Wisata Indonesia
Banyu Nget, Air Terjun Hits di Tengah Hutan Durian Banyu Nget memiliki suhu lebih hangat dibanding tempat lainnya. (Foto: instagram.com/m_fadhil06)

SAAT kamu melancong ke Jawa Timur, jangan lewatkan untuk berwisata ke Air Terjun Banyu Nget. Wisata rintisan Banyu Nget terletak di tengah hutan durian Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Nama Banyu Nget diambil dari karakter air di salah satu area telaga yang memang airnya terasa lebih hangat. Dahulu sebelum area itu resmi dibuka sebagai destinasi wisata, Banyu Nget di bawah telaga Urang Kambu dan Kedung Ombo itu banyak menjadi "jujugan" (tujuan) warga yang percaya air hangat alami tersebut memiliki khasiat untuk penyembuhan penyakit dan obat awet muda.

Lokasinya yang berada di tengah jalur menuju Pantai Prigi dan Pasir Putih, membuat destinasi wisata yang dikelola langsung oleh Perum Perhutani bersama masyarakat desa hutan (LMDH) ini mudah diakses pengunjung.

1. Pengunjung Banyu Nget terus bertambah dari hari ke hari

 Banyu Nget kini semakin populer sebagai destinasi wisata. (Foto: instagram.com/azkingnorgay)
Banyu Nget kini semakin populer sebagai destinasi wisata. (Foto: instagram.com/azkingnorgay)

Angka kunjungan terus meningkat, khususnya pada Sabtu-Minggu atau hari libur sekolah dan hari besar. Jumlah wisatawan yang datang, bisa mencapai lebih dari 2.000-an kunjungan tiap bulan.

Belum bisa dikatakan "banyak banget" memang. Volume kunjungan kadang masih naik-turun. Masih di bawah angka kunjungan rata-rata ke Pantai Prigi dan Pasir Putih yang lebih dulu masyhur dan saat ini rata-rata jumlah wisatawan mencapai kisaran 5.000-an orang tiap bulan, bahkan bisa tembus 10 ribu saat libur panjang tahun baru dan Lebaran.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Melancong ke Gorontalo, Ini Tempat Wisata Paling Hits yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

2. Banyu Nget mudah diakses dari Kota Trenggalek

 Akses Banyu Nget cukup mudah dijangkau dari kota. (Foto: instagram.com/richodwimukti)
Akses Banyu Nget cukup mudah dijangkau dari kota. (Foto: instagram.com/richodwimukti)

Setidaknya, wisata Banyu Nget memberi alternatif pilihan bagi wisatawan yang bosan dengan suasana pantai dan ingin menikmati panorama alam berupa air terjun di pinggiran hutan durian.

Akses menuju wisata Banyu Nget sangat mudah. Dari Kota Trenggalek atau Tulungagung, jaraknya hampir sama. Sekitar 30 kilometer dengan menyusuri jalur utama searah menuju Pantai Prigi yang terletak di ujung timur pesisir selatan Trenggalek.

Tapi jangan kebablasan. Sekitar tiga kilometer sebelum sampai pantai, di jalur menurun atau setelah mencapai jalan menanjak, tepatnya di pertigaan pasar Desa Sawahan, beloklah ke kanan (barat) untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi wisata Banyu Nget yang ada di Desa Dusun Ketro, Desa Dukuh.

Jaraknya hanya sekitar 1,5 kilometer, jalan beraspal sampai area parkir. Di sini, titipkan saja kendaraan dengan biaya jasa parkir Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Pantai-Pantai Terbaik di Dunia untuk Kitesurfing, Impian Para Penggemar Olahraga Ekstrem

3. Jalan masuk ke Banyu Nget masih asri

  Banyu Nget memiliki pemandangan asri sepanjang perjalanannya. (Foto: instagram.com/fikri_haikal1075)
Banyu Nget memiliki pemandangan asri sepanjang perjalanannya. (Foto: instagram.com/fikri_haikal1075)

Dari area parkir, pengunjung akan disambut lokasi swafoto dengan latar tulisan Banyu Nget yang dibuat cukup mencolok di tengah taman bunga warna-warni.

Tidak usah berlama-lama berswafoto. Cukup beberapa jepretan foto dan segeralah melanjutkan perjalanan kecil menyusuri jalan setapak di area hutan yang masih asri dan lebat.

Tapi sebelum masuk terlalu jauh ke dalam, jangan lupa untuk membeli dulu tiket masuk destinasi wisata rintisan itu sebesar Rp 5.000 per orang. Pengunjung bisa menikmati wahana wisata air terjun dan berendam di telaga-telaga kecil di bawahnya sampai puas.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Pantai Bido, Surga Para Pemburu Keindahan Bahari di Maluku Utara

4. Pengelola menyediakan wahana tambahan yang kekinian

 Banyu Nget dilengkapi dengan wahana kekinian. (Foto: Instagram @sulih_el)
Banyu Nget dilengkapi dengan wahana kekinian. (Foto: Instagram @sulih_el)

Perjalanan menyusuri objek wisata Banyu Nget seluas tujuh hektare ini memang cukup membuat nafas "ngos-ngosan". Sebenarnya tidak terlalu jauh, tapi karena jalannya yang naik turun, membuat keringat lumayan bercucuran. Namun semua letih itu akan terbayar lunas di dalam. Beberapa lokasi wahana tambahan disediakan pengelola.

Mulai sepeda terbang (flying cycling) yang menyedot adrenalin, jembatan gantung untuk pejalan kaki, gazebo-gazebo untuk peristirahatan sementara pengunjung, bumi perkemahan, hammock, panggung papan berbentuk hati (love) di antara tanaman bambu dengan pemandangan aliran sungai Banyu Nget hingga air terjun urang kambu di penghujung perjalanan.

"Capek, tapi puas..," ucap Andika, salah satu pengunjung dari Tulungagung usai berendam dan berenang di telaga air terjun Urang Kambu, seperti dikutip Antara.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini Empat Resort Menyelam Indonesia yang Masuk 50 Terbaik Dunia

5. Berwisata alam sekaligus bisa menikmati durian sepuasnya

Kelebihan wisata Banyu Nget yaitu bisa sekaligus menikmati durian. (Foto: instagram.com/siti_nur_cahyaning_jagad)
Kelebihan wisata Banyu Nget yaitu bisa sekaligus menikmati durian. (Foto: instagram.com/siti_nur_cahyaning_jagad)

Bagi warga kota, berwisata di tengah hutan yang terdapat air terjun dengan aliran air yang jernih menjadi kesempatan refreshing tersendiri. Suasananya segar dan nyaman untuk melepas penat. Apalagi pada bulan-bulan ini, periode Maret-April, sedang musim durian.

Wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan dan keasrian alam Banyu Nget sambil menikmati lezatnya buah durian di sana. Langsung dari pohonnya dengan harga super murah. Mulai Rp 15 ribu hingga Rp 40 ribu per buah, bergantung jenis dan ukurannya. Ya, pokoknya dengan modal Rp 100 ribu, cukuplah untuk makan durian sampai puas, dan beramai-ramai.

Selesai makan durian, atau sebelumnya juga boleh, jangan lupa berendam di telaga Banyu Nget. Yang ini lokasinya bukan di air terjun Urang Kambu, tapi ada di dua lokasi telaga di bawahnya. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Jelajahi Bumi Australia, Southern Ocean Lodge Sajikan Pemandangan Samudra Antartik Menakjubkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022
Travel
Normalisasi Pariwisata di Bandung Ditargetkan Tahun 2022

harapan kami dari sektor pariwisata para pekerja pariwisata tahun depan, 2022 itu sudah mulai normal.

Pemerintah Apresiasi Gelaran Cup of Excellence di Indonesia dan Pertama di Asia
Kuliner
Pemerintah Apresiasi Gelaran Cup of Excellence di Indonesia dan Pertama di Asia

Indonesia memliki potensi kopi yang mampu bersaing di pasar global.

Sejarah Hari Ini, Yogyakarta Menjadi Ibukota Sementara Republik Indonesia (1)
Indonesiaku
Sejarah Hari Ini, Yogyakarta Menjadi Ibukota Sementara Republik Indonesia (1)

Sukarno mengangguk sepakat. Persiapan pemberangkatan dikebut.

Smoothies Kopi Cocok untuk Sarapan dan Asupan Kafeinmu
Kuliner
Smoothies Kopi Cocok untuk Sarapan dan Asupan Kafeinmu

Smoothies yang menambah energi di pagi hari.

‘Jancuk’, Ketika Umpatan jadi Panggilan Akrab di Negeri Aing
Tradisi
‘Jancuk’, Ketika Umpatan jadi Panggilan Akrab di Negeri Aing

Penggunaannya menyesuaikan kondisi dan kepada siapa kamu mengutarakan.

Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air
Kuliner
Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

Pulau Laki dan Pulau Lancang menawarkan pesona pantai nan indah.

“Forbidden City” dirancang di Ubud, Bali
Travel
“Forbidden City” dirancang di Ubud, Bali

menawarkan wisata budaya yang lebih eksklusif atau lebih terbatas kepada para wisatawan.

5 Makanan Ringan Lezat dari Budaya Asia Tenggara
Kuliner
5 Makanan Ringan Lezat dari Budaya Asia Tenggara

Makanan ringan yang dapat mengeyangkan.

3 Curug Indah di Bogor yang Layak Dikunjungi
Travel
3 Curug Indah di Bogor yang Layak Dikunjungi

Banyak orang pergi ke wilayah yang masuk ke dalam provinsi Jawa Barat ini hanya untuk sekadar melepas penat

Toko Roti Sidodadi, Legenda Kuliner Kota Bandung
Kuliner
Toko Roti Sidodadi, Legenda Kuliner Kota Bandung

Roti yang dijual di Toko Roti Sidodadi tanpa bahan pengawet.