[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Lantik HRS Jadi Menteri Agama Gantikan Gus Yaqut Terdakwa Rizieq Shihab saat menjalani sidang putusan kasus kerumunan Megamendung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Beredar video berjudul “HABIB RIZIEQ JD MENAG? JOKOWI & DPR SEPAKAT BEBASKAN HRS & LANGSUNG DILANTIK JD MENAG GANTIKAN YAQUT” yang diunggah di kanal Youtube Gajah Mada TV pada 5 Maret 2022.

Pada gambar thumbnail video tersebut, terdapat gambar Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlihat menggenggam tangan KH Ma’ruf dan Habib Rizieq dan narasi: “JOKOWI BEBASKAN HABIB RIZIEQ & BAWA HABIB RIZIEQ KE ISTANA?”, “HABIB RIZIEQ JADI MENAG? JOKOWI & DPR SEPAKAT”, BEBASKAN HRS & LANGSUNG DILANTIK JD MENAG GANTIKAN YAQUT.”

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Mantan Mendikbud M.Nuh Meninggal Dunia 4 Maret 2022

Cek fakta:

Faktanya, sampai saat ini Menteri Agama masih Yaqut Cholil Qoumas. Selain itu, foto thumbnail di video itu adalah hasil editan dari foto ketika Presiden Joko Widodo menggenggam tangan Habib Luthfi dan KH Ma’ruf pada saat menghadiri Festival Sholawat Piala Presiden 2018.

Di video berdurasi 8 menit 34 detik itu sendiri tidak ada sama sekali informasi tentang resuffle kabinet atau pergantian Menteri Agama seperti yang disajikan di judul dan thumbnail. Dilansir dari situs resmi kemenag.go.id, saat ini Menteri Agama masih dijabat oleh Yaqut Cholil Qoumas.

Foto: Mafindo

Sementara foto Presiden Jokowi yang asli, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Genggaman Tangan Jokowi dengan Habib Luthfi dan KH Ma’ruf Amin” yang terbit di situs Detikcom pada 24 Februari 2018.

Kesimpulan:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan dan membawa Habib Muhammad Rizieq Shihab ke istana serta melantik Rizieq menjadi Menteri Agama menggantikan Yaqut Cholil Qoumas merupakan konten yang dimanipulasi. (Knu)

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Truk Pengangkut Rudal Indonesia Buat Ukraina Terguling

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit
Indonesia
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit

Berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang.

PKS: Harus Ada Keterwakilan Perempuan di KPU dan Bawaslu
Indonesia
PKS: Harus Ada Keterwakilan Perempuan di KPU dan Bawaslu

Perbedaan pengalaman yang dimiliki oleh perempuan yang tidak dialami oleh laki-laki menjadi salah satu alasan keniscayaan.

Pegawai Lembaga Eijkman Akan Diintegrasikan ke BRIN
Indonesia
Pegawai Lembaga Eijkman Akan Diintegrasikan ke BRIN

Lembaga Biologi Molekuler Eijkman diintegrasikan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Skema Ganjil Genap dan One Way saat Volume Jalan Tol Meningkat
Indonesia
Skema Ganjil Genap dan One Way saat Volume Jalan Tol Meningkat

Guna mengantisipasi lonjakan pemudik, polisi akan menerapkan skema pengaturan arus lalu lintas seperti ganjil genap (gage) dan one way.

Servernya Diisukan Dibobol Hacker Tiongkok, Ini Reaksi BIN
Indonesia
Servernya Diisukan Dibobol Hacker Tiongkok, Ini Reaksi BIN

BIN pun bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Ridwan Kamil Bakal Cegat Pemudik Yang Belum Divaksin
Indonesia
Ridwan Kamil Bakal Cegat Pemudik Yang Belum Divaksin

Langkah tersebut merupakan upaya Pemda Provinsi Jawa Barat, untuk menjaga warga yang mudik tetap sehat dan tidak menularkan kepada keluarganya.

Waspada Peningkatan COVID-19 Jelang Nataru, Kapolri: Tak Boleh Lalai
Indonesia
Waspada Peningkatan COVID-19 Jelang Nataru, Kapolri: Tak Boleh Lalai

Karena di negara tetangga kita masih terjadi fluktuasi terhadap angka covid

KPK Usung Program Penyuluh Antikorupsi dalam Pertemuan G20 ACWG
Indonesia
KPK Usung Program Penyuluh Antikorupsi dalam Pertemuan G20 ACWG

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dian Novianthi menyatakan, partisipasi publik dan pendidikan antikorupsi tidak kalah penting dengan upaya pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi (Tipikor).

PPKM Level 4, Diskotek dan Bioskop di Jakarta Belum Diizinkan Buka
Indonesia
PPKM Level 4, Diskotek dan Bioskop di Jakarta Belum Diizinkan Buka

Aturan tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 495 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2021 pada Sektor Usaha Pariwisata.