Teknologi
Cecilia, Robot Bartender Berteknologi AI Seperti mesin swalayan dengan animasi pelayan perempuan yang dinamakan Cecilia terpampang di layar. (Foto: gkigroup.com)

PERKENALKAN Cecilia, robot bartender yang mampu meracik dan menyajikan koktail. Dengan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dia juga bisa berbicara dengan pelanggan dengan cara yang hampir sama dalam meresponsmu seperti Alexa pada speaker Amazon Echo, atau Siri di iPhone.

Unit ini terlihat seperti mesin swalayan yang besar, dengan animasi pelayan perempuan yang dinamakan Cecilia terpampang di layar vertikal video besar. Kamu dapat memberi tahu robot ini koktail apa yang kamu inginkan, atau memesannya di layar sentuh di bagian bawah, dan membayar minumannya dengan menggunakan kartu atau telepon.

Baca Juga:

Robot Cucu untuk Temani Lansia yang Kesepian di Jepang

Koktail pesananmu kemudian dicampur dan dibuat di dalam mesin, dan dituangkan ke dalam gelas di slot penjual otomatis. "Cecilia bekerja dengan sistem voice recognition dan teknologi AI," kata Elad Kobi, kepala eksekutif perusahaan Israel di belakang teknologi Cecilia.AI seperti diberitakan BBC.

"Dia bisa mengobrol dengan pelanggan, dan ketika mereka memilih koktail tertentu, dia bisa membuatnya, langsung."

Robot Cecilia telah digunakan di acara perusahaan yang diadakan oleh Microsoft, grup akuntansi KPMG, dan Cisco. (Foto: pxhere.com)

Perusahaan tersebut mengatakan setiap unit dapat diisi dengan 70 liter berbagai jenis minuman beralkohol, dan dapat menyajikan hingga 120 koktail per jam. Setidaknya jika pelanggan tidak tinggal untuk obrolan yang panjang.

Perusahaan pertama kali merilis robot pada 24 Februari 2021, pada Hari Bartender Sedunia. Sejak itu, robot Cecilia telah digunakan di acara perusahaan yang diadakan oleh Microsoft, grup akuntansi KPMG, dan perusahaan teknologi Cisco. Pelanggan dapat membeli Cecilia seharga USD 45 ribu atau sekitar Rp 638 ribuan. Kamu juga bisa menyewanya seharga USD 2 ribu atau sekitar Rp 28 ribu per bulan.

Kobi percaya bahwa sektor pub dan bar tradisional yang tahan perubahan mungkin semakin beralih ke teknologi semacam itu dalam upaya untuk memukau pelanggan, dan untuk tampil beda dari pesaing. "Perusahaan menyadari bahwa mereka perlu melakukan hal yang berbeda dari yang lain untuk menarik orang ke sana," katanya, "Teknologi dan inovasi bisa melakukan itu."

Baca Juga:

Mobil Robot Pengirim Pizza, Beraksi Tanpa Pengemudi

Celilia.AI juga membidik sistem di hotel, bandara, stadion, kasino, dan kapal pesiar. Pendukung robot bartending juga mencatat bahwa mereka dapat membantu bar menjadi lebih efisien. Pada gilirannya dapat menambah keuntungan.

"Masalah utama ketika kamu memiliki tempat adalah tenaga kerja," kata Alan Adojaan, kepala eksekutif Yanu, sebuah perusahaan Estonia yang baru-baru ini meluncurkan robot bartender saingannya.

: Yanu, sebuah perusahaan Estonia yang baru-baru ini meluncurkan robot bartending saingan Cecilia. (Foto: awol.junkee.com)

"Selalu ada kekurangan pekerja. Kamu harus melatih mereka, tapi kemudian mereka pergi. Ada pergantian staf yang sangat besar."

Dia mengatakan bahwa staf bar robot dapat membantu mengatasi masalah ini, dan juga menghentikan faktor-faktor lain, seperti pemberian takaran yang terlalu banyak, atau memberikan minuman gratis kepada teman-teman, masalah yang dia katakan yang mungkin dianggap "sudah biasa" oleh pemilik tempat.

"Misalnya, jika seseorang memesan gin dan tonik pada Yanu, kamu dapat menentukan bahwa robot menuangkan empat sentimeter gin, dan jumlah yang tepat dari tonik dan jus lemon," kata Adojaan.

Dia menambahkan, manfaat lain dari Yanu yang harganya USD 150 ribu atau sekitar Rp 2,1 miliar adalah dapat menyajikan minuman lebih cepat untuk lebih banyak orang, bila dibandingkan dengan apa yang dapat dilakukan oleh bartender manusia. (aru)

Baca Juga:

Robot Menggantikan Peran Manusia, Perlukah Khawatir Kehilangan Lapangan Kerja?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Film NUSSA Resmi Rilis Original Soundtrack
Kuliner
Film NUSSA Resmi Rilis Original Soundtrack

NUSSA merupakan debut film animasi panjang pertama Visinema dan The Little Giantz.

Baby Koya dari BTS untuk Megan Thee Stallion
ShowBiz
Baby Koya dari BTS untuk Megan Thee Stallion

BTS dan Stallion bertemu saat BTS menghadiri Sidang Umum PBB.

Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?
Fun
Tidur Sambil Duduk, Bahaya Enggak Sih?

Jangan terlalu sering tidur sambil duduk.

Lana Del Rey Puasa Main Media Sosial, Ini Alasannya
ShowBiz
Lana Del Rey Puasa Main Media Sosial, Ini Alasannya

Lana Del Rey mengungkapkan rencananya untuk berpuasa sejenak dari media sosial.

Tak Ada Pasokan Chip, Produksi iPhone 13 Dipangkas
Fun
Tak Ada Pasokan Chip, Produksi iPhone 13 Dipangkas

Apple dikabarkan memangkas target produksi iPhone 13, lantaran dampak dari kelangkaan chip.

Ford E-Transit Custom Diklaim Bisa Tempuh Jarak hingga 380 Km
Hiburan & Gaya Hidup
Ford E-Transit Custom Diklaim Bisa Tempuh Jarak hingga 380 Km

Ford E-Transit Custom tampil dengan desain yang lebih berani. Bahkan, van listrik ini dapat menempuh jarak hingga 380 km.

Samsung Perkenalkan Monitor Gaming 4K 120Hz
Fun
Samsung Perkenalkan Monitor Gaming 4K 120Hz

Samsung siap meramaikan industri game.

Mengenal Keunikan Budaya Ramadan di Indonesia Lewat Platform Video Pendek
Fun
Rilis 7 April, Intip Spesifikasi Apik Oppo A96
Fun
Rilis 7 April, Intip Spesifikasi Apik Oppo A96

Oppo A96 menjadi penerus dari Oppo A95.

Sony Berencana Datangkan Emma Stone Sebagai Spider-Gwen
ShowBiz
Sony Berencana Datangkan Emma Stone Sebagai Spider-Gwen

Akankah Emma Stone kembali sebagai Gwen Staci.