[HOAKS atau FAKTA]: ILC Dilarang Tayang oleh Pemerintah Tangkapan layar hoaks soal ILC dilarang pemerintah. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar hasil tangkapan layar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa tayangan televisi ILC (Indonesia Lawyers Club) telah dilarang penayangannya oleh pemerintah.

Narasi itu pun menyebutkan bahwa pelarangan ini dilakukan karena pemerintah tidak menginginkan kritik dari masyarakat.

NARASI:

“Kalau betul butuh kritikan, kenapa ILC di larang tayang?

Kalo ILC aja gak boleh tak perlu basa basi pak dee

Coba kasi bukti..

Tayangkan ILC kembali”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sibuk Makan Warteg Saat Jakarta Tenggelam Banjir

FAKTA:

Namun, setelah dilakukan penelusuran Mafindo melalui beberapa artikel terkait, tidak ditemukan hal-hal berbau politis seperti pelarangan ataupun pencabutan izin oleh pemerintah tentang penayangan program ILC di televisi.

Melansir dari artikel detikcom, pihak Tv One menyatakan bahwa berhentinya penayangan program ILC dikarenakan masa kerja sama antara pihak Tv One dengan pemegang hak siar ILC telah berakhir di tahun 2020.

Sebelumnya, pengumuman mengenai cuti panjang ILC pun telah disampaikan Karni Ilyas, pemimpin redaksi Tv One sekaligus presenter program ILC lewat akun Twitter resminya.

Karni Ilyas pun menyatakan bahwa berhentinya penayangan program ILC ini dilakukan berdasarkan keputusan manajemen Tv One.

Dear pencinta ILC: Sekalian kami umumkan edisi ini adalah episode terakhir akhir tahun ini dan merupakan episode perpisahan. Sebab mulai tahun depan berdasarkan keputusan manajemen TV One, ILC dicutipanjangkan sementara waktu,” ungkapnya.

Tangkapan layar hoaks soal ILC dilarang pemerintah. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar hoaks soal ILC dilarang pemerintah. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Meskipun penayangannya di stasiun televisi berakhir, program ILC sendiri masih akan tayang namun dengan bentuk yang berbeda. Pihak TV One dan pemegang hak siar ILC berpandangan bahwa program ILC memiliki potensi untuk dapat berkembang lebih pesat di platform digital.

Pihak TV One menilai, platform digital menjadi media utama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas sebuah informasi, termasuk informasi berita. Selain itu, platform digital diprediksi akan lebih dominan dalam memenuhi informasi masyarakat.

Penjelasan di atas menandakan bahwa berhentinya program ILC bukan karena intervensi pemerintah.

Bahkan, ILC masih akan tayang dan akan dikembangkan dengan jangkauan masyarakat yang lebih luas lagi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Keluarkan Larangan Salat Jumat

KESIMPULAN:

Klaim tersebut salah. Faktanya, berakhirnya penayangan program ILC pada Desember kemarin dikarenakan habisnya periode kerja sama antara pihak Tv One dengan pemegang hak siar ILC.

Jadi dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa program ILC diberhentikan karena dilarang oleh pemerintah adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Esemka Produksi Mobil Sport

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Dalami Aliran Duit Suap Eks Penyidik Robin Lewat Aliza Gunado
Indonesia
KPK Dalami Aliran Duit Suap Eks Penyidik Robin Lewat Aliza Gunado

Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi

Cek Pembelajaran Tatap Muka di Solo, Ganjar Minta Waspadai Klaster Sekolah
Indonesia
Cek Pembelajaran Tatap Muka di Solo, Ganjar Minta Waspadai Klaster Sekolah

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengecek uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di MAN 1 Solo, Jawa Tengah, Senin (29/3).

Luncurkan JakOne Artri, Bank DKI Bantu Masyarakat Tambah Penghasilan dari Sampah
Indonesia
Luncurkan JakOne Artri, Bank DKI Bantu Masyarakat Tambah Penghasilan dari Sampah

Bank DKI meluncurkan aplikasi JakOne Artri. Aplikasi ini membantu nasabah dan masyarakat untuk berpartisipasi peduli terhadap sekaligus menambah penghasilan dari sampah.

Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar
Dunia
Selandia Baru Beri Sanksi Bagi Petinggi Militer Myanmar

Selandia Baru akan memastikan program-program bantuannya tidak melibatkan dan menguntungkan pemerintah junta militer Myanmar.

Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta
Indonesia
Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta

Polri dan TNI melakukan apel gelar pasukan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara.

Trump Sempat Ajukan Penyerangan Fasilitas Nuklir Iran
Dunia
Trump Sempat Ajukan Penyerangan Fasilitas Nuklir Iran

Presiden AS Donald Trump pada pekan lalu sempat mengajukan opsi untuk menyerang situs nuklir utama milik Iran.

Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap
Indonesia
Tito Dukung Sosialisasi UU Ciptaker Secara Transparan Agar Ada Amunisi Bersikap

Tito juga mengingatkan akan kesulitan-kesulitan yang akan terjadi

Bos Telkomsel Mangkir dalam Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Bos Telkomsel Mangkir dalam Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi

Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direksi PT Telkomsel Edi Witjara tidak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Pengungsi Merapi Keluhkan Kekurangan Air Bersih dan Ruangan Panas
Indonesia
Pengungsi Merapi Keluhkan Kekurangan Air Bersih dan Ruangan Panas

Salah seorang pengungsi lansia Arjo Dinomo (67) mengatakan, air di barak pengungsian terkadang tidak menyala.

3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan
Indonesia
3 Orang Meninggal Ditembak di Cafe, PSBB Jakarta Lemah Penindakan

Terjadi penembakan oleh Bripka CS pada Kamis (25/2) dini hari di Kafe Raja Murah (RM) Cengkareng. Dalam peristiwa tersebut tiga orang meninggal dunia.