Google akan Gunakan AI untuk Pantau Kebocoran Gas Metana
30 persen kenaikan suhu global diakibatkan kebocoran metana. (Foto: MethaneSAT)
MerahPutih.com - Meski karbon dioksida sering menjadi fokus dalam perdebatan tentang pemanasan global, metana juga memiliki peran penting. Sekitar 30 persen dari kenaikan suhu global sejak Revolusi Industri disebabkan oleh gas metana.
Adapun sekitar 40 persen dari emisi metana berasal dari sektor energi manusia. Oleh karena itu, identifikasi dan mitigasi emisi gas metana dianggap sebagai langkah penting dalam mengatasi perubahan iklim.
Baca juga:
Google dan Environmental Defense Fund (EDF) kembali bekerja sama untuk mengatasi masalah ini, kali ini dengan menggunakan kombinasi citra satelit dan kecerdasan buatan, lapor Engadget, Rabu (14/2).
Mereka telah mengembangkan MethaneSAT, sebuah satelit yang dijadwalkan diluncurkan pada awal Maret dengan roket SpaceX Falcon 9. Satelit ini akan memberikan pemetaan komprehensif emisi metana di seluruh dunia, dengan fokus pada wilayah penghasil minyak dan gas.
Algoritma yang didukung oleh Google Cloud akan digunakan untuk menghitung dan melacak emisi metana dari waktu ke waktu.
Baca juga:
Hal ini akan memungkinkan identifikasi infrastruktur minyak dan gas, serta menggabungkan data metana dengan peta infrastruktur energi. Informasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan energi menghentikan kebocoran.
Data dari proyek ini akan tersedia untuk umum melalui Google Earth Engine akhir tahun ini, memungkinkan pengguna untuk memahami tren dan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.
Mereka dapat melacak emisi metana dari waktu ke waktu dan memadukan data tersebut dengan peta lain, seperti peta hutan dan perairan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang asal usul emisi dan membantu dalam upaya mitigasi perubahan iklim. (waf)
Baca juga:
Google Siapkan AI yang Bisa Tulis Email dengan Perintah Suara
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
OPPO Find X9 Ultra hingga Find X9s Pro Kantongi Sertifikasi, Siap Meluncur 2026
OPPO Find X9s Dirumorkan Meluncur 2026, Bawa Kamera 200MP dan Dimensity 9500s
Hadiri Zayed Award 2026, Megawati Peringatkan Bahaya AI Tanpa Regulasi
Iwakum Soroti Ancaman AI terhadap Media: Krisis Ekonomi, Martabat, hingga Demokrasi
OPPO Find X10 Siap Debut dengan Chipset Dimensity 9500 Plus, Find X10 Pro Beralih ke 2nm
Bocoran Warna Samsung Galaxy S26 Ultra, Ada Cobalt Violet hingga Sky Blue!
Bocoran iPhone Lipat: Apple Siapkan Baterai Terbesar Sepanjang Sejarah
OPPO Find X9s Pro Selangkah Lagi Meluncur, Sudah Kantongi Sertifikasi SRRC
Xiaomi 17T Segera Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan Chipset Dimensity 9500s
OPPO A6i+ dan A6v Resmi Diperkenalkan, Usung Baterai Jumbo 7.000mAh dengan Harga Terjangkau