Ganjar Sebut Varian COVID-19 India Jadi Biang Kerok Lonjakan Kasus di Jateng Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memastikan varian corona India atau B16172 telah ditemukan di Kudus. Hal itu didasari dari uji Genome Sequencing pada sampel pasien COVID-19 di Kota Santri itu.

"Ya benar, varian corona India atau B16172 telah ditemukan di Kudus," ujar Ganjar, Minggu (13/6).

Baca Juga

Asrama Haji Donohudan Tampung 468 Pasien COVID-19 OTG Asal Kudus

Dikatakannya, pihaknya sebenarnya telah mencurigai jika corona India ini menjadi biang kerok tingginya angka penularan COVID-19 di kota kretek itu. Bahkan, kasus penularan melonjak drastis hanya dalam kurun waktu 3 minggu terakhir.

"Ini jadi perhatian kita semua, harus waspada varian corona India atau B16172," kata dia.

Satgas COVID-19 Solo melakukan tes swab antigen secara acak di lokasi kerumunan kawasan Alun-alun Kidul Keraton Surakarta, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Satgas COVID-19 Solo melakukan tes swab antigen secara acak di lokasi kerumunan kawasan Alun-alun Kidul Keraton Surakarta, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Dengan masuknya varian corona yang diklaim lebih cepat menular ini, ia pun meminta masyarakat semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan. Ganjar meminta pada warga Jateng agar tidak melepas masker.

"Jangan pernah melepas masker apalagi ketika kita berkerumun banyak orang. Ini serius dan berbahaya," katanya.

Ia menyarankan pada Pemkab Kudus supaya membuat gerakan 5 hari di rumah saja. Selama 5 hari tersebut para orangtua atau lansia hingga anak-anak tidak bepergian.

"Corona varian baru penularannya sangat cepat. Saya mengusulkan kalau perlu lima hari di rumah saja. Perkantoran juga mesti memperbanyak persentase karyawan yang WFH (Work From Home)," kata dia Diketahui, varian baru Covid-19 asal India atau B16172

terdeteksi menyebar di Kabupaten Kudus. Dari 34 sampel pasien COVID-19 asal Kudus yang diambil Kementerian Kesehatan, 28 di antaranya dinyatakan positif varian delta India. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Warga Abaikan Prokes Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus COVID-19 di Kudus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan
Indonesia
Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan

Aspirasi dari warga negara semestinya menjadi catatan penting bagi negara

Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan
Indonesia
Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan

Sugito mengaku akan bertemu dengan tim hukum FPI lainnya

Wisata Bali Dibuka, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat
Indonesia
Wisata Bali Dibuka, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat

Pariwisata adalah bisnis kepercayaan. Sehingga, pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali, harus menjalankan protokol kesehatan.

Enam Orang Tewas dan 500 Jiwa Mengungsi akibat Banjir-Longsor Manado
Indonesia
Enam Orang Tewas dan 500 Jiwa Mengungsi akibat Banjir-Longsor Manado

Ada enam orang meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Prabowo Tegaskan Siap Bangun Kerja Sama Pertahanan Lebih Kuat dengan Korsel
Indonesia
Prabowo Tegaskan Siap Bangun Kerja Sama Pertahanan Lebih Kuat dengan Korsel

Pada 27 April 2020, Korea Selatan memberikan bantuan 10.000 perangkat uji usap PCR kepada Kementerian Pertahanan

KUHP Anyar Mendesak Disahkan
Indonesia
KUHP Anyar Mendesak Disahkan

Hukum berubah sesuai dengan perubahan masyarakat (ubi societas ibi ius). Oleh sebab itu, sudah saatnya UU hukum pidana yang sudah berumur lebih dari 100 tahun ini diubah.

Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali
Indonesia
Kasus COVID-19 Tidak Naik, Berbagai MICE Bakal Digelar di Bali

Managing Director The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, pihaknya, sangat siap untuk kembali menyelenggarakan MICE, khususnya di era adaptasi kebiasaan baru.

Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari
Indonesia
Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari

Dengan perpanjangan waktu pendaftaran, jadwal tahapan seleksi berikutnya juga akan mengalami penyesuaian perubahan.

Pelaksanaan Ibadah Natal di Jakarta Berjalan Aman dan Kondusif
Indonesia
Pelaksanaan Ibadah Natal di Jakarta Berjalan Aman dan Kondusif

"Alhamdulillah sampai hari ini pantauan di lapangan ibadah berjalan lancar, aman dan kondusif," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eliantoro Jalmaf

Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari
Indonesia
Infeksi Virus Corona di Israel Capai 9 Ribu Sehari

Israel kembali terkunci, yang kedua selama pandemi, pada 18 September.