LAPUT HUT 76 RI: Jago Revolusi Karawang-Bekasi
Bang Pi`ie Kecil-Kecil Buaya Pasar Senen Foto Bang Pi`ie sebagai Menteri Urusan Keamanan Rakyat. (Wikipedia)

PENGUJUNG Pasar Sayur Senen berpaling. Begitu pula pedagang. Mereka meghentikan tawar-menawar. Keramaian berpindah di satu ruang pasar. Jual-Beli sedang terjadi. Pi`ie melawan Muhayar. Pertarungan akbar jago Pasar Senen.

Keduanya bertarung sengit. Pi`ie berperawakan kecil tak gentar menerima serangan Muhayar. Mereka mengeluarkan jurus andalan masing-masing. Dengan tusukan pisau, menurut Jerome Tadie pada Wilayah Kekerasan di Jakarta, Pi`ie berhasil membunuh Muhayar. Alih kekuasaan pun terjadi.

Baca juga:

Kenangan Indekos Pemuda Revolusioner di Lokasi Sumpah Pemuda

Sejak tak ada lagi tandingan di wilayah Senen, seluruh pelaku 'dunia bawah tanah' daerah di masa lalu bernama Vinckepasser berkhidmat kepada Pi`ie.

Sejak saat itu, nama Pi'ie kesohor sebagai Buaya Senen. Sebutan Buaya bermakna lihai, pandai, ahli, maestro, seperti Buaya Keroncong bermakna masetro keroncong. Ia melesat sebagai tokoh sentral di 'dunia bawah' Jakarta.

bang pi`ie
Tawar-menawar di Pasar Senen. (KITLV)

Bang Pi`ie membuat kelompok Kumpulan 4 Sen, seturut Abdul Haris Nasution, dalam bukunya Memenuhi Panggilan Tugas Jilid 4 (Masa Pancaroba Kedua), mengorganisasi pedagang sayur, asongan, kaki lima, hingga tukang kuli untuk mengumpulkan iruran 4 sen bagi begundal Pasar Senen. Tujuannya sebagai 'bayaran' untuk meredam keonaran para bandit.

"Orang tua-tua Senen menyebut Pasukan Sebenggol," kata Wenri Wanhar, penulis Gedoran Depok: Revolusi Sosial di Tepi Jakarta 1945-1955, kepada Merahputih.com.

Baca Juga:

Adu Keras Pemuda Radikal Versus Sukarno-Hatta

Di Senen, posisi Bang Pi`ie semakin kuat, lanjut Wenri Wanhar, lantaran disokong sekondannya, Bang Amat Bey atau tersohor berasama Mat Bendot. Keduanya saling mengisi

Anggotanya berisi tukang copet yang siap maju menghalau Belanda merebut Tanah Air. Mereka lalu bergabung dalam Oesaha Pemuda Indonesia (OPI) dan nama Bang Pi'ie tercatat sebagai ketuanya.

bang pi`ie
Seorang nenek sedang membeli makanan di Pasar Senen. (KITLV)

"Bang Pi`ie dan Mat bendot hampir selalu berdua. Waktu menikah dan sudah punya anak, keduanya punya rumah bersebelahan di wilayah Bungur, Senen," kata Wenri.

Bang Pi`ie sekomplotan kemudian tergabung pada Oesaha Pemuda Indonesia (OPI). Bang Pi'ie tercatat sebagai ketua OPI. Persentuhan Pi`ie dengan politik, lanjut Wenri, tak terlepas dari peran Rachman Zakir, mahasiswa Ika Daigaku (Sekolah Kedokteran Tinggi di masa Pendudukan Jepang) pimpinan Angkatan Pemuda Indonesia (API) daerah Senen.

Para jago, sambung Wenri, bisa beroleh bekal tentang situasi politik nasional termasuk koordinasi di antara badan-badan perjuangan kelaskaran berkat orang-orang bawah tanah seperti para pemuda 'nakal' berhimpun pada API.

bang pi`ie
Dua perempuan setengah baya di Pasar Senen. (KITLV)

"Kebencian para jago terhadap aparat kemanan di masa Belanda dan Jepang disulut para pemuda revolusioner sehingga mereka siap berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan," kata jurnalis sejarah berkumis baplang tersebut.

Di masa merebut hingga mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sepak terjang pasukan berisi copet, gelandangan, rampok, bahkan pelacur Senen pimpinan Bang Pi`ie acap membuat tentara Belanda kerepotan. (Sam)

Baca juga:

Celetukan Benyamin Sueb Masih Populer Hingga Kini

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Upacara Yadnya Kasada Digelar dengan Prokes Ketat
Tradisi
Upacara Yadnya Kasada Digelar dengan Prokes Ketat

Yadnya Kasada kali ini diselenggarakan secara tertutup untuk umum.

Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York
Kuliner
Makanan Kemasan ini Obati Kerinduan Rachel Vennya pada Masakan Indonesia di New York

Dimas Beck mengobati kerinduan Rachel Vennya dan rekan-rekannya yang berada di New York, dengan mengirimkan Laukita.

Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan
Kuliner
Makan Jeroan Terlalu Sering Bisa Mengancam Kesehatan

Risiko terlalu banyak makan jeroan bisa membuatmu memiliki kolesterol tinggi

5 Desa Wisata Rekomendasi Sandiaga Uno, Bikin Nostalgia
Travel
5 Desa Wisata Rekomendasi Sandiaga Uno, Bikin Nostalgia

Rehat sejenak dari dunia perkotaan.

Ketika Lapo Jadi Tempat Bernyanyi dan Berdebatnya Orang Batak
Kuliner
Ketika Lapo Jadi Tempat Bernyanyi dan Berdebatnya Orang Batak

Bukan hanya sekadar tempat makan, tapi juga tempat bersosialisasi.

Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?
Indonesiaku
Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?

Perubahan bentuk awal Piala Citra tahun 2014 dianggap sebagai simbol kembalinya penyelenggaraan FFI kepada semangat awal

Mengintip Ragam Gaya Busana Jago Revolusi Indonesia
Indonesiaku
Mengintip Ragam Gaya Busana Jago Revolusi Indonesia

Mereka masih sangat muda, bertelanjang kaki, tak berseragam.

Festival Air 2021 Kota Cimahi Tentang Kelestarian Air dan Budaya
Tradisi
Festival Air 2021 Kota Cimahi Tentang Kelestarian Air dan Budaya

Festival Air 2021 bentuk rasa syukur pada Tuhan atas karunia air.

Warga Sulbar Sambut Ramadan Lewat Pantunui Ku'Bur dan Situnu Solung
Tradisi
Kisah Anak Tangguh Kenobi Haidar Akmal, Dalang Cilik Wayang Potehi Penyintas ADHD
Indonesiaku
Kisah Anak Tangguh Kenobi Haidar Akmal, Dalang Cilik Wayang Potehi Penyintas ADHD

Jika tak ada wayang di tangan, Keno cepat kehilangan fokus