Kabar Baik, Vaksin Booster COVID-19 Lansia tak Perlu lagi Tunggu 6 Bulan Ilustrasi - Sejumlah warga lansia antre untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di RSUD Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (20/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

MerahPutih.com - Kini para lansia yang ingin mengikuti vaksinasi booster di Indonesia tak perlu lagi menunggu waktu enam bulan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan aturan yang memperbolehkan warga berusia 60 tahun ke atas menerima suntikan vaksin COVID-19 lanjutan minimal tiga bulan setelah pemberian vaksinasi primer lengkap atau dua dosis.

Ketetapan itu tertuang dalam Surat Edaran Kemenkes Nomor SR.02.06/II/1123/2022 yang diteken oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu pada 21 Februari 2022.

Baca Juga:

Vaksinasi Booster Baru Capai 4,06 Persen

"Pemberian dosis booster bagi lansia (usia > 60 tahun) dapat diberikan dengan interval minimal tiga bulan setelah mendapat vaksinasi primer lengkap," demikian bunyi poin pertama SE tersebut, dikutip Selasa (22/2).

Kemenkes menyatakan ketetapan teranyar itu telah melalui hasil analisis dan kajian dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Adapun dalam ketentuan baru ini disebutkan bahwa lansia bisa diberikan vaksin booster dengan platform jenis vaksin homolog atau heterolog.

Vaksin yang diberikan adalah regimen vaksin COVID-19 yang tersedia di lapangan dan yang sudah mendapatkan emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta sesuai dengan rekomendasi dari ITAGI.

vaksin
Vaksinasi booster COVID-19 bagi lansia.(Foto: MP/Dicke Prasetia)

Kemudian, mengingat saat ini vaksin Sinovac yang didistribusikan jumlahnya terbatas dan diperuntukkan bagi sasaran anak usia 6-11 tahun, maka untuk booster ini dapat menggunakan vaksin selain Sinovac.

Lalu, tata cara pemberian, tempat pelaksanaan, alur pelaksanaan dan pencatatan vaksinasi COVID-19 dosis booster tetap mengacu pada Surat Edaran Nomor HK.02.02/II/252/2002. Selanjutnya, Kemenkes meminta vaksinasi dosis primer tetap dikejar agar dapat mencapai target.

Per Senin (21/2) Pukul 18.00 WIB tercatat, 189.815.326 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara itu, 140.866.212 orang juga telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin COVID-19 di Indonesia.

Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang sudah menyentuh 91,14 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sebaliknya, suntikan dosis kedua baru berada di angka 67,64 persen. (Knu)

Baca Juga:

Australia Siap Sambut Pelancong Indonesia yang Sudah Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Tambah Pasukan di Pos Penyekatan Saat Idul Adha
Indonesia
Polri Tambah Pasukan di Pos Penyekatan Saat Idul Adha

Ini semuanya total ada 1.038 lokasi penyekatan

Presiden Perintahkan Sanksi Perusahaan Ogah Pasok Batu Bara ke PLN
Indonesia
Presiden Perintahkan Sanksi Perusahaan Ogah Pasok Batu Bara ke PLN

Sudah ada mekanisme domestic market obligation (DMO) yang mewajibkan perusahaan tambang memenuhi kebutuhan pembangkit PLN.

Kendi Air dan Tanah dari 34 Provinsi Landasan Kebhinekaan IKN Nusantara
Indonesia
Kendi Air dan Tanah dari 34 Provinsi Landasan Kebhinekaan IKN Nusantara

Makna filosofis di balik prosesi penyatuan tanah dan air dari 34 provinsi Indonesia di IKN Nusantara

PT KAI Usut Kejadian Tabrakan KA Lodaya dan Truk di Sleman
Indonesia
PT KAI Usut Kejadian Tabrakan KA Lodaya dan Truk di Sleman

Lokomotif KA Lodaya terpaksa harus diganti dan enam perjalanan KA mengalami kelambatan.

BPPTKG Prediksi Merapi Tidak Bergejolak Selama Pelaksanaan G20
Indonesia
BPPTKG Prediksi Merapi Tidak Bergejolak Selama Pelaksanaan G20

Merapi tidak akan mengalami letusan (erupsi) besar selama pelaksanaan event G20.

Gibran Rakabuming Sudah Vaksin Booster, Efek yang Dirasakannya
Indonesia
Gibran Rakabuming Sudah Vaksin Booster, Efek yang Dirasakannya

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku telah disuntik vaksin booster belum lama ini.

Dapat Bansos PPKM, Montir Bengkel Motor: Buat Dapur, Alhamdulillah!
Indonesia
Dapat Bansos PPKM, Montir Bengkel Motor: Buat Dapur, Alhamdulillah!

"Paling tidak buat rumah tangga, buat dapur. Alhamdulillah ada rezeki ini bisa dimanfaatkan," katanya.

Reformasi Sistem Kafala di Arab Saudi Dinilai Masih Beratkan Posisi TKI
Indonesia
Reformasi Sistem Kafala di Arab Saudi Dinilai Masih Beratkan Posisi TKI

Kerajaan Arab Saudi membentuk 13 perusahaan perekrutan pekerja migran yang menjadi bagian dari reformasi sistem Kafala.

[HOAKS atau FAKTA]: Kemenko PMK Cari Sponsor Buat Terbitkan Buku
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenko PMK Cari Sponsor Buat Terbitkan Buku

Kemenko mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai informasi yang diterima

[HOAKS atau FAKTA]: Supermarket Pisahkan Antrean Orang Yang Sudah Divaksin dan Belum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Supermarket Pisahkan Antrean Orang Yang Sudah Divaksin dan Belum

Pagar pembatas tersebut memisahkan bagian pusat perbelanjaan di supermarket yang hanya bisa dimasuki oleh pengunjung yang telah divaksin.