Kuliner
Jamur Pelawan, 'Truffle' Khas Negeri Aing Jamur pelawan yang bernilai tinggi. (foto: belitong island geopark)

ILMU kuliner Prancis amat menghargai jamur truffle. Bahkan saking tingginya nilai truffle, ahli kuliner menyebutnya sebagai berlian dapur. Namun, enggak cuma Prancis yang punya jamur bernilai tinggi, Indonesia juga punya 'berlian dapur'. Namanya jamur pelawan.

Jamur pelawan berasal dari Bangka. Jamur ini biasanya tumbuh di sekitar pohon pelawan. Dari sanalah namanya berasal. Penduduk asli Bangka menyebutnya sebagai kulat pelawan. Dalam bahasa Bangka, kulat berarti jamur.

Bagaimana jamur ini bernilai tinggi ya?

BACA JUGA:

Makanan Nasi Kentut, Khas Negeri Aing

Dalam setahun, kulat pelawan hanya tumbuh dua kali dan hanya bisa tumbuh dalam kondisi khusus. Untuk menumbuhkan jamur pelawan, harus ada musim kemarau selama 3 bulan dan hujan selama seminggu. Yang unik, masyarakat percaya bahwa perlu ada petir agar jamur pelawan bisa tumbuh. Unsur pada petir yang turun bersama hujan kabarnya bisa membuat kulat pelawan muncul pada pohon-pohon di hutan Bangka.

kulta pelawan
Jamur pelawan dijual dalam kondisi kering. (foto: Instagram @silvia_snackbangka)

Tidak mengherankan jika harga kulat pelawan amatlah mahal. Saat ini, sekilo kulat pelawan dihargai Rp2 juta-Rp3 juta. Wow!

Dalam kondisi segar, kulat pelawan berwarna merah muda dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Jamur ini punya tekstur kenyal, dengan aroma khas tanpa bau langu yang biasa dimiliki jamur lain.

gulai kulat pelawan
Dimasak gulai untuk sajian spesial Imlek. (foto: Instagram @tinakitchen.c)

Sayangnya, jamur pelawan tidak tahan lama. Setelah dipanen, jamur hanya mampu bertahan tiga hari. Itulah sebabnya, kulat pelawan selalu dijual dalam kondisi sudah dikeringkan. Masyarakat Bangka mengeringkan jamur pelawan selama 15 jam. Setelah itu, barulah jamur diolah. Untuk mengonsumsinya, jamur yang sudah kering direndam dalam air selama 12 jam. Setelah itu, batang jamur yang kecil haruslah dibilas untuk menghilangkan pasir yang terdapat di dalamnya.

Masyarakat Bangka biasa mengolah jamur pelawan menjadi gulai ayam atau udang. Gulai dibuat kental seperti kari dan dihidangkan pada acara-acara besar, seperti pernikahan atau Hari Raya Imlek.(dwi)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga
Travel
Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga

Sport Tourism akan hadir di Indonesia.

Mengenal Deretan Duel Unik di Negeri Aing
Tradisi
Mengenal Deretan Duel Unik di Negeri Aing

Negeri Aing memiliki sejumlah duel khas yang tidak ada di negara lain

Manis, Gurih, Legit, Awali Buka Puasa dengan Serabi Khas Nusantara
Kuliner
Manis, Gurih, Legit, Awali Buka Puasa dengan Serabi Khas Nusantara

Serabi memiliki banyak jenis di beberapa wilayah Indonesia.

'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo
Travel
'Queen Waterfall', Surga di Tengah Rimba Pulau Moyo

Lady Diana pernah ke destinasi ini.

Wisatawan Tetap Tertarik Liburan ke Yogyakarta di Akhir Tahun?
Travel
Wisatawan Tetap Tertarik Liburan ke Yogyakarta di Akhir Tahun?

Apakah Yogyakarta masih jadi destinasi favorit di tengah pandemi?

Makanan ini Dianggap Ekstrim di Luar Negeri
Kuliner
Makanan ini Dianggap Ekstrim di Luar Negeri

ak sedikit wisatawan mancanegara memasukan menu kuliner Indonesia ke dalam kategori makanan ‘ekstrim’.

Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022
Travel
Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022

harapan kami dari sektor pariwisata para pekerja pariwisata tahun depan, 2022 itu sudah mulai normal.

Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia
Travel
Kemenparekraf Kembangkan Wisata Halal di Indonesia

Indonesia sangat berpotensi memiliki destinasi wisata halal.

Laksamana Mengamuk Pereda Dahaga saat Berbuka Puasa
Kuliner
Laksamana Mengamuk Pereda Dahaga saat Berbuka Puasa

Bagi warga Riau, salah satu sajian es favorit untuk berbuka puasa ialah es laksamana mengamuk.

Garpu 'Metal', Andalan Tukang Siomay Negeri Aing
Kuliner
Garpu 'Metal', Andalan Tukang Siomay Negeri Aing

PERNAH memperhatikan garpu yang digunakan tukang siomay? kamu bertanya-tanya mengapa bentuknya seperti simbol tangan musik metal?