Kapan Sepatu Lari Harus Diganti? Dirancang khusus mulai dari bagian atas, tengah, dan bawah. (Foto: Unsplash/Kristian Egelund)

SEPATU lari ada umurnya. Apalagi kalau sering digunakan untuk lari, kamu harus segera mengganti sepatu lari pada waktunya. Lalu, apa tandanya jika kamu harus segera menggantinya?

Jika kamu tidak rajin melacak jarak tempuh untuk sepatumu, masih ada tanda visual yang menunjukkan kapan saatnya mengganti sepatu. Periksa bagian bawah sepatu. "Jika tapaknya hilang, mungkin sudah waktunya mengganti sepatu," kata Greg Laraia, pelatih atletik dan konsultan lari di Custom Physical Therapy New York, melansir Livestrong.

Baca juga:

Sepatu Jordan AJNT 23 Akan Dikemas Dengan Koper Besi Super Mewah

Laraia juga mengatakan segera ganti sepatu lari ketika kaki mulai terasa sakit. "Jika kamu merasa seperti memukul-mukul tanah dengan setiap langkah, atau jika kamu merasa lengkungan semakin sakit, mungkin sudah waktunya untuk menggantinya," sambungnya.

Pertimbangkan belanja di toko yang terdapat spesialisnya. (Foto: Unsplash/Alexander Redl)

Mengutip Antara, nyeri kaki dan keketatan betis juga tanda kakimu bekerja lebih keras dan menyerap lebih banyak dampak lari.

Saat akan membeli sepatu lari baru, sebaiknya pertimbangkan berbelanja di toko olahraga setempat yang terdapat spesialis. Tujuannya untuk membantumu menentukan berapa banyak kamu melakukan pronasi dan memilih sepatu demi menghindari cedera.

Pronasi merupakan cara telapak kaki bergulir ke depan ketika kaki mendarat di permukaan saat lari. "Sepatu yang terlalu keras, berpotensi membatasi pronasi terlalu banyak, berkontribusi pada cedera seperti fraktur," papar Jolan Browne, ahli terapi fisik dan spesialis ortopedi di Orthopedic Center Langone, AS.

Baca juga:

Adidas Ultra Boost 20 Tampil Dengan 2 Warna yang Super Nyentrik

Di sisi lain, berlari menggunakan sepatu yang tidak memiliki cukup dukungan, seperti sepatu minimalis, dapat menyebabkan jumlah pronasi berlebihan. "Ini akan membuat cedera seperti nyeri patellofemoral, plantar fasciitis, dan sindrom band iliotibial," lanjut Browne.

Memudahkanmu untuk lari. (Foto: Unsplash/Flo Karr)

Selain itu, pertimbangkan medan tempatmu berlari. Menurut Laraia, semua sepatu dirancang untuk kebutuhan spesifik. Sepatu dengan jejak lebih besar misalnya. Biasanya lebih banyak perlindungan terhadap permukaan yang tidak rata dan tahan air.

"Kebanyakan toko sepatu lari akan memungkinkanmu untuk mencoba sepatu dalam waktu yang singkat. Sepatu lari harus nyaman segera setelah dipakai," kata Browne.

Namun, bukan berarti kamu harus mengurangi pemakaian sepatu agar tidak mudah rusak. Salah satu cara memperpanjang umur sepatu lari adalah dengan mengenakannya untuk berlari. (and)

Baca juga:

Air Jordan 11 Rilis Sepatu Special Edition Memperingati Anniversary ke-25


Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH