Fakta Seputar Cincin Kawin di Jari Manis Menurut kepercayaan orang mesir dan romawi kuno jari manis dapat mengalirkan pembulu darah ke jantung (Foto: Pexels: Pixabay)

ADA banyak mitos seputar jari manis. Salah satunya adalah alasan mengapa orang memasangkan cincin kawin ke jari tersebut. Orang Romawi dan Mesir kuno percaya kalau jari manis memiliki pembuluh darah yang mengalir langsung ke jantung.

Namun, rupanya apa yang diyakini orang Romawi kuno dan mesir kuno itu enggak benar. Fakta sains membuktikan kalau pembuluh darah tak cuma mengaliri jari manis saja, melainkan ke semua jari.

Baca juga: Begini Caranya Atasi ‘Sleep Regression’ pada Anak!

Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta seputar jari manis. Apa saja itu?

1. Jari terlemah

Jari lain juga dapat memiliki pembulu darah yang mengalir ke jantung (Foto: Pexels/Pixabay)
Jari lain juga dapat memiliki pembulu darah yang mengalir ke jantung (Foto: Pexels/Pixabay)

Mengutip The List, jari keempat merupakan jari terlemah. Sehingga jika kedua mempelai mengenakan cincin di jari manis. Tandanya mereka bisa saling memberikan kekuatan. Teori ini tertulis dalam sebuah buku bertajuk The Bride's Handbook: A Spiritual & Practical Guide for Planning Your Wedding.

2. Bukan pakem meletakan cincin kawin

Jari manis ialah jari terlemah (Foto: Pexels/Leah Kelley)
Jari manis ialah jari terlemah (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Sementar itu, menurut laman Insider, jari keempat tangan kiri hanya dianggap sebagai jari manis selama beberapa ratus tahun. Meskipun banyak pasangan yang mengenakan cincin kawin di jari tersebut, enggak semua budaya dan agama memakemkan bahwa cincin kawin harus dikenakan di sana.

Baca juga: Mudah Sakit Hati dan Dendam? Bisa Jadi Kamu Salah Satu dari Empat Zodiak Berikut

3. Tergantung budaya dan agama

Beda budaya dan agama cincin kawin dikenakan selain di jari manis (Foto: Pixabay/Pexels)
Beda budaya dan agama cincin kawin dikenakan selain di jari manis (Foto: Pixabay/Pexels)

Setiap budaya dan agama memiliki tradisi pernikahan yang berbeda. Di beberapa negara, termasuk Rusia, Yunani, dan Kolombia, cincin kawin dikenakan di jari keempat tangan kanan. Sementara secara tradisional, dalam pernikahan Yahudi, cincin kawin diletakkan di jari telunjuk kanan pengantin perempuan.

Intinya enggak ada aturannya mau mengenakan cincin kawin di jari manapun. Jika kamu mengenakannya di jari manis sah-sah saja. Itu hanyalah sebuah tradisi dari masa lampau. Lagipula, yang terpenting kamu harus punya calon pengantin terlebih dulu. Jangan memikirkan cincin kawin dulu ya kalau kamu belum punya pasangan. (ikh)

Baca juga: Penelitian Menyebutkan, Anggur Merah Ternyata Bisa Mengurangi Depresi dan Kecemasan


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH