya Soal COVID-19 Berdasarkan Data Ilmiah

Pemerintah juga sudah membangun sistem informasi terintegrasi

Pemerintah Berangkatkan 42 Orang Tim Evakuasi WNI di Wuhan
Indonesia
Pemerintah Berangkatkan 42 Orang Tim Evakuasi WNI di Wuhan

Tim evakuasi sendiri terdiri dari unsur TNI, Kemenlu, dan Kemenkes

Pemprov DKI Upayakan Segala Cara Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Jokowi Larang Mudik, Akses Darat, Laut dan Udara dari Jakarta Harus Ditutup
Indonesia
Jokowi Larang Mudik, Akses Darat, Laut dan Udara dari Jakarta Harus Ditutup

Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi tegas bagi masyarakat yang mudik

 Tenaga Medis Positif Corona di DKI Capai 150 Orang dan 2 Meninggal
Indonesia
Tenaga Medis Positif Corona di DKI Capai 150 Orang dan 2 Meninggal

"Tenaga kesehatan yang positif terinfeksi COVID-19 sejumlah 150 orang dan 2 orang meninggal dunia," kata Catur di Jakarta, Kamis (9/4).

Anggota DPR Miskin Empati, Pengamat: Mentang-Mentang Pejabat Malah Diprioritaskan
Indonesia
Anggota DPR Miskin Empati, Pengamat: Mentang-Mentang Pejabat Malah Diprioritaskan

Yang seharusnya menjadi prioritas untuk melakukan tes COVID-19 adalah para tenaga medis dan keluarganya

 Bantuan PCR Pemerintah Republik Korea Berkapasitas 32.200 Tes
Indonesia
Bantuan PCR Pemerintah Republik Korea Berkapasitas 32.200 Tes

“Bantuan alat tes ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Korea Selatan untuk memprioritaskan Indonesia dalam kerja sama penanganan COVID – 19,” kata Kim