Beberapa Kandungan yang Dipercaya Bisa Bantu Atasi Jerawat Hingga Komedo

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 18 Mei 2023
Beberapa Kandungan yang Dipercaya Bisa Bantu Atasi Jerawat Hingga Komedo

Rawatlah kulit wajah dengan memakai yang cocok untuk kulitmu. (freepik/benzoix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEMUA orang ingin memiliki wajah sehat dan bersih. Gunanya adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri dan terlihat lebih menarik.

Tetapi, tak semua orang memiliki kulit wajah yang mulus dan bersih. Banyak yang mengalami masalah kulit seperti berjerawat, komedo dan beruntusan bisa menganggu penampilan dan tingkat keprcayaan diri. Untuk mengatasi isu tersebut, tentu sangat diperlukan produk skincare yang tepat dan aman digunakan setiap hari.

Baca Juga:

Konsumsi Makanan Sehat Efektif Redakan Jerawat

Memiliki kulit wajah cerah dan bersih jadi impian setiap orang. (Unsplash/Ian Dooley)

Untuk mengetahui mana yang tepat untuk wajah, sebaiknya kamu juga mengetahui bahan yang terkandung dalam skincare tersebut. Seperti dikutip dari Antara, Selasa (16/5). Berikut lima kandungan yang mampu untuk mengatasi aneka masalah kulit tersebut.

Salicylic acid

Salicylic acid adalah bahan aktif yang sangat efektif untuk membersihkan pori-pori kulit dan mengatasi jerawat.

Calendula

Calendula adalah bahan alami yang memiliki khasiat anti-inflamasi sehingga dapat membantu mengatasi peradangan pada kulit.

Zinc pca

Zinc pca memiliki efek seboregulator yang dapat mengontrol produksi minyak pada kulit.

Ceramide 3 dan glycerine

Ceramide 3 dan glycerine berfungsi untuk melembapkan kulit dan memperbaiki kerusakan pada kulit.

Serine

Serine adalah bahan alami yang membantu mempercepat proses regenerasi sel kulit.

Baca juga:

Begadang Bikin Jerawat Bermunculan

Bahan aktif seperti salicylic acid, zinc PCA, Calendula baik untuk kulit wajah. (Unsplash/Curology)

Salah satu produk skincare yang memiliki kelima kandungan bahan-bahan tersebut yaitu serum acne dari Skincare DrVit. Serum ini mengandung bahan aktif seperti salicylic acid, zinc PCA, Calendula, Ceramide 3, Glycerine dan Serine. Berfungsi untuk mengurangi produksi minyak berlebih, membersihkan dan menyempitkan pori-pori, serta mengurangi jerawat dan bekas jerawat.

Serum Acne Clarifying Treatment cocok digunakan untuk kamu yang memiliki kulit berminyak, komedo, berjerawat dan beruntusan. Pori-pori kulit dapat bersih sehingga mencegah timbulnya jerawat baru. Selain itu, dapat membantu mengatasi jerawat yang muncul dengan mengurangi peradangan pada kulit.

Cara penggunaannya sangat mudah. Langkah pertama adalah membersihkan wajah dengan sabun pembersih wajah. Kemudian, aplikasikan serum pada seluruh wajah dengan gerakan memijat secara lembut hingga meresap ke dalam kulit. Gunakan serum ini dua kali sehari, pagi dan malam hari, untuk mendapatkan hasil yang maksimal. (Far)

Baca juga:

Kenali Penyebab Jerawat di Pipi, Kesehatan Gigi Ternyata Berhubungan Lho!

#Kesehatan #Kulit Wajah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan