ITS Buat Cat Pelapis dan Stiker Antivirus Cat dan Stiker pelapis antivirus ITS. (Foto: Andika Eldon)

MerahPutih.com - Lagi-lagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali beronovasi. Kali ini Kepala Pusat Penelitian Material Maju dan Teknologi Nano ITS, Agung Purniawan dengan membuat cat pelapis dan stiker antivirus yang bertitel CoFilm+.

Pelapis dan stiker tersebut dibuat dengan teknologi Nano Copper (tembaga berukuran nano) yang telah diuji di Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair).

Baca Juga:

Gerakan Sosial Makin Efektif Lewat Inovasi Teknologi

Alhasil, 90 persen virus SARS COV-2 (Covid-19) bisa mati jika virus tersebut menempel di permukaan benda yang dilapisi cat CoFilm+ dalam waktu 10 menit.

Agung mengatakan, pemakaian teknologi Nano Copper dipilih sebab banyak digunakan sebagai material yang bisa membunuh berbagai virus dan bakteri.

"Copper merupakan satu-satunya bahan logam yang telah tersertifikasi EPA (Environmental Protection Agency) Amerika Serikat," ungkap Dr Agung saat dikonfirmasi, Jumat (26/3)

Diantara kelebihan CoFilm+ meliputi aplikasi yang mudah, mampu mendisinfeksi selama 24 jam dan menghemat biaya.

"CoFilm+ juga bisa mengurangi infeksi nosokomial atau infeksi yang diperoleh dari fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas," tandasnya.

Virus Corona. (Foto: WHO)
Virus Corona. (Foto: WHO)

Nantinya, Agung, harga di setiap item bergantung luas dan jenis benda yang akan ditempel.

"Misal, untuk pelapisan permanen per gagang pintu harganya diperkirakan mulai dari Rp20 ribu. Sedangkan untuk meja yang luasnya hingga 1,5 meter persegi harganya mulai Rp150 ribu. Harga tersebut sudah termasuk jasa coating dan maintenance," terangnya.

CoFilm+ juga tersedia dalam bentuk stiker laminasi antivirus ukuran A3 yang dibanderol mulai Rp60 ribu per lembar. Uji coba CoFilm+ juga dilakukan sejak Januari 2021 di sejumlah gagang pintu di perkantoran seperti Satu Atap Co-working Space dan PT. Bumi. (Andika Eldon/ Surabaya)

Baca Juga:

Jokowi Apresiasi Temuan dan Inovasi Buat Tangani Pandemi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Solo Buka Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Pemkot Solo Buka Pembelajaran Tatap Muka

Pemkot Solo memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang.

[HOAKS atau FAKTA]: Terawan Dapat Penghargaan dari WHO
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terawan Dapat Penghargaan dari WHO

“Piala Penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan..Woi Nazwa lihat tuh g usah Sombong loe”

Eks Pejabat Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno Divonis 8 Tahun Penjara
Indonesia
Usai Diciduk Bareskrim, Maaher At-Thuwailibi Tidur di Rumah Tahanan
Indonesia
Banyak  Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi
Indonesia
Banyak Agenda DPRD Jakarta Tertunda, PKS Heran PDIP dan PSI Ajukan Hak Interpelasi

Di situasi pandemi COVID-19 harusnya Legislatif dan Eksekutif harusnya bergotong royong menanggulangi virus corona. Bukan malah mengkeruh suasana dengan mempermasalahkan event mobil balap bertenaga listrik tersebut.

Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Tuntutan
Indonesia
Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Tuntutan

Nantinya dalam surat tuntutan, tim JPU akan secara detail menguraikan semua unsur perbuatan para terdakwa

DPRD DKI Ngotot Keluarga Turut Divaksin, Ombudsman Jakarta: Ini Sudah Ngaco
Indonesia
DPRD DKI Ngotot Keluarga Turut Divaksin, Ombudsman Jakarta: Ini Sudah Ngaco

"Ini sudah ngaco banget DPRD. Bilang saja, ombudsman bilang DPRD ngaco kalau minta anggota keluarganya minta divaksin," ketus Tegus

2 Informasi Pendidikan Beredar, Jaksa Agung Diminta Tetap Fokus Tegakkan Hukum
Indonesia
2 Informasi Pendidikan Beredar, Jaksa Agung Diminta Tetap Fokus Tegakkan Hukum

Kesungguhan Jaksa Agung dapat dilihat dari keberhasilannya menangani kasus-kasus besar seperti korupsi PT Asuransi Jiwasraya, korupsi PT ASABRI, suap Djoko S Tjandra.

Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi
Indonesia
Semburkan Awan Panas 4,5 Kilometer, Status Gunung Semeru Dievaluasi

Mengenai status gunung, saat ini Gunung Semeru masih berada pada level II atau 'Waspada' dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sedang melakukan evaluasi lebih lanjut.

Gojek dan Tokopedia Gabung Jadi GoTo
Indonesia
Gojek dan Tokopedia Gabung Jadi GoTo

Valuasi dari Gojek ketika merger dengan Tokopedia tentu akan bertambah signifikan. Paling tidak, diperkirakan valuasi Ketika Gojek dan Tokopedia merger mencapai USD20 miliar.