Gara-Gara ini, Kacang Jadi Biang Jerawat Apa benar kacang membuat jerawat muncul?(foto: pixabay/explorer bob)

ADA mitos yang menyebut makan kacang menyebabkan jerawat muncul di wajah. Oleh karena itu, banyak perempuan menghindari makan kacang agar jauh dari petaka jerawatan.

Namun hingga kini, hubungan antara makanan yang dikonsumsi dan timbulnya jerawat masih belum jelas. Beberapa studi yang dilakukan puluhan tahun terakhir menunjukkan bahwa ada kemungkinan kaitan antara keduanya.

BACA JUGA: Ternyata, Ada Pesan di Balik Posisi Jerawat

Jerawat pada wajah tumbuh karena kondisi hormon androgen. Hormon itu akan mulai aktif pada saat remaja. Kepekaan kulit terhadap hormon ditambah dengan bakteri pada kulit serta asam lemak di dalam kelenjar minyak membuat jerawat tumbuh.

Selain itu, ada hal-hal lain yang memacu timbulnya jerawat, seperti naik turunnya hormon ketika perempuan sedang haid, menyentuh atau memencet jerawat, hingga menggunakan helm yang rapat.

Pada 2005 dan 2006, para ahli dari Harvard School of Public Health di Amerika Serikat melakukan dua penelitian untuk melihat hubungan antara konsumsi susu dan timbulnya jerawat. Kedua penelitian tersebut menyimpulkan adanya hubungan antara konsumsi susu sapi dan tumbuhnya jerawat pada wajah.

Selain itu, beberapa penelitian lain membuktikan kemungkinan hubungan konsumsi makanan tertentu dan timbulnya jerawat, misalnya cokelat dan makanan berindeks glikemik tinggi.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi akan meningkatkan kadar hormon insulin. Kadar insulin yang terus bertambah akan meningkatkan kadar hormon androgen. Hormon androgen itulah yang akan mendorong produksi sebum atau minyak. Produksi minyak yang berlebih akan meningkatkan kemungkinan terjadinya jerawat.

Mengenai mitos makan kacang menyebabkan jerawat, para ahli masih berbeda pendapat. Namun, yang jelas, penelitian yang dilakukan American Academy of Dermatology dan the Journal of American Medical Association menunjukkan kacang tidak menimbulkan jerawat.

Mitos kacang bikin jerawatan muncul karena kacang-kacangan mengandung lemak. Padahal, lemak yang paling banyak terkandung dalam kacang merupakan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh merupakan jenis lemak baik yang justru punya manfaat baik buat kesehatan.

Akan tetapi, kacang-kacangan yang diolah dengan cara digoreng mengandung kadar lemak jenuh tinggi. Itu disebabkan minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung lemak jenuh. Oleh karena itu, mengonsumsi gorengan, termasuk kacang goreng, dalam jumlah berlebihan memang bisa memicu masalah pada kulit seperti jerawat.

Bisa dikatakan, bukan kacang yang memicu masalah kulit, melainkan kandungan lemak jahat yang didapat dari minyak goreng. Jadi solusinya, bila kamu suka makan kacang tapi tak mau jerawatan, pilih kacang-kacangan yang dipanggang, bukan digoreng.(*)

BACA JUGA: 5 Cara Sederhana Menangani Masalah Jerawat Menggunakan Minyak Jarak



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH