[Hoaks atau Fakta]: Mahfud MD Sebut Pelaku Bom Katedral Makassar Pecatan Polisi Bom meledak di Katedral Makassar. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Sebuah akun facebook bernama Hasbywwcom Adi mengunggah tangkapan layar berupa artikel dari portal media.

Dalam artikel Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut jika pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasaar merupakan pecatan polisi.

Artikel tersebut diposting Hasbywwcom tertanggal 28 maret 2021 pada pukul 11.45 WIB.

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Sejumlah Terduga Teroris Setelah Bom Makassar

NARASI

“Mahfud MD: Pelaku Bom Gereja Katedra Makassar 3 Oknum Polisi Suku Batak, hobi Mabuk Miras, Beragama Protestan, Yang Sakit Hati Karena Dipecat”.

FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran melalui index berita kompas.com berdasarkan keterangan tanggal dan jam, tidak ditemukan artikel dengan tampilan sampul serta judul seperti demikian.

Terdapat beberapa artikel pada 28 maret 2021 yang menampilkan statement dari Mahfud MD terkait peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Makassar. Tapi tidak terdapat pernyatan seperti pada narasi tangkapan layar akun facebook Hasbywwcom Adi.

Tangkapan layat hoaks. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layat hoaks. (Foto: Mafindo)

Sementara foto Mahfud MD dalam tangkapan layar tersebut setelah ditelusuri menggunakan google image, ditemukan beberapa artikel dari media massa yang menggunakan foto tersebut dan merupakan foto dari dokumen Humas Kemenko Polhukam.

Faktanya kedua pelaku pengeboman di Katedral Makassar merupakan pasangan suami istri berinisial L (suami) dan YSF (istri). keduanya tertangkap kamera berboncengan sepeda motor sebelum meladakkan diri.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan pernyataan Mahfud MD yang menyebut pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasaar merupakan pecatan polisi dari suku Batak dapat dikategorikan sebagai konten tiruan atau imposter content. (Asp)

Baca Juga:

Kapolri Pastikan Pengobatan Korban Bom Makassar Ditanggung Negara

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
M-Banking BCA Alami Gangguan, Manajemen Minta Maaf
Indonesia
M-Banking BCA Alami Gangguan, Manajemen Minta Maaf

Nasabah mengalami kendala atau membutuhkan informasi, nasabah dapat menghubungi contact center HaloBCA 1500888, twitter @halobca atau web chat www.bca.co.id.

Kasus Intoleran Perusakan Makam di Solo, Kemendikbud Diminta Turun Tangan
Indonesia
Kasus Intoleran Perusakan Makam di Solo, Kemendikbud Diminta Turun Tangan

Antonius Benny Susetyo mengatakan, kasus ini menyangkut pendidikan sejak dini, jangan diajarkan kebencian.

42 KK Sempat Terisolasi Akibat Jembatan di Kediri Diterjang Banjir Bandang
Indonesia
42 KK Sempat Terisolasi Akibat Jembatan di Kediri Diterjang Banjir Bandang

Saat ini tengah dilakukan pemasangan bronjong agar kerusakan yang di area jembatan tidak semakin parah.

Menkominfo Dorong Kolaborasi Gerakan Menuju Smart City 2022
Indonesia
Menkominfo Dorong Kolaborasi Gerakan Menuju Smart City 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendorong kolaborasi bersama mewujudkan Kota Cerdas di Indonesia untuk memperluas titik pertumbuhan digital di seluruh tanah air.

Pengawasan Kendor, Segel Bangunan Liar di Muara Angke Dicopot
Indonesia
Pengawasan Kendor, Segel Bangunan Liar di Muara Angke Dicopot

Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Jakarta Utara patut dipertanyakan. Sebab, segel atau garis Satpol PP yang terspasang di bangunan liar di Kawasan Pelabuhan Perikanan Muara Angke dicopot.

Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON
Indonesia
Hotel Grand Cempaka Jadi Tempat Karantina Atlet DKI Sepulang dari PON

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat sebagai tempat karantina kontingen Atlet DKI sepulang PON.

PKS Nilai Usul Golkar soal Pembubaran Kementerian BUMN Mengada-ada
Indonesia
PKS Nilai Usul Golkar soal Pembubaran Kementerian BUMN Mengada-ada

"Usulan pembubaran Kementerian BUMN tidak memiliki alasan kuat sama sekali. Kalau alasanya Kementerian BUMN menyebabkan hilangnya kultur profesionalisme, itu alasan yang terlalu mengada-ada," kata Amin Ak

Bejo Sugiantoro Keliling Kampung untuk Semprotkan Disinfektan Secara Gratis
Indonesia
Bejo Sugiantoro Keliling Kampung untuk Semprotkan Disinfektan Secara Gratis

Hal itu ia lakukan secara gratis tanpa meminta biaya sepeser pun bagi yang menginginkan.

[HOAKS atau FAKTA]: Virus Omicron Hanya Dibuat-buat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus Omicron Hanya Dibuat-buat

Sebuah akun Twitter dengan nama pengguna “PaulDoodly” mengunggah sebuah video yang menunjukkan sekelompok orang tengah mendokumentasikan sesuatu di rumah sakit.

Pusako Ingatkan Jokowi Punya Wewenang Melantik 57 Pegawai KPK Jadi PNS
Indonesia
Pusako Ingatkan Jokowi Punya Wewenang Melantik 57 Pegawai KPK Jadi PNS

"Jangan semuanya diserahkan ke presiden, Itu kewenangan pejabat pembina," kata Jokowi dalam pertemuan dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Kepresidenan, Rabu (15/9).