[HOAKS atau FAKTA]: Australia Jatuhkan Puluhan Bom ke Wilayah Indonesia Tangkapan layar soal hoaks Australia jatuhkan puluhan bom ke wilayah Indonesia. (Foto: Kominfo.go.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah informasi di media sosial Facebook yang mengklaim Australia telah menjatuhkan puluhan bom di wilayah Indonesia.

Tindakan tersebut dilakukan untuk memberikan peringatan kepada Indonesia dan sekutunya, dengan narasi:

"Australia memberi pernyataan soal insiden pembuangan bom oleh jet tempurnya di perairan Indonesia. Australia menegaskan, hal itu sengaja dilakukan di wilayah konflik demi memberi peringatan terhadap Indonesia dan sekutunya."

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Sajadah dan Panduan Islam Jadi Bingkisan Piala Dunia Qatar

FAKTA:

Faktanya, informasi tersebut dipastikan hoaks.

Klaim Australia telah menjatuhkan puluhan bom ke wilayah Indonesia adalah tidak benar.

Narasi pada konten tersebut telah mencatut dan menyunting berita dari detik.com yang terbit pada Senin, 22 Juli 2013 silam.

Berita asli dari detik.com berisi penjelasan militer Amerika Serikat terkait insiden pembuangan bom oleh jet tempur mereka di perairan Australia.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bendera Khilafah Berkibar di Pembukaan Piala Dunia Qatar

KESIMPULAN:

Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Sebab, tak ada peristiwa penjatuhan bom dari Australia ke wilayah Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Jokowi Naikkan Pajak Ekspor Nikel 1.000 Persen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenag Gunakan Kriteria Baru Tentukan Hilal Awal Bulan Hijriah
Indonesia
Kemenag Gunakan Kriteria Baru Tentukan Hilal Awal Bulan Hijriah

Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan kriteria baru penentuan awal bulan Hijriah mulai tahun 2022.

Demokrat akan Kulik Tiga Hal Ini saat Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu
Indonesia
Demokrat akan Kulik Tiga Hal Ini saat Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu

Kapoksi Partai Demokrat di Komisi II DPR Anwar Hafid mengungkapkan, ada tiga hal penting yang akan dikonfirmasi pihaknya saat uji kelayakan dan kepatutan anggota KPU dan Bawaslu berlangsung.

Kesiapan Ganjar Jadi Capres Isyaratkan PDIP Segera Bentuk Koalisi
Indonesia
Kesiapan Ganjar Jadi Capres Isyaratkan PDIP Segera Bentuk Koalisi

Pernyataan kesiapan Ganjar Pranowo menjadi capres merupakan isyarat PDI Perjuangan untuk segera membentuk koalisi.

Survei SMRC: Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi Turun 3 Bulan Terakhir
Indonesia
Survei SMRC: Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi Turun 3 Bulan Terakhir

Kepuasan publik pada kinerja Presiden Jokowi mengalami penurunan dalam tiga bulan terakhir.

Protes Pemecatan Terawan, Anggota DPR: Sama Saja Melecehkan Presiden Jokowi
Indonesia
Protes Pemecatan Terawan, Anggota DPR: Sama Saja Melecehkan Presiden Jokowi

“Kenapa dia harus diberi sanksi bahkan dipecat seperti itu?,” ucap Ribka dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/3).

Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas Angka 6 Ribu Per Hari
Indonesia
Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas Angka 6 Ribu Per Hari

Penambahan kasus harian COVID-19 kembali diatas angka 6 ribuan per hari. Pada Rabu (9/11) dilaporkan ada tambahan 6.186 kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo
Indonesia
Anggota TNI Dikabarkan Tertembak di Kantor Polisi Dekai Yahukimo

Tim dari Propam Polda Papua sudah berangkat ke Dekai untuk menyelidiki kasus yang menyebabkan satu orang tentara TNI AD di sana luka tembak di bagian pahanya.

Libur Lebaran, SIM Mati Bisa Diperpanjang Tanpa Buat Baru sampai Tanggal 17 Mei
Indonesia
Libur Lebaran, SIM Mati Bisa Diperpanjang Tanpa Buat Baru sampai Tanggal 17 Mei

Masyarakat mendapatkan kemudahan untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pasokan Distributor Berkurang, Minyakita Langka di Solo
Indonesia
Pasokan Distributor Berkurang, Minyakita Langka di Solo

Ketiadaan Minyakita pun dikeluhkan konsumen yang membutuhkan minyak goreng murah, kalaupun ada barangnya, harganya di atas HET.

Ganjar Unggul Dalam Survei Pemilih Kritis
Indonesia
Ganjar Unggul Dalam Survei Pemilih Kritis

Dalam survei terakhir (8—10 Februari 2022), sampel sebanyak 1.268 responden dipilih secara acak dari populasi tersebut dengan metode double sampling dan random digit dialing.