Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Diisukan Bakal Bertemu Megawati, Jokowi Bicara Kepentingan Bangsa

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 15 Februari 2024
Diisukan Bakal Bertemu Megawati, Jokowi Bicara Kepentingan Bangsa

Megawati Soekarnoputri. (TPN Ganjar -Mahfud)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal isu dirinya meminta bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Pertemuan itu rencananya difasilitasi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X).

Baca Juga:

Mabes Polri Pastikan Tahanan di Rutan Bisa Ikut Nyoblos

Jokowi menyampaikan, pertemuan dengan Megawati merupakan silaturahmi yang sangat baik kepada tokoh bangsa.

"Yang namanya silaturahmi dengan semua tokoh-tokoh bangsa itu sangat baik," ujar Jokowi kepada wartawan di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (15/2).

Apalagi, jika pertemuan itu untuk kepentingan bangsa dan negara. “Untuk negara ini sangat baik,” tutup Jokowi seraya enggan menyebut kapan tindak lanjut pertemuan itu.

Baca Juga:

Hasto Mengamini Pernyataan Connie soal Prabowo Menjabat 2 Tahun jika Jadi Presiden

Di sisi lain, Sultan juga sempat mengungkap permintaan Jokowi untuk memfasilitasi pertemuan dengan Megawati.

Orang nomor saru di DI Yogyakarta itu bersedia menjadi fasilitator pertemuan Jokowi dan Megawati, namun menunggu keputusan Jokowi.

Sekedar informasi, hubungan antara Jokowi dengan Presiden kelima, Megawati dikabarkan mengalami kerenggangan, terutama setelah keduanya memiliki arah dukungan berbeda pada Pilpres 2024.

PDIP diketahui mengusung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Sementara Jokowi, meski belum pernah menyatakan secara resmi arah dukungannya di Pilpres 2024, putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai cawapres dari capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

#Megawati Soekarnoputri #Presiden Jokowi #Presiden Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Bagikan