Game

ByteDance Layoff Seluruh Karyawan Nuverse

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 29 November 2023
ByteDance Layoff Seluruh Karyawan Nuverse
ByteDance lakukan layoff ke hampir seluruh karyawan Nuverse. (Foto: ByteDance)

KARYAWAN Nuverse harus mencari pekerjaan baru. Mereka terkena layoff, karena Bytedance memiliki fokus untuk terus bersaing di industri sosial media. Tencent, perusahaan yang bergerak di bidang internet menjadi salah satu pesaing besar ByteDance.

Layoff tersebut termasuk pemecatan untuk staf di balik suksesnya game Marvel Snap yang menjadi game Trading Card Game (TCG) dan sempat mendapatkan penghargaan Best Mobile Game via The Game Awards.

Baca Juga:

5 Cara Main Game Retro Gratisan

Reuters belum lama ini mengabarkan bahwa ByteDance memang sengaja menghilangkan divisi video game mereka yakni Nuverse agar bisa fokus ke media sosial berbasis video dengan nama TikTok.

Semua proyek yang ada di Nuverse, termasuk game terbaru yang masih belum diumumkan, telah dibatalkan mulai dari Desember 2023. Masih belum ada informasi terkait pemberhentian update terbaru untuk game garapan Nuverse termasuk Marvel Snap, Ragnarok Online X, serta Mobile Legends: Bang Bang.

Baca Juga:

Game Terbaru 'Jujutsu Kaisen' akan Rilis di Konsol dan PC

Nuverse adalah perusahaan garapan ByteDance yang mampu membawa mantan petinggi game Hearthstone, Ben Brode dan Hamilton Chu, untuk dapat membuat game TCG sebaik dan sesempurna Marvel Snap sejak awal perusahaan tersebut berdiri pada 2019. Intinya Nuverse berisi orang-orang yang sangat menguasai indurstri game. Mereka selalu menghasilkan game menarik, Marvel Snap menjadi salah satunya.

Kehadiran Nuverse bagi ByteDance adalah ingin menggusur monopoli pasar yang dilakukan oleh Tencent di beberapa sektor, termasuk e-commerce, video game, film, serta aspek lainnya yang bahkan hampir sepenuhnya dikuasai oleh Tencent.

Layoff ratusan karyawan dari ByteDance bukanlah kali pertama dilakukan di 2023 ini. Sudah banyak perusahaan pengembang game yang mengurangi jumlah SDM mereka agar bisa terus bertahan dengan cara ekonomis untuk mengembangkan game-game baru.

Sejumlah perusahaan dan pengembang game yang telah memecat banyak mereka ialah Xbox Game Studios, Epic Games, Sony Interactive Entertainment, CD Projekt Red, Unity, Riot Games, Activision Blizzard, Crystal Dynamics, BioWare, Striking Distance, Team17, Frontier Developments, serta Telltale Games. Bahkan, perusahaan-perusahaan tersebut dikabarkan telah mengalami transisi organisasi perusahaan berkali-kali pada tahun ini. (dnz)

Baca Juga:

Melihat Langsung Titan di Pameran 'Attack on Titan: The Final Exhibition'

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make
Bagikan