[Hoaks atau Fakta]: Aceh Kembali Minta Merdeka Tangkapan layar hoaks tentang kemerdekaan Aceh. (Foto: Mafindo)

MerahPutih.com - Akun Facebook bernama Imbalo Helgha membagikan tautkan sebuah link video YouTube yang diklaim bila Aceh kembali meminta kemerdekaan ke group BERITA PAPUA MERDEKA.

Judul video: ACEH KEMBALI MEMINTA KEMERDEKAAN SETELAH SHOLAT JUMAAT DI MASJID RAYA BANDA ACEH

Terlihat suasana di dalam video memperlihatkan bendera GAM yang dikibarkan di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Terdengar dengan samar orasi dari beberapa orang yang hadir serta teriakan “merdeka”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Bikin Alat Vital Memanjang Sampai 3 Inchi

NARASI

Tentu negara ini ke depan akan berpisah semua dari NKRI

FAKTA

Setelah dilakukan penelusuran fakta, diketahui bahwa peristiwa dalam video tersebut adalah peringatan HUT GAM ke-44 yang diselenggarakan pada 4 Desember 2020, di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Dandim 0101/BS Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti menyatakan, massa mengikuti acara milad ke-44 hanya ingin menyampaikan aspirasinya. Massa juga berikrar jika bendera bulan bintang bukanlah bendera separtis.

Dandim langsung mengatakan jika tidak ada bendera lain yang dikibarkan selain bendera merah putih. Kemudian massa menuruti permintaan Letkol dan bersedia menurunkan bendera tersebut setelah beberapa menit.

“Mereka menyepakati untuk menurunkan bendera bulan bintang. Kita melihat mereka menurunkan benderanya. Mereka hanya menyampaikan aspirasi saja dan mengakui masih dalam naungan NKRI,” ungkap Letkol Inf Abdul Razak.

Diketahui para peserta ingin menyampaikan aspirasi terkait perjanjian MoU (Memorandum of Understanding) Helsinki serta meminta agar pemerintah pusat, dan pemerintah Aceh untuk memperjuangkan Aceh agar lebih maju.

KESIMPULAN

Dari ungkapan di atas, postingan akun Imbalo Helgha yang mengklaim rakyat Aceh ingin membubarkan diri dari NKRI adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Aplikasi TikTok Punya PKI

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Orang Jadi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung, Ada Bekas Pegawai
Indonesia
Tiga Orang Jadi Tersangka Baru Kebakaran Kejagung, Ada Bekas Pegawai

Penyidik Bareskrim Polri kembali menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran gedung Kejagung RI.

Firli Dinilai Wanprestasi, ICW: Lebih Baik Mundur dari KPK
Indonesia
Firli Dinilai Wanprestasi, ICW: Lebih Baik Mundur dari KPK

Khusus untuk Harun Masiku, sudah dua bulan yang bersangkutan tidak mampu ditemukan oleh KPK

Staf Khusus Edhy Prabowo yang Buron Caleg Gagal PDIP
Indonesia
Staf Khusus Edhy Prabowo yang Buron Caleg Gagal PDIP

Setelah gagal menjadi wakil rakyat, pria kelahiran Makale 17 Januari 1986 itu ditunjuk Staf Khusus Edhy Prabowo pada Januari 2020

Pemerintah Diminta Geser Dana Proyek Ibu Kota Baru Tangani COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Geser Dana Proyek Ibu Kota Baru Tangani COVID-19

Menurut Hidayat, seharusnya bukan Dana Abadi Pendidikan yang diambil dan dikorbankan, melainkan dana pembangunan ibukota baru

Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Diperiksa KPK sebagai Tersangka
Indonesia
Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Diperiksa KPK sebagai Tersangka

Budi enggan mengungkap secara rinci kasus korupsi yang menjeratnya.

Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS
Indonesia
Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Solo, Jawa Tengah merekrut sebanyak 1.231 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pilwakot Solo.

Pertambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Senin (28/12) Capai 1.272 Jiwa
Indonesia
Pertambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Senin (28/12) Capai 1.272 Jiwa

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan WHO

Hadapi Bonus Demografi, Indonesia Kejar Target Turunkan Stunting
Indonesia
Hadapi Bonus Demografi, Indonesia Kejar Target Turunkan Stunting

Stunting berdampak pada tingkat kecerdasan, kerentanan terhadap penyakit, menurunkan produktifitas.

KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan
Indonesia
KA Daop 6 Yogyakarta Wajib Rapid Test Antigen, Berani Pakai Calo Siap-Siap Dipolisikan

Rapid test antigen berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan

Peradi Jakarta Nyatakan Advokat Welfrud Kristian Bersalah
Indonesia
Peradi Jakarta Nyatakan Advokat Welfrud Kristian Bersalah

Alvin Lim menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Dewan Kehormatan dan segenap Majelis Dewan Kehormatan