Garuda Indonesia Dapat Penilaian Maskapai Tepat Waktu Terbang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Januari 2024
Garuda Indonesia Dapat Penilaian Maskapai Tepat Waktu Terbang

Garuda Indonesia. (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pertumbuhan industri penerbangan dalam negeri belum kembali ke level sebelum pandemi. Namun, pemerintah optimis industri penerbangan akan kembali tumbuh pada tahun 2024.

Lembaga independen asal Inggris, OAG Flightview memberikan penilaian maskapai BUMN, Garuda Indonesia menduduki peringkat pertama dalam Top 20 Global Airlines, sekaligus menjadi maskapai dengan tingkat ketepatan waktu terbaik di Asia Pasifik sepanjang 2023.

Baca Juga:

Garuda Indonesia Bakal Terbang ke Jepang Setiap Hari

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra menyampaikan, pencapaian yang diterima pada awal tahun ini menjadi sebuah optimisme bagi Garuda Indonesia untuk terus memberikan layanan penerbangan yang aman dan nyaman.

"Kami meyakini bahwa kepercayaan pengguna jasa secara berkelanjutan terhadap layanan penerbangan Garuda terbentuk dari core value yang terus kami jaga baik itu aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan termasuk di dalamnya ketepatan waktu berangkat dan tiba sesuai jadwal," ujar Irfan melalui keterangan di Jakarta, Rabu (31/1).

Mengacu kepada data yang diterbitkan oleh OAG melalui "Annual On-Time Performance for 2023", Garuda Indonesia mendapat nilai 95,28 persen dalam On-Time Performance (OTP) untuk total lebih dari 49 ribu penerbangan yang dioperasikan selama 2023.

Garuda Indonesia terus berkomitmen menghadirkan pengalaman terbang yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi penumpang melalui koordinasi intensif bersama para pemangku kepentingan kebandarudaraan, serta dibarengi dengan pelaksanaan evaluasi dan perbaikan operasional.

"Pencapaian Garuda Indonesia ini tentunya juga sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa Garuda Indonesia yang turut berperan dalam kelancaran operasional Garuda Indonesia," kata Irfan.

Capaian yang diraih oleh Garuda Indonesia tersebut, melengkapi penghargaan pada tahun-tahun sebelumnya sejak 2019, yakni menerima rekognisi 5 Star On-Time Performance Rating di 2019, maskapai tepat waktu di dunia dalam Punctuality League 2020, dan Punctuality League 2023.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimistis pergerakan penumpang pesawat akan kembali tumbuh dan mencapai sekitar 77 juta orang sepanjang 2024. (*)

Baca Juga:

Garuda Indonesia Sukses Terbang Gunakan Bahan Bakar Minyak Sawit

#Garuda Indonesia #BUMN #Penerbangan #Kemenhub
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Pertumbuhan kredit belum merata. Kredit korporasi meningkat 15,51 persen, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,16 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Indonesia
Pemerintah Rancang Skema Baru Tarif, Harga Tiket Pesawat bakal Turun
Setelah TBA terbaru resmi diberlakukan, komponen fuel surcharge akan dihilangkan karena telah masuk struktur tarif baru.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Pemerintah Rancang Skema Baru Tarif, Harga Tiket Pesawat bakal Turun
Indonesia
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Pemerintah sempat menarik dana SAL sebesar Rp 110 triliun pada Juni 2026 dari total penempatan dana sebelumnya yang tersisa Rp 281 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Gelontorkan Dana SAL Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Siapkan Dana Standby Rp 100 triliun
Indonesia
Komponen Biaya Tambahan Akan Dihapus Saat Pentuan Tarif Batas Atas Harga Tiket Pesawat
Perubahan kondisi ekonomi tersebut membuat struktur biaya operasional maskapai juga mengalami perubahan sehingga diperlukan penyesuaian terhadap komponen tarif batas atas penerbangan domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Komponen Biaya Tambahan Akan Dihapus Saat Pentuan Tarif Batas Atas Harga Tiket Pesawat
Indonesia
Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Rencana perpanjangan LRT Jabodebek menuju Bogor telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden yang diterbitkan pada 2015.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
 Rute LRT Jabodebek hingga Bogor Masih Dalam Kajian, Dasar Hukum Sudah Sejak 2015
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Pertemuan intensif antara pihak aplikator, jajaran pimpinan DPR, serta Kementerian Perhubungan membuahkan kesepakatan bulat mengenai tenggat waktu pelaksanaan aturan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Indonesia
Seluruh Hotel BUMN Resmi Digabungkan ke InJourney
Sebanyak 45 hotel yang tersebar di beberapa BUMN telah melakukan penandatanganan Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) pada Jumat (26/6)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Seluruh Hotel BUMN Resmi Digabungkan ke InJourney
Indonesia
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Pemerintah menilai perubahan berbagai komponen biaya penerbangan sejak 2019 menjadi dasar penting untuk melakukan penyesuaian kebijakan tarif batas atas yang lebih relevan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Terbaru Diberlakukan Setelah Harga Avtur Stabil
Indonesia
Saudi Izinkan Pesawat Carter Haji Garuda Pulang Boleh Diisi Penumpang, Potensi Cuan Baru
Arab Saudi resmi izinkan Garuda Indonesia mengisi empty leg penerbangan haji. Kebijakan ini membuka peluang angkut wisatawan asing dan dorong pariwisata Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Saudi Izinkan Pesawat Carter Haji Garuda Pulang Boleh Diisi Penumpang, Potensi Cuan Baru
Indonesia
PNM Berikan Kredit ke 23,1 Juta Nasabah di Seluruh Indonesia, Termasuk Kawasan 3T
Perluasan akses pembiayaan juga disertai dengan pendampingan, pelatihan, dan kesempatan bertumbuh bagi masyarakat prasejahtera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
PNM Berikan Kredit ke 23,1 Juta Nasabah di Seluruh Indonesia, Termasuk Kawasan 3T
Bagikan