MerahPutih.com - Pekerja perlu mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2026. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengeklik tautan yang beredar melalui WhatsApp maupun media sosial, terutama jika meminta data pribadi atau menjanjikan pencairan bantuan.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri meminta pekerja memastikan informasi BSU berasal dari kanal resmi pemerintah.
“Jangan mudah percaya pada informasi di luar kanal resmi Kemnaker dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas,” ujar Indah dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Senin (26/10/2026).
Modus penipuan BSU dapat berupa pesan berantai, pesan langsung (DM), hingga situs palsu yang menyerupai laman pemerintah.
Karena itu, pekerja perlu memeriksa alamat situs sebelum memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), kode OTP, atau informasi pribadi lainnya.
Baca juga:
BSU 2026 Cair Rp900 Ribu? Ini Update Terbaru, Link Resmi, dan Cara Cek Penerima
Link BSU Kemnaker Go ID 2026
Pekerja yang ingin memantau informasi BSU 2026 dapat mengakses situs resmi pemerintah dan lembaga terkait. Pastikan alamat situs benar sebelum melakukan pengecekan.
Berikut sejumlah kanal resmi yang dapat digunakan:
- Link BSU Kemnaker: https://bsu.kemnaker.go.id/
- Situs BPJS Ketenagakerjaan: https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/
- Situs Pos Indonesia: https://www.posindonesia.co.id/
- Aplikasi JMO: gunakan aplikasi resmi Jamsostek Mobile dari BPJS Ketenagakerjaan.
Portal BSU Kemnaker menjadi rujukan utama untuk memantau informasi program dan layanan pengecekan penerima. Sementara itu, situs BPJS Ketenagakerjaan dan aplikasi JMO dapat digunakan untuk memeriksa informasi kepesertaan serta layanan yang tersedia.
Pos Indonesia juga dapat dipantau jika pemerintah mengumumkan mekanisme penyaluran melalui lembaga tersebut.
Perlu diperhatikan, kanal yang digunakan pada penyaluran BSU periode sebelumnya belum tentu menyediakan layanan pengecekan khusus untuk program 2026.
Jika laman BSU belum dapat diakses atau belum menampilkan informasi terbaru, pekerja sebaiknya menunggu pengumuman resmi dan tidak menggunakan tautan alternatif yang belum terverifikasi.
Cara Cek BSU Kemnaker Go ID 2026 Menggunakan NIK
Pengecekan BSU pada periode sebelumnya dilakukan melalui portal resmi Kemnaker dengan menggunakan NIK.
Mekanisme tersebut dapat menjadi panduan awal, tetapi tidak menjamin bahwa layanan pengecekan BSU 2026 sudah tersedia atau diperbarui.
Baca juga:
Berikut langkah pengecekan berdasarkan mekanisme sebelumnya:
- Buka situs resmi https://bsu.kemnaker.go.id/.
- Cari menu pengecekan penerima BSU jika tersedia.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP apabila diminta oleh sistem resmi.
- Isi kode keamanan atau CAPTCHA jika tersedia.
- Tekan tombol pengecekan status.
- Baca informasi yang ditampilkan oleh sistem.
Jika menu pengecekan belum tersedia atau belum diperbarui untuk program 2026, pekerja sebaiknya tidak menganggap hasilnya sebagai kepastian status penerima.
Pekerja juga tidak perlu mengirimkan NIK melalui tautan yang diterima dari nomor tidak dikenal. Lakukan pengecekan langsung dengan mengetik alamat situs resmi di peramban.

Cara Memantau BSU 2026 Lewat BPJS Ketenagakerjaan dan JMO
Selain melalui situs Kemnaker, pekerja dapat memeriksa informasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan melalui situs resmi atau aplikasi JMO.
Berikut langkah yang bisa dilakukan:
- Buka situs BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi JMO resmi.
- Masuk ke akun jika diperlukan.
- Periksa informasi kepesertaan dan layanan yang tersedia.
- Cari menu atau pengumuman BSU jika sudah disediakan secara resmi.
- Ikuti petunjuk yang tercantum pada kanal resmi.
Status aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak otomatis menjamin seseorang menjadi penerima BSU.
Penetapan penerima tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan program yang diumumkan pemerintah.
Jika belum tersedia menu pengecekan BSU 2026, pekerja sebaiknya menunggu pembaruan resmi.
Hindari layanan pihak ketiga yang mengklaim dapat memastikan status penerima dengan meminta data pribadi.
Baca juga:
4 Link BSU Kemnaker Go ID 2026, Begini Cara Cek Status Penerima dengan Mudah!
Apakah BSU 2026 Bisa Dicek Lewat Pospay?
Pospay merupakan layanan digital Pos Indonesia yang pernah digunakan dalam mekanisme penyaluran bantuan pada periode sebelumnya.
Pekerja dapat memantau informasi melalui aplikasi resmi Pospay atau situs Pos Indonesia. Namun, gunakan fitur pengecekan BSU hanya jika layanan tersebut telah diaktifkan dan diumumkan secara resmi untuk program 2026.
Penggunaan Pospay pada periode sebelumnya tidak otomatis berarti layanan pengecekan BSU 2026 sudah dibuka. Pastikan informasi yang diterima sesuai dengan pengumuman terbaru pemerintah.
Empat Cara Menghindari Penipuan BSU 2026
Kemnaker mengingatkan pekerja untuk melindungi data pribadi agar tidak menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan BSU maupun pemerintah.
Berikut empat langkah yang perlu diperhatikan:
1. Periksa alamat situs sebelum mengeklik tautan
Pastikan alamat situs sesuai dengan domain resmi pemerintah. Waspadai alamat yang menyerupai situs Kemnaker, tetapi memiliki tambahan huruf, angka, atau ekstensi domain yang mencurigakan.
2. Jangan memberikan kode OTP, PIN, dan kata sandi
Kode OTP, PIN, serta kata sandi bersifat rahasia. Jangan memberikannya kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas penyalur bantuan.
3. Jangan membayar biaya pencairan BSU
Waspadai pihak yang meminta uang administrasi, biaya aktivasi, atau pembayaran lain dengan alasan mempercepat pencairan bantuan. Jangan melakukan pembayaran hanya berdasarkan pesan yang belum terverifikasi.
Baca juga:
BSU 2026 Rp900 Ribu untuk Pekerja Cair Lagi? Ini Link Resmi dan Kriteria Penerima
4. Verifikasi informasi melalui kanal resmi
Jika menerima pesan mengenai pendaftaran atau pencairan BSU 2026, periksa kebenarannya melalui situs Kemnaker dan kanal komunikasi resmi pemerintah. Logo dan nama instansi pada pesan atau situs tidak cukup untuk membuktikan keasliannya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi modus penipuan yang mengatasnamakan BSU.
Ciri-Ciri Link BSU 2026 Palsu yang Perlu Diwaspadai
Pekerja perlu berhati-hati apabila menemukan tautan atau pesan dengan ciri-ciri berikut:
- Menjanjikan BSU langsung cair setelah mengisi formulir tertentu.
- Meminta NIK, foto KTP, data rekening, atau informasi pribadi melalui situs yang tidak jelas.
- Meminta kode OTP, PIN, atau kata sandi.
- Memungut biaya administrasi dengan alasan pencairan bantuan.
- Mendesak penerima agar segera mengeklik tautan dengan ancaman kehilangan bantuan.
- Menggunakan logo Kemnaker atau BPJS Ketenagakerjaan tanpa alamat situs resmi yang dapat diverifikasi.
Catatan: Pekerja yang ingin mengetahui perkembangan BSU 2026 sebaiknya menggunakan situs resmi https://bsu.kemnaker.go.id/ dan kanal pemerintah terkait.
Jika layanan pengecekan belum tersedia, tunggu pengumuman resmi daripada menggunakan tautan alternatif yang tidak jelas asalnya.
Jangan mudah percaya pada pesan WhatsApp, DM, atau situs yang menjanjikan pencairan bantuan. Periksa alamat situs, jaga kerahasiaan data pribadi, dan jangan membayar biaya yang diklaim sebagai syarat pencairan BSU.