Faktor Ekonomi Jadi Alasan 200 Anak di Solo Putus Sekolah

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 07 Juni 2023
Faktor Ekonomi Jadi Alasan 200 Anak di Solo Putus Sekolah

Ilustrasi - Seorang guru sedang mengajar di depan kelas. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Jumlah anak putus sekolah di Kota Solo, Jawa Tengah, masih banyak. Dalam catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Solo, terdapat 200 anak putus sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dian Rineta mengatakan data laporan masuk siswa putus sekolah di Solo ada 1.000 orang. Namun, setelah dilakukan verifikasi hanya 200 anak ber-KTP Solo putus sekolah dengan usia 7-18 tahun.

Baca Juga

5 Calon Haji Embarkasi Solo Meninggal Dunia di Madinah

"Ada 200-an anak putus sekolah data masuk 2023. Sebelumnya ada 1.000 orang data masuk usia 7-21 tahun putus sekolah, ternyata bukan warga Solo setelah dilakukan verifikasi," kata Dian, Selasa (6/6).

Dia mengatakan data siswa putus sekolah ini dari Dinas Sosial (Dinsos). Siswa/siswi putus sekolah ini terdeteksi tinggal di daerah Solo perbatasan dengan daerah lain.

"Faktor ekonomi dijadikan alasan orangtua ataupun anak sendiri memilih putus sekolah. Padahal, Solo untuk sekolah negeri semua gratis," kata dia.

Baca Juga

Solo Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO

Penyebab lain anak putus sekolah, kata dia, kurangnya kesadaran orang tua serta anak menganggap sekolah tidak penting hingga memilih bekerja.

Atas dasar itu, ia meminta semua pihak termasuk media untuk memberikan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.

"Masyarakat yang mengetahui siswa putus sekolah laporkan pada kami. Disdik akan memaksa mereka sekolah karena gratis," ucap dia.

Dia akan memprioritaskan anak usia 7-18 dulu untuk disekolahkan. Bahkan, ia menawarkan mereka mau pilih sekolah formal atau non formal akan difasilitasi.

"Kalau mau sekolah online sekalipun kita fasilitasi. Kalau putus sekolah karena pernikahan dini, juga kita fasilitasi," kata dia.

Ia menambahkan kemudahan anak mendapatkan ponsel juga menjadi penyebab anak tidak mau sekolah hingga putus sekolah. Ini bisa dijadikan catatan pada orang tua untuk berhati-hati menjaga anaknya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Lokananta Solo Bakal Rasa Jakarta Selatan

#Kota Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Indonesia
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Massa mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang tidak prorakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Indonesia
Gelombang Arus Mudik Dimulai, CFD Solo Diliburkan 2 Pekan
Gelombang arus mudik sudah dimulai, CFD Solo diliburkan selama dua pekan.
Soffi Amira - Minggu, 23 Maret 2025
Gelombang Arus Mudik Dimulai, CFD Solo Diliburkan 2 Pekan
Indonesia
Arus Mudik Lebaran 2025, Kota Solo Bakal Dilintasi 8,3 Juta Kendaraan
Kota Solo diprediksi bakal dilintasi 8,3 juta kendaraan saat Lebaran 2025. Jumlah itu naik tiga hingga empat persen.
Soffi Amira - Kamis, 20 Maret 2025
Arus Mudik Lebaran 2025, Kota Solo Bakal Dilintasi 8,3 Juta Kendaraan
Bagikan