Terungkap Lewat OTT KPK, Ini Modus Ijon Proyek dalam Kasus Bupati Bekasi

ImanKImanK - Sabtu, 20 Desember 2025
Terungkap Lewat OTT KPK, Ini Modus Ijon Proyek dalam Kasus Bupati Bekasi

Kasus korupsi yang menjerat Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang. Foto Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus korupsi yang menjerat Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang, membuka tabir praktik ijon proyek sebuah modus transaksi gelap yang selama ini jarang dibedah secara rinci ke publik.

Pengungkapan ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desember 2025 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Berbeda dari makna tradisional “ijon” dalam sektor pertanian (jual beli hasil panen sebelum waktu), ijon proyek merujuk pada pemberian uang muka oleh pihak swasta untuk “mengamankan” proyek pemerintah sebelum proses resmi berjalan.

Kemudian uang muka itu menjadi “tiket” agar proyek tertentu jatuh ke tangan pemberi setoran.

Baca juga:

Terjaring OTT KPK, Bupati Bekasi Ade Kunang Punya Harta Rp 79 Miliar

Apa Itu Ijon Proyek?

Secara sederhana, ijon proyek adalah kesepakatan informal dan ilegal antara pihak swasta dan pihak berpengaruh di pemerintahan daerah.

Pihak swasta membayar di awal (commitment fee), sementara pihak berkuasa menjamin proyek dipesan baik melalui pengaturan tender, penentuan pemenang, atau pengondisian teknis lain.

Dalam perkara Bekasi, KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga sebagai setoran awal. Temuan ini menjadi bukti permulaan paling signifikan hingga penetapan tersangka pada 20 Desember 2025.

Kronologi Singkat OTT Bekasi

Ijon Proyek Adalah

  • 18 Desember 2025: OTT dilakukan, 10 orang diamankan.

Baca juga:

OTT KPK di Kabupaten Bekasi, Ayah Bupati Ade Kunang Turut Ditangkap

  • 7 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan intensif, terdiri dari 1 penyelenggara negara (Bupati Bekasi) dan 6 pihak swasta.

  • Uang ratusan juta rupiah disita sebagai dugaan setoran awal ijon proyek.

  • 20 Desember 2025: KPK menetapkan tersangka. Ruang kerja bupati turut disegel.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan, ayah Bupati Bekasi termasuk pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

"Untuk di wilayah Bekasi, tim kemarin mengamankan 10 orang, yang kemudian 7 di antaranya dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (19/12) malam.

Skema Ijon Proyek: Sederhana, Terstruktur

Baca juga:

KPK Sebut OTT Bupati Bekasi terkait Dugaan Suap Proyek, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

  1. Pihak swasta membayar uang muka sebelum proses pengadaan.

  2. Perantara menerima dan mengalirkan dana.

  3. Pemegang kuasa di daerah memastikan proyek “dipesan”.

  4. Pengondisian tender dilakukan agar pemenang sesuai kesepakatan.

Skema ini tampak ringkas, namun efektif menutup ruang kompetisi sehat dan merusak integritas pengadaan barang/jasa.

Dampak Sistemik Ijon Proyek

  • Merusak persaingan usaha dan kualitas proyek.

  • Meningkatkan biaya karena fee ilegal dibebankan ke anggaran.

  • Menggerus kepercayaan publik pada pemerintah daerah.

  • Menciptakan lingkaran patronase antara penguasa dan swasta.

LHKPN Ade Kunang

Berdasarkan LHKPN terakhir (11 Agustus 2025), Ade Kuswara Kunang tercatat memiliki harta sekitar Rp79,16 miliar, terdiri dari puluhan bidang tanah/bangunan, kendaraan mewah, harta bergerak lain, serta kas. Data ini ikut menjadi sorotan publik seiring proses hukum berjalan.

#Ijon Proyek Adalah #H.M. Kunan #Ade Kuswara Kunang #KPK #Bupati Bekasi #Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
KPK masih gunakan sprindik umum dan telah mengamankan barang bukti Rp1,5 miliar terkait kasus dugaan korupsi di Pemkab Bogor
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Sempat Heboh Isu OTT Bogor, KPK Temukan Barbuk Rp 1,5 M tapi Belum Ada Tersangka
Indonesia
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan barang bukti Rp 665 juta disita dari ruangan Kepala Bagian Akademik Unsoed sekaligus panitia penerimaan mahasiswa baru, ES.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 22 Agustus 2026
Duit Rp 764 Diamankan KPK Dalam Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed
Berita Foto
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Tersangka yang juga Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Rakhmad Sodiq berjalan menuju mobil tahanan di KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
Pakai Rompi Oranye, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka Dugaan Suap Penerimaan Maba
Indonesia
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Terlibat Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK membongkar kasus korupsi di Unsoed. Rektor hingga wakil rektor Unsoed menjadi tersangka.
Soffi Amira - Sabtu, 22 Agustus 2026
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Terlibat Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru
Berita Foto
Terjerat OTT, KPK Resmi Tetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Tersangka
Keterangan pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq di KPK, Jakarta, Sabtu (21/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
Terjerat OTT, KPK Resmi Tetapkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Tersangka
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq
etugas menunjukkan barang bukti uang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Rektor Unsoed di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 22 Agustus 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq
Berita Foto
Toyota Hilux Rangga Disulap KPK Jadi Mobil Tahanan Baru, Tampil Gagah dengan Hitam Doff
Petugas melakukan pengecekan mobil tahanan baru jenis Toyota Hilux yang terparkir di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Toyota Hilux Rangga Disulap KPK Jadi Mobil Tahanan Baru, Tampil Gagah dengan Hitam Doff
Indonesia
Bukan Cuma Kerugian Rp 622 Miliar, Jaksa Ungkap Dampak Dugaan Korupsi Kuota Haji pada Jemaah
Jaksa KPK menilai dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 tak hanya merugikan negara Rp622 miliar, tetapi juga berdampak pada hak masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Bukan Cuma Kerugian Rp 622 Miliar, Jaksa Ungkap Dampak Dugaan Korupsi Kuota Haji pada Jemaah
Indonesia
Amplop SGD 14.000 Jadi Sorotan, KPK Periksa Stafsus Menhut dalam Kasus Bupati Kuansing
KPK memeriksa Stafsus Menhut Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi kasus Bupati Kuansing. Pemeriksaan terkait amplop SGD 14.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Amplop SGD 14.000 Jadi Sorotan, KPK Periksa Stafsus Menhut dalam Kasus Bupati Kuansing
Indonesia
OTT Rektor Unsoed, KPK Temukan Uang Ratusan Juta yang Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq. Uang tersebut diduga terkait pengkondisian penerimaan mahasiswa baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
OTT Rektor Unsoed, KPK Temukan Uang Ratusan Juta yang Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
Bagikan