Haruskah Pakai Skin Care Satu Merek?

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 01 Juli 2023
Haruskah Pakai Skin Care Satu Merek?

Untuk menemukan perawatan kulit yang sesuai dengan kulit wajah, kamu harus menyesuaikan dengan jenis kulit. (Pexels/Karolina Grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUTINITAS penggunaan perawatan kulit merupakan cara yang efektif untuk menjaga kesehatan kulit. Untuk menemukan perawatan kulit yang sesuai dengan kulit wajah, kamu harus menyesuaikan dengan jenis kulit dan masalah atau kondisi kulit. Biasanya perawatan kulit mencakup pembersih wajah, pelembap, dan tabir surya. Untuk perawatan yang lebih kompleks membutuhkan esens, serum, krim mata, eksfoliator, dan masker.

Dilansir dari Healthline, menggunakan rangkaian perawatan kulit dengan satu merek yang sama dapat meningkatkan keefektifan produk. Satu merek cenderung merilis produk yang bekerja paling maksimal apabila digunakan bersama.

Baca Juga:

Pikiran Positif Tentang Penuaan Baik untuk Pemulihan Memori pada Lansia

cantik
Satu merek akan memformulasikan produk perawatan yang menghindari kondisi yang tidak cocok. (Pexels/Shiny Diamond)

“Merek biasanya menguji produknya bersama-sama. Kemungkinan produk yang dibuat oleh merek yang sama akan saling melengkapi lebih tinggi daripada menggunakan produk dari merek yang berbeda,” kata dokter kulit Yoran Harth dikutip dari Healthline.

Penggunaan perawatan dari merek yang sama juga mengurangi kemungkinan iritasi karena ada beberapa aturan dalam skin care tentang bahan yang tidak boleh dilapis menjadi satu, seperti retinol dan Vitamin C.

“Saat satu merek memformulasikan serangkaian produk. Mereka mengembangkannya dengan pendekatan serupa dengan menghindari bahan atau kondisi yang tidak cocok dan membangun keefektifan. Mereka juga menguji produk bersama untuk memastikan semua kriteria tersebut telah terpenuhi,” kata ahli kimia kosmetik Kelly Dobos.

Menurut ahli kimia kosmetik Michelle Wong, mencampur dan mencocokkan memungkinan kamu menemukan produk yang cocok. Variasi untuk produk perawatan kulit membutuhkan banyak trial and error, tetapi bisa sangat bermanfaat.

Baca Juga:

Kenali Jenis-Jenis Terapi Anak

cantik
Penggunaan menghindari iritasi kulit. (Unsplash/Christin Hume)

Mayoritas produk perawatan kulit hanya menawarkan produk dasar dan tidak mencakup semuanya, seperti pelembab dan pembersih.

Kurasi dari berbagai merek bisa menjadi sebuah ide yang bagus saat kamu ingin menentukan produk unik yang tidak ditawarkan merek yang biasa kamu pakai.

Hanya berpegang dengan satu merek, kamu berpotensi kehilangan produk yang mungkin bermanfaat bagi kulit kamu. (vca)

Baca Juga:

Waspada Catfishing saat Kencan Daring

#Kecantikan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan