Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 05 Februari 2024
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Gunung Marapi Sumatera Barat saat mengalami erupsi. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar), kembali mengalami erupsi pada Senin (5/2) sore. Erupsi tersebut menjadi letusan pertama pada Februari 2024 setelah sebelumnya sempat tidak bereaksi selama 10 hari terakhir.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA), Teguh Purnomo mencatat, erupsi terjadi pukul 15.16 WIB dan terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,1 mm dalam durasi 1 menit 29 detik.

Baca juga:

Gunung Merapi Muntahkan 143 Kali Guguran Lava Selama Sepekan

PGA pun mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Marapi untuk tidak memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah bahaya itu.

"Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah aliran bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi, terutama di saat musim hujan," katanya.

Selain itu, PGA juga meminta Pemkot Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca juga:

Selama 2023 Terjadi 1.258 Bencana di Jakarta, Kerugian Ditaksir Rp 272 Miliar

Kondisi Gunung Marapi pada 9 Januari 2024 lalu
Kondisi Gunung Marapi pada 9 Januari 2024 lalu. Foto: dok. PVMBG

Wali Nagari atau Kepala Desa Bukik Batabuah, Firdaus mengatakan, letusan didahului dengan suara gemuruh yang jelas didengar oleh warga di sekitar kaki gunung di Kecamatan Candung dan Sungai Puar, Kabupaten Agam.

"Ini menjadi letusan pertama Gunung Marapi di bulan Februari. Sebelumnya gunung setinggi 2.891 mpdl ini terakhir meletus pada 24 Januari 2024," kata dia.

Tinggi kolom letusan tak teramati dari Bukittinggi karena tertutup awan tebal. Meski begitu, di sejumlah daerah dekat gunung, kolom abu letusan terlihat cukup besar.

Saat ini, Gunung Marapi masih berstatus Siaga atau Level III dengan zona radius bahaya 4,5 km dari kawah. Gunung Marapi mengalami erupsi pada periode awal Desember 2023 hingga saat ini. Secara total, ada 24 korban jiwa dari kalangan pendaki yang terkurung di kawasan puncak saat letusan awal terjadi.

Sampai saat ini, tercatat 140 kali letusan terjadi dan 861 embusan terjadi pada Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu. (*)

Baca juga:

Gunung Semeru Erupsi, Ketinggian Letusan 1,3 Km

#Bencana Alam #Gunung Marapi #Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Perubahan arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer berbeda dapat mendorong abu bergerak ke barat daya.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Bagikan