Kuliner
Jajanan Pasar Negeri Aing yang Bikin Semar Mabuk Semar mendem khas Semarang. (foto: Instagram @dapur.shanty_6)

DALAM dunia pewayangan, nama Semar selalu muncul sebagai punakawan. Namun, dalam dunia kuliner negeri aing, nama Semar hadir dalam bentuk kue dadar cantik. Apa hubungannya punakawan dalam pewayangan dengan jajanan pasar khas Solo, semar mendem? Hubungannya amat filosofis ternyata.

Nama semar mendem terdiri dari kata 'semar' yang mengacu pada punakawan Semar dan 'mendem' yang merupakan bahasa Jawa untuk 'mabuk'. Jadi secara harfiah, semar mendem berarti Semar mabuk. Dinamai demikian konon karena jajanan ini amat enak sehingga seorang Semar yang doyan makan pun dibuat mabuk.

BACA JUGA:

Bakso, Memang Tidak Ada Matinya di Negeri Aing

Selain itu, ada juga yang menyebut dinamai begitu karena bentuk semar mendem yang gemuk memang mirip dengan perawakan Semar yang gempal.

Namun, secara filosofi, Semar merupakan simbol kekuasaan. Oleh karena itu, lewat jajanan semar mendem, para pemegang kekuasaan diingatkan untuk tidak 'mendem' alias mabuk kekuasaan. Mereka haruslah amanah dan mengayomi rakyat. Wah, siapa sangka kan jajanan pasar sederhana seperti semar mendem ini punya makna yang amat mendalam.

Semar mendem sendiri terbuat dari ketan dengan isian ayam yang kemudian dibalut kulit dadar tipis. Tambahan saus santan yang manis-gurih membuat makanan ini makin lezat memabukkan.

RESEP SEMAR MENDEM

semar mendem
Semar mendem disebut membuat Semar mabuk. (foto: Instagram @resep_masakan_enak)

BAHAN-BAHAN

BAHAN DADAR

Telur - 4 butirTerigu - 2 sdmAir - 300 mlGaram - 1/2 sdtMinyak goreng - 1 sdt

BAHAN KETAN

Ketan, rendam minimal selama 1 jam - 300 gramSantan - 150 mlGaram - 1 sdmDaun pandan - 1 lembar

BAHAN ISIAN

Daging dada ayam, giling - 250 gramSantan - 100 mlDaun salam - 2 lembarLengkuas - 3 cmMinyak, untuk menumis - 3 sdm

BUMBU HALUS UNTUK ISIAN

Bawang merah - 4 butirBawang putih - 2 siungKemiri - 2 butirKetumbar - 1/4 sdtJinten - 1/4 sdtGaram - 1 sdtGula - 1 sdmSaus / Fla:Tepung beras - 2 sdmGula pasir - 4 sdmGaram - 1 sdtSantan - 200 ml

CARA MEMBUAT

PEMBUATAN DADAR1. Kocok lepas telur. Tuangkan santan. Aduk.

2. Masukkan tepung terigu dan garam. Aduk.

3. Tuang minyak. Aduk hingga tercampur rata dan tidak bergerindil.

4. Panaskan teflon lalu kecilkan apinya.

5. Tuang adonan dan buat dadar tipis hingga matang. Lakukan hingga semua adonan habis. Sisihkan.

PEMBUATAN KETAN

1. Tiriskan ketan yang sudah direndam. Kukus ketan selama 15 menit.

2. Sembari itu, masak santan, garam, dan daun pandan dalam panci atau wajan hingga matang/mendidih. Matikan api.

3. Angkat ketan kukus dan masukkan ke rebusan santan. Aduk-aduk hingga santan meresap semua ke ketan.

4. Kukus ketan kembali hingga matang selama 30 menit. Angkat dan sisihkan.

PEMBUATAN ISIAN

1. Tumis bumbu halus, daun salam, dan lengkuas hingga harum. Masukkan ayam giling. Aduk rata.

2. Tuang santan. Aduk rata dan masak hingga santan meresap dan jadi kering. Angkat dan sisihkan.

PEMBUATAN SAUS SANTAN

1. Dalam panci, campur semua bahan jadi satu. Aduk rata. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga kental dan matang. Angkat dan sisihkan.

PENYAJIAN

1. Kepal ketan jadi 10 buah. Ambil 1 kepal ketan kemudian pipihkan. Beri 1 sdt isian.Kepalkan lagi hingga membentuk segi empat pipih. Taruh di atas 1 lembar dadar. Lipat jadi bentuk amplop. Sisihkan. Lakukan hingga semua bahan habis.

2. Semar mendem siap disajikan dengan siraman saus/fla.(dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Piknik Asyik Sambil Ngabuburit di Keraton Candi Ratu Boko
Travel
Piknik Asyik Sambil Ngabuburit di Keraton Candi Ratu Boko

Kondisi geografis tersebut membuat area ini sangat cocok digunakan sebagai tempat bercengkerama bersama keluarga.

Tempat Berburu Kerajinan Tangan di Yogyakarta
Travel
Tempat Berburu Kerajinan Tangan di Yogyakarta

Selalu dukung produk lokal dengan membeli kerajinan tangan khas Yogyakarta.

Di Belakang Layar Film Dokumenter Eksperimental Kantata Takwa
Indonesiaku
Di Belakang Layar Film Dokumenter Eksperimental Kantata Takwa

Gitaris Kantata Takwa sekaligus pengusaha ternama tanah air tersebut meminta Erros mendokumentasikan konser Kantata di Gelora Bung Karno

Ngilu, Kikir Gigi Hanya Ada di Indonesia
Tradisi
Ngilu, Kikir Gigi Hanya Ada di Indonesia

tradisi ini dinilai dapat memberikan estetika pada gigi.

Ketika Macet Malah Jadi Wisata Alam di Negeri Aing
Travel
Ketika Macet Malah Jadi Wisata Alam di Negeri Aing

Menghabiskan waktu dengan makan dan gelar tikat saat macet memang paling abdol.

Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Ekosistem Budaya Rempah
Kuliner
Festival Bumi Rempah Nusantara untuk Ekosistem Budaya Rempah

Festival Bumi Rempah Nusantara bisa disaksikan di Indonesiana.tv.

Menikmati Romansa Panorama Sunset Sambil Barbequan di Ratu Boko
Travel
Menikmati Romansa Panorama Sunset Sambil Barbequan di Ratu Boko

Memandangi kota Yogyakarta di waktu malam di Candi Ratu Boko.

Bipang Halal Khas Pasuruan
Kuliner
Bipang Halal Khas Pasuruan

Memiliki cita rasa renyah, manis dan wangi.

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Travel
5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata

Wisata di Lumajang sangat cocok untuk self healing.

Menghitung Hari Baik dan Nahas pada Masyarakat Baduy
Tradisi
Menghitung Hari Baik dan Nahas pada Masyarakat Baduy

Baduy punya dua alat penting untuk menghitung hari baik dan nahas.