Ini Dampaknya jika Anak Sering Menggunakan Make Up Boleh digunakan, tapi jangan terlalu sering. (Foto: CBC)

MAKE up menjadi sebuah eksperimen yang membuat anak menjadi penasaran, terutama bagi anak perempuan. Melihat, Si kecil memoleskan pipi dengan blush on atau lipstick memang menggemaskan. Tapi jangan terlalu sering, karena ternyata bisa berdampak bagi kulitnya, lho.

Rasa penasaran biasanya timbul dari apa yang dilakukan ibunya. Si kecil bisa saja mencoba menggunakan make up ke wajahnya sendiri tanpa mengetahui fungsi sebenarnya. Warna-warni peralatan make up juga memicu rasa ingin tahu dan ingin mencobanya. Merangkum laman Hellosehat, berikut tiga dampak yang terjadi jika anak sering menggunakan make up.

Baca juga:

Jeruk Dekopon, Jurus enggak Cengeng Andalan Warga Magetan


1. Iritasi kulit

Dapat menyebabkan iritasi kulit. (Foto: Unsplash Annie Spratt)
Dapat menyebabkan iritasi kulit. (Foto: Unsplash Annie Spratt)

Kulit si kecil jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Itulah mengapa anak akan sangat rentan terkena iritasi kulit yang disebabkan oleh bahan kimia pada make up yang digunakan.

Penggunaan make up juga dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori kulit. Jika sisa make up tidak dibersihkan dengan baik dapat memicu peradangan kulit dan timbulnya jerawat. Jika kulit rusak, anak akan kehilangan rasa percaya dirinya yang kemudian berdampak saat ia berada di lingkungan tertentu.

Dalam kasus ringan, wajah anak bisa terlihat memerah dan agak perih. Namun pada kasus parah, bisa membuat wajah berlubang serta tumbuhnya jerawat di usia dini. Sangat disarankan untuk segera mengkonsultasikan ke dokter jika terjadi iritasi pada wajah anak.


2. Mengalami penuaan dini

Berpengaruh pada hormon si kecil. (Foto: Unsplash Freestocks)
Berpengaruh pada hormon si kecil. (Foto: Unsplash Freestocks)

Penggunaan make up pada wajah anak membuat sel kulit sulit untuk bernapas. Pada akhirnya kulit menjadi tak bisa membentuk sel kulit baru dan berujung pada penuaan dini.

Baca juga:

Hand Sanitizer Bekal Lawan Virus di Fase New Normal

3. Wajah anak terlihat kasar

Kulit menjadi sulit menyerap nutrisi. (Foto: Unsplash Freestocks)
Kulit menjadi sulit menyerap nutrisi. (Foto: Unsplash Freestocks)

Zat yang ada pada make up mampu merusak kelembaban wajah anak, jika digunakan dalam jangka waktu lama. Wajah anak yang sensitif sangat mudah menjadi kasar serta lebih tebal dan sulit menyerap nutrisi.

Dampak dari menggunakan make up yang diderita orang dewasa juga bisa alami oleh anak-anak, jika jumlah penggunaannya sama banyak. Maka dari itu, orangtua harus menjaga penggunaan make up bagi anak untuk menjauhkannya dari bahaya kesehatan.

Melansir laman Alodokter, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan:

1. Pastikan membeli make up yang diformulasikan khusus untuk anak atau remaja.

2. Pilih make up dengan bahan dasar alami, sehingga lebih aman untuk digunakan oleh si kecil.

3. Pastikan makeup memiliki izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

4. Hindari produk make up berbahan dasar minyak karena bisa memicu jerawat.

5. Ganti peralatan setiap enam sampai 12 bulan sekali.

6. Pastikan si kecil menghapus make up dengan bersih dan mencuci wajah. (and)

Baca juga:

Cara Bijak Hindari Anak Kecanduan Gadget di Fase Kenormalan Baru


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH