Bisa Bahasa Jepang Bikin Kamu Gampang Cari Kerja Saat diskusi di di The Hall Japan Foundation (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

MEMILIKI kemampuan berbahasa asing memang menjadi kebanggaan tersendiri. Maksudnya di luar bahasa Inggris. Misalnya bahasa Mandarin, Arab, Belanda, hingga Jepang. Disamping itu, fasih berbahasa asing bikin kamu gampang cari kerja. Contohnya jika kamu mahir berbahasa Jepang.

Hal tersebut dibuktikan melalui sebuah diskusi yang dihelat The Japan Foundation beberapa waktu lalu. Tema diskusi itu ialah 'Bahasa Jepang dan Manfaatnya dalam Dunia Kerja'. Diskusi tersebut merupakan rangkaian acara Japan Cultural Weeks 2019 yang dihelat tanggal 12-23 Februari 2019 di The Hall Japan Foundation, Jakarta Pusat.

Lantas mengapa bahasa Jepang bisa berguna banget di dunia kerja profesional?

1. Bisa melamar di beragam departemen perusahaan

Banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan bisa berbahasa Jepang (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Bukan berarti kalau kamu bisa berbahasa Jepang karier kamu cuma mentok sebagai penerjemah. Justru ada banyak departemen perusahaan yang siap menggunakan kemampuan berbahasa Jepang kamu.

Enggak mesti perusahaan asli Jepang juga. Tapi banyak perusahaan yang ada di Indonesia memiliki klien yang berasal dari Jepang. Departemen yang siap menerima kamu termasuk akunting hingga marketing. "Jadi memang banyak sekali peluang untuk prospek karir," tutur Verlinton Waldo, seorang penggiat bahasa Jepang dalam diskusi itu.

2. Punya nilai tambah dibandingkan jurusan lain

Kamu punya nilai tambah karena bisa bahasa Jepang (Foto: Pexels/Pixabay)

Menguasai bahasa Jepang bisa menjadi kelebihan CV yang kamu punya. Walaupun pekerjaan kamu seharusnya lebih cocok untuk background jurusan lain. Misalnya kalau kamu bekerja sebagai markom. Tentu saja profesi itu harusnya lebih cocok untuk latar belakang pendidikan ilmu komunikasi.

Tapi bisa beda cerita kalau perusahaan tempat kamu bekerja memiliki klien orang Jepang. Tentu bisa menjadi hambatan kalau kamu hanya menguasai ilmu komunikasi. Sebaliknya kemampuan bahasa Jepang kamu lah yang lebih terpakai. Perihal ilmu komunikasi, bisa kamu pelajari dengan sendirinya.

"Knp anak sastra Jepang bisa masuk? Karena bahasa Jepang itu sebagai nilai tambah," tutur Diah Ayu Eka Aswidianti, lulusan Sasra Jepang Universitas Indonesia. Diah kini menjabat sebagai Assistant Marketing Manager di Uniqlo Indonesia.

3. Dipilih perusahaan asal Jepang

Perusahaan Jepang lebih mudah mengajari kamu kemampuan bidang pekerjaan lain, daripada mengajarkan bahasa Jepang (Foto: Pexels/mentatdgt)

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Ranny Rastati, Peneliti di Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ia juga merupakan lulusan sastra Jepang Universitas Indonesia. Banyak pekerjaan yang ia geluti karena bermodalkan mahir berbahasa Jepang.

Menurut Ranny, bahasa Jepang yang kamu kuasai lebih terpakai oleh perusahaan Jepang. Daripada kalau kamu hanya menguasai ilmu lain, tapi enggak bisa bahasa Jepang. "Menurut mereka lebih mudah mengajarkan anak Sastra Jepang accounting, daripada anak accounting belajar bahasa Jepang," imbuhnya.

Jadi apakah sahabat Merah Putih tertarik belajar bahasa Jepang? Oh iya bukan berarti kamu harus jadi mahasiswa Sastra Jepang dulu ya. Mempelajari bahasa Jepang bisa kamu lakukan melalui les bahasa Jepang. (ikh)

Baca juga: Mengenal Budaya Jepang dalam Japan Cultural Weeks 2019

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH