[HOAKS atau FAKTA] : Barack Obama Nyatakan Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 13 Februari 2024
[HOAKS atau FAKTA] : Barack Obama Nyatakan Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebuah video yang menampilkan suara Barack Obama mendukung paslon nomor urut 01 Anies–Muhaimin (AMIN) pada Pemilu 2024, ramai disebarkan di Whatsapp Grup.

Narasi

Beredar sebuah konten video di Whatsapp yang berisi gambar Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Pada video tersebut, terdengar suara Barack Obama menyatakan dukungannya kepada Capres-Cawapres 01 Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar (AMIN).

Berikut ucapannya: “Salam, I’m Barack Obama. Former American President, masa kecil di Jakarta. Saya berdoa Indonesian people vote Anies – Muhaimin and political dynasty down. This is the time for the Indonesian people to make changes. Agar ekonomi keluarga membaik, harga sembako murah, and demokrasi selamat. God bless Indonesia.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ribuan Ulama NU Ikut Komando Ma’ruf Amin Dukung Anies

Konten tersebut disebarkan dengan narasi sebagai berikut: “Dikalangan Jurnalis beredar!! Suara dukungan 01 ex. Presiden Obama Terhadap Pilpres Jujur Adil Langsung Bebas Rahasia 2024”

Fakta

Setelah dilakukan penelusuran Tim Turn Back Hoaks melalui akun resmi Barack Obama, tidak ditemukan bukti valid bahwa Obama mengeluarkan pernyataan dukungan kepada AMIN sebagaimana klaim yang beredar.

Selain itu, ketika dilakukan penelusuran mengenai keaslian audio yang dicantumkan melalui salah satu mesin pendeteksi suara AI, elevenlabs.io, ditemukan fakta bahwa probabilitas dari suara AI tersebut mencapai 93 persen.

Artinya, kemungkinan besar audio Barack Obama yang beredar dihasilkan oleh fitur AI Voice Cloning pada platform elevenlabs.io.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pool Bus di Tasikmalaya Dibakar Gara-Gara Dukung Anies

Dengan demikian, klaim yang menyebut adanya dukungan Barack Obama terhadap AMIN, tidak benar.

Sebelumnya pernah beredar hoaks serupa dengan klaim suara Surya Paloh memarahi Anies Baswedan serta suara rekaman percakapan Ganjar dan Megawati. Keduanya merupakan konten yang dihasilkan oleh teknologi Voice AI.

Kesimpulan

Faktanya, di akun resmi Barack Obama tidak ditemukan konten dukungan sebagaimana klaim video.

Selain itu, audio yang beredar merupakan konten yang dihasilkan oleh AI. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil pemindaian melalui mesin pendeteksi AI elevenlabs.io yang menunjukkan hasil probabilitas sebesar 98 persen.

Artinya, kemungkinan besar konten audio tersebut dihasilkan oleh fitur AI Voice Cloning Elevenlabs. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ribuan Warga Madura dan Jawa Timur Boikot Kampanye Prabowo-Gibran

##HOAKS/FAKTA #Barack Obama #Anies Baswedan #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan