Baleg Usulkan Perubahan Nama RUU Minol Ilustrasi Minuman beralkohol. (Foto: Photo Mix dari Pixabay)

Merahputih.com - Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supratman Andi Agtas mengusulkan adanya perubahan judul Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol menjadi RUU Pengaturan atau Pembatasan Minuman Beralkohol.

"Menjadi pengaturan atau pembatasan minuman beralkohol," kata Supratman dalam Rapat Baleg DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/4).

Konteks pengaturan atau pembatasan minuman beralkohol tersebut, karena tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini banyak terjadi kasus konsumsinya secara berlebihan sehingga seorang mengalami kecanduan.

Baca Juga

Anies Tambah Saham Bir Jadi 58,33 Persen?

Hal itu, perlu upaya pengaturan maupun pembatasan minuman beralkohol dan perlu diatur mengenai proses rehabilitasi bagi seorang yang telah kecanduan, dalam RUU tersebut.

"Terkait rehabilitasi itu penting, tidak bisa kita pungkiri karena banyak konsumsi minuman beralkohol berlebihan lalu kecanduan dan secara klinis sakit sehingga harus direhabiitasi," jelas dia.

Minum alkohol buruk untuk kesehatanmu (Foto: Unsplash/Helena Lopes)

Pembahasan RUU Minuman Beralkohol di Baleg DPR sangat dinamis dan pada intinya semua anggota Baleg sepakat minuman beralkohol harus diatur dan dibatasi penggunaannya.

Dia menyadari kerugian yang ditimbulkan dari peredaran minuman beralkohol yang tidak terkendali berdampak pada beberapa aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga

Anies Tambah Saham Bir, PT Delta Djakarta: Itu Berita Lama

Namun, di sisi lain terkait dengan industri pariwisata Indonesia, sehingga peredaran minuman beralkohol harus dikontrol dan diatur agar tidak berlebihan.

"Harus dicari titik keseimbangan, di satu sisi ada kerugian dari minuman beralkohol, namun di sisi lain terkait wisatawan yang datang ke Indonesia. Karena itu minuman beralkohol perlu dibatasi dan jumlahnya harus dikontrol agar tidak berlebihan," tutup dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Heboh Masjid di Sragen Dirobohkan, PBNU Turun Tangan
Indonesia
Heboh Masjid di Sragen Dirobohkan, PBNU Turun Tangan

Warga Dusun Kowang, Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, merobohkan Masjid Al-Fatah karena hanya dijanjikan akan dibangun kembali menjadi megah dan baru oleh 'penguasaha kaya dan dermawan'.

Ketua DPC Solo: Kader PDIP Yang Disebut Celeng Untuk Tidak Putus Asa
Indonesia
Ketua DPC Solo: Kader PDIP Yang Disebut Celeng Untuk Tidak Putus Asa

Rudy mengemukakan, konotasi istilah celeng tidak semua negatif. Ia mengingat pesan orang tua yang menyebut jika jalan jangan seperti celeng lurus.

Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Demokrat: Ada Kemungkinan Bergabung
Indonesia
Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Demokrat: Ada Kemungkinan Bergabung

Partai Demokrat menghargai dan menghormati kesepahaman yang terbangun antara Partai Golkar, PPP dan PAN. Apalagi, ketiga partai tersebut juga mempunyai pengalaman pernah berkoalisi dengan Demokrat pada dua periode Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pasangan Mesum Aceh Dihukum Cambuk, Vonis Pemilik Penginapan Lebih Parah
Indonesia
Pasangan Mesum Aceh Dihukum Cambuk, Vonis Pemilik Penginapan Lebih Parah

Uniknya, pemilik penginapan tempat terjadinya tindakan asusila juga mendapat hukuman cambuk lebih banyak ketimbang kedua pelaku.

Jokowi Lapor SPT Lewat e-filing
Indonesia
Jokowi Lapor SPT Lewat e-filing

Pajak yang dibayarkan masyarakat sangat diperlukan bagi program-program pembangunan.

Gelontorkan Bansos, Angka Kemiskinan Diharapkan Kembali di Bawah 10 Persen
Indonesia
Gelontorkan Bansos, Angka Kemiskinan Diharapkan Kembali di Bawah 10 Persen

Pada September 2021, BPS kembali melakukan penghitungan angka kemiskinan berdasarkan beberapa variabel yang menjadi pertanyaan dalam survei tersebut.

Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup
Indonesia
Jika Wisatawan Membludak, Jalur Puncak Bogor Bakal Ditutup

Susatyo berharap, kejadian 2 minggu terakhir, yakni padatnya volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor dan berimbas pelarian kendaraan ke wilayah Kota bisa dikurangi, dan masyarakat bisa makin mengerti.

RUU PDP Perlu Segera Disahkan Buat Lindungi Warga Dari Pinjaman Online Ilegal
Indonesia
RUU PDP Perlu Segera Disahkan Buat Lindungi Warga Dari Pinjaman Online Ilegal

Transaksi pinjol memang belum signifikan dampaknya ke sistem keuangan nasional tetapi perlu segera diatasi karena menyasar segmen mikro, terutama di pedesaan yang literasi keuangannya rendah.

Sesal Warga Tuban Jual Tanah ke Pertamina, Kini Tidak Punya Pendapatan dan Pekerjaan
Indonesia
Sesal Warga Tuban Jual Tanah ke Pertamina, Kini Tidak Punya Pendapatan dan Pekerjaan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, investasi pembangunan dan upgrading kilang minyak di sejumlah daerah di Tanah Air bertujuan untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya.

Polda Metro Pastikan Kebakaran Lapas Tangerang karena Korsleting Listrik
Indonesia
Polda Metro Pastikan Kebakaran Lapas Tangerang karena Korsleting Listrik

"Korsleting listrik terjadi karena arus listrik yang tak sesuai dengan hambatan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat