Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Hublot Perkenalkan MP-10 Tourbillon Titanium dengan Sistem Energi Berat 

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 30 Januari 2024
Hublot Perkenalkan MP-10 Tourbillon Titanium dengan Sistem Energi Berat 

Hublot MP-10 tanpa dial, jarum, dan lume. (Foto: Hublot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KEBERANIAN dan kegilaan Hublot dalam dunia jam tangan tampaknya tetap tak terhentikan dengan pengenalan MP-10 Tourbillon Weight Energy System Titanium. Meski mungkin terlihat tidak konvensional dan membingungkan, Hublot tidak terlalu memikirkan pandangan kritis, sejalan dengan pendekatan nan unik dan tidak terikat pada ekspektasi konvensional.

MP-10 Tourbillon Weight Energy System hadir dengan kaliber baru yang mencakup 592 komponen, dua bobot linier, turbin miring, dan indikator cadangan daya melingkar. Desain tanpa dial membuat jam tangan ini unik. Indikasi waktu dan cadangan daya dibaca langsung dari kaliber itu sendiri melalui empat rol berputar. Sistem belitan baru menampilkan dua beban emas putih berosilasi yang memutar mesin jam dua arah.

BACA JUGA:

Hublot dan Takashi Murakami Luncurkan Arloji Terbuat dari Kristal Safir

MP-10 Tourbillon Weight Energy System Titanium dikemas dalam wadah titanium microblasted berukuran besar dengan dimensi 54 x 41 x 22mm. Produksi jam tangan ini dibatasi hanya 50 unit dengan harga CHF 250.000 (Rp 4,5 miliar).

hublot

Hublot MP-10 dibuat terbatas hanya 50 unit di dunia. (Foto: Hublot)

Keunikan desainnya yang berani dan eksklusivitasnya menciptakan daya tarik yang sulit diabaikan, meskipun mungkin tidak cocok untuk semua orang. Seperti halnya pendekatan Hublot, MP-10 ini terus mengekspresikan keberanian dan kreativitas di tengah dunia jam tangan yang sering kali terikat dengan tradisi dan norma.

Jam tangan MP-10 menggunakan bahan casing dari titanium microblasted yang membuatnya terlihat mengilap. Sementara itu, bagian pergelangannya terbuat dari karet hitam dengan gesper yang menggunakan bahan titanium, membuatnya terlihat kian berkelas. (waf)

Baca juga:

Ganti Strap dengan Mudah, Hublot Perkenalkan Big Bang One Click

#Jam Tangan #Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan