Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bisa Bahasa Jepang Bikin Kamu Gampang Cari Kerja

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 14 Februari 2019
Bisa Bahasa Jepang Bikin Kamu Gampang Cari Kerja

Saat diskusi di di The Hall Japan Foundation (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI kemampuan berbahasa asing memang menjadi kebanggaan tersendiri. Maksudnya di luar bahasa Inggris. Misalnya bahasa Mandarin, Arab, Belanda, hingga Jepang. Disamping itu, fasih berbahasa asing bikin kamu gampang cari kerja. Contohnya jika kamu mahir berbahasa Jepang.

Hal tersebut dibuktikan melalui sebuah diskusi yang dihelat The Japan Foundation beberapa waktu lalu. Tema diskusi itu ialah 'Bahasa Jepang dan Manfaatnya dalam Dunia Kerja'. Diskusi tersebut merupakan rangkaian acara Japan Cultural Weeks 2019 yang dihelat tanggal 12-23 Februari 2019 di The Hall Japan Foundation, Jakarta Pusat.

Lantas mengapa bahasa Jepang bisa berguna banget di dunia kerja profesional?

1. Bisa melamar di beragam departemen perusahaan

Banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan bisa berbahasa Jepang (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Bukan berarti kalau kamu bisa berbahasa Jepang karier kamu cuma mentok sebagai penerjemah. Justru ada banyak departemen perusahaan yang siap menggunakan kemampuan berbahasa Jepang kamu.

Enggak mesti perusahaan asli Jepang juga. Tapi banyak perusahaan yang ada di Indonesia memiliki klien yang berasal dari Jepang. Departemen yang siap menerima kamu termasuk akunting hingga marketing. "Jadi memang banyak sekali peluang untuk prospek karir," tutur Verlinton Waldo, seorang penggiat bahasa Jepang dalam diskusi itu.

2. Punya nilai tambah dibandingkan jurusan lain

Kamu punya nilai tambah karena bisa bahasa Jepang (Foto: Pexels/Pixabay)

Menguasai bahasa Jepang bisa menjadi kelebihan CV yang kamu punya. Walaupun pekerjaan kamu seharusnya lebih cocok untuk background jurusan lain. Misalnya kalau kamu bekerja sebagai markom. Tentu saja profesi itu harusnya lebih cocok untuk latar belakang pendidikan ilmu komunikasi.

Tapi bisa beda cerita kalau perusahaan tempat kamu bekerja memiliki klien orang Jepang. Tentu bisa menjadi hambatan kalau kamu hanya menguasai ilmu komunikasi. Sebaliknya kemampuan bahasa Jepang kamu lah yang lebih terpakai. Perihal ilmu komunikasi, bisa kamu pelajari dengan sendirinya.

"Knp anak sastra Jepang bisa masuk? Karena bahasa Jepang itu sebagai nilai tambah," tutur Diah Ayu Eka Aswidianti, lulusan Sasra Jepang Universitas Indonesia. Diah kini menjabat sebagai Assistant Marketing Manager di Uniqlo Indonesia.

3. Dipilih perusahaan asal Jepang

Perusahaan Jepang lebih mudah mengajari kamu kemampuan bidang pekerjaan lain, daripada mengajarkan bahasa Jepang (Foto: Pexels/mentatdgt)

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Ranny Rastati, Peneliti di Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ia juga merupakan lulusan sastra Jepang Universitas Indonesia. Banyak pekerjaan yang ia geluti karena bermodalkan mahir berbahasa Jepang.

Menurut Ranny, bahasa Jepang yang kamu kuasai lebih terpakai oleh perusahaan Jepang. Daripada kalau kamu hanya menguasai ilmu lain, tapi enggak bisa bahasa Jepang. "Menurut mereka lebih mudah mengajarkan anak Sastra Jepang accounting, daripada anak accounting belajar bahasa Jepang," imbuhnya.

Jadi apakah sahabat Merah Putih tertarik belajar bahasa Jepang? Oh iya bukan berarti kamu harus jadi mahasiswa Sastra Jepang dulu ya. Mempelajari bahasa Jepang bisa kamu lakukan melalui les bahasa Jepang. (ikh)

Baca juga: Mengenal Budaya Jepang dalam Japan Cultural Weeks 2019

#Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Olahraga
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Jepang menatap laga penuh percaya diri setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, lewat skor 2-2
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Olahraga
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Hasil seri ini membuat konstelasi persaingan lolos fase gugur menjadi sangat ketat bagi seluruh penghuni Grup F
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Jepang-Belanda 2-2: De Oranje Kehilangan Poin Penuh di Depan Mata
Olahraga
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Pertandingan diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim berniat mengamankan tiga poin perdana demi mempermudah jalan menuju babak 16 besar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi Belanda vs Jepang Grup F Piala Dunia 2026: Peluang Menang, Head to Head dan Prakiraan Pemain
Dunia
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. yang juga menyelesaikan transit di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Bagikan