Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Gencatan Senjata Iran-AS: Syarat Israel Tak Sejalan dengan Teheran

ImanKImanK - Rabu, 08 April 2026
Gencatan Senjata Iran-AS: Syarat Israel Tak Sejalan dengan Teheran

Ilustrasi Gencatan Senjata Iran-AS. Foto/Copilot AI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memasuki fase krusial. Gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat kini berjalan, namun justru membuka perbedaan tajam antara pihak-pihak yang terlibat.

Di satu sisi, Israel memberikan dukungan bersyarat. Di sisi lain, Teheran mengklaim kemenangan dan mengajukan proposal yang ambisius termasuk untuk Lebanon.

Situasi ini memperlihatkan bahwa upaya damai belum tentu berjalan mulus, terutama ketika kepentingan strategis saling berbenturan.

Baca juga:

Gencatan Senjata Iran-AS Mulai Dibahas, Ini Isi Kesepakatannya

Gencatan Senjata Iran-AS

Dukungan Israel terhadap Gencatan Senjata Iran-AS

Pemerintah Israel melalui kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Donald Trump yang mengusulkan penangguhan serangan selama dua minggu terhadap Iran.

Namun, dukungan tersebut tidak diberikan tanpa syarat.

Syarat Utama Israel

Israel menegaskan beberapa poin penting yang harus dipenuhi Iran:

  • Menghentikan seluruh aktivitas militer yang mengancam kawasan
  • Membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur perdagangan global
  • Menghentikan serangan terhadap Amerika Serikat, Israel, dan negara lain
  • Mengakhiri ancaman nuklir, misil, dan aktivitas teror secara permanen

Menariknya, Israel secara tegas menyatakan bahwa kesepakatan ini tidak mencakup Lebanon.

Ilustrasi
Ilustrasi Gencatan Senjata Iran-AS. Foto/Copilot AI

Baca juga:

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Minggu Dengan Iran

Hal ini bertolak belakang dengan pernyataan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang sebelumnya menyebut bahwa Lebanon termasuk dalam kesepakatan.

Fakta ini mempertegas bahwa konflik di Lebanon terutama yang melibatkan kelompok Hezbollah berpotensi terus berlanjut meski gencatan senjata Iran–AS disepakati.

Di tengah pembahasan gencatan senjata, situasi di Lebanon justru masih memanas. Israel diketahui terus melakukan operasi militer besar di wilayah selatan sejak awal Maret, dengan target utama militan Hezbollah.

Data dari otoritas kesehatan setempat menunjukkan bahwa:

  • Lebih dari 1.530 orang tewas sejak 2 Maret
  • Sekitar 130 korban di antaranya adalah anak-anak

Klaim Kemenangan Iran dan Proposal 10 Poin

Baca juga:

Serangan AS dan Israel ke PLTN Iran Dikecam, Bisa Sebabkan Kecelakaan Radiasi Serius

Di sisi lain, Iran menunjukkan sikap yang sangat berbeda. Pemerintah Teheran menyatakan bahwa mereka telah meraih kemenangan besar dalam konflik ini, di bawah kepemimpinan Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai langkah lanjutan, Iran mengajukan proposal 10 poin yang diklaim menjadi dasar kesepakatan gencatan senjata.

Isi Proposal Gencatan Senjata Iran

Berikut poin-poin utama yang diajukan Teheran:

Baca juga:

Panglima Minta Pasukan TNI di Lebanon Berlindung di Bunker, DPR: Ini Langkah Antisipasi dan Taktis

  1. Jaminan non-agresi dari Amerika Serikat
  2. Pengakuan kontrol Iran atas Selat Hormuz
  3. Hak pengayaan uranium tetap berlaku
  4. Penghapusan sanksi utama
  5. Penghapusan sanksi sekunder
  6. Penghentian resolusi Dewan Keamanan PBB
  7. Penghapusan resolusi IAEA
  8. Pembayaran kompensasi kepada Iran
  9. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan
  10. Penghentian perang di semua front, termasuk Lebanon

#Gencatan Senjata #Gencatan Iran Iran #Gencatan Senjata Us #Gencatan Senjata Israel #Lebanon
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Tentara Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 2024 dan perjanjian kerangka kerja 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Dunia
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Trump mengaku berbicara dengan otoritas zionis Israel pada Jumat supaya mereka menyetujui gencatan senjata dengan Hizbullah.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Israel dan Hizbullah Sepakat Lakukan Gencatan Senjata
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Indonesia
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Disiplin menerapkan standar keamanan sangat penting mengingat saat ini konflik di Timur Tengah tengah memanas dan eskalasinya terasa sampai Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Dunia
Presiden AS Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata dalam Perang Rusia-Ukraina Selama 3 Hari, dengan Pertukaran 1.000 Tahanan
Trump terbuka terhadap kemungkinan gencatan senjata permanen perang Rusia-Ukraina.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Presiden AS Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata dalam Perang Rusia-Ukraina Selama 3 Hari, dengan Pertukaran 1.000 Tahanan
Dunia
Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Masing Masing Selama 2 Hari di Waktu Berbeda
Angkatan bersenjata Rusia akan menjalankan semua langkah yang diperlukan demi memastikan keamanan saat perayaan Hari Kemenangan di Moskow.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Rusia dan Ukraina Umumkan Gencatan Masing Masing Selama 2 Hari di Waktu Berbeda
Indonesia
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Praka Farizal Romadhon dinyatakan gugur dalam insiden tersebut setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Bagikan